News Forex, Index & Komoditi ( Selasa, 6 Desember 2023 )

News Forex, Index & Komoditi
(  Rabu,  6 Desember 2023  )
Wall Street Cenderung Turun, Nasdaq Terangkat Penurunan Yield US Treasury
 
Wall Street bergerak bervariasi pada perdagangan Selasa (5/12). Data ketenagakerjaan baru mendukung spekulasi bahwa Federal Reserve Amerika Serikat (AS) akan memangkas suku bunga paling cepat pada bulan Maret 2024.
Selasa (5/12), S&P 500 turun 0,06% mengakhiri sesi pada 4.567,18. Dow Jones Industrial Average turun 0,22% menjadi 36.124,56. Nasdaq Composite menguat 0,31% menjadi 14.229,91.
Perusahaan-perusahaan paling berharga di Wall Street menguat karena imbal hasil US Treasury merosot ke posisi terendah dalam beberapa bulan. Nvidia dan Apple naik lebih dari 2%, sementara Amazon.com dan Tesla naik lebih dari 1%.
Sebagian besar indeks sektor S&P 500 berakhir melemah setelah data menunjukkan lowongan pekerjaan di AS turun pada bulan Oktober ke level terendah sejak awal tahun 2021. Data terbaru ini menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja sedang mengalami pelonggaran.
"Ketika suku bunga naik dan permintaan melambat, perusahaan-perusahaan menarik kembali lowongan pekerjaan, yang pada dasarnya adalah apa yang diinginkan The Fed," kata Sam Stovall, kepala strategi investasi CFRA Research di New York kepada Reuters.
Dia menambahkan, The Fed mungkin sudah selesai menaikkan suku bunganya, dan satu-satunya pertanyaan yang belum terselesaikan adalah kapan mereka mulai menurunkan suku bunga.
Laporan lain menunjukkan aktivitas sektor jasa AS meningkat pada bulan November.
Indeks saham kecil Russell 2000 turun 1,4%, mengakhiri kenaikan beruntun empat hari. Dari 11 indeks sektor S&P 500, delapan indeks melemah, dipimpin oleh penurunan sektor energi sebesar 1,7%, diikuti oleh penurunan sektor material sebesar 1,37%.
Perdagangan saham AS minggu ini tidak merata setelah S&P 500 rebound hampir 9% di bulan November. Indeks pada hari Jumat menyentuh level tertinggi dalam empat bulan.
Investor pasar saham secara luas memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunganya tidak berubah pada pertemuan minggu depan. Suku bunga berjangka juga menunjukkan kemungkinan 65% penurunan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan Maret, menurut FedWatch CME Group.
Pada hari Jumat pekan ini, laporan non-farm payrolls yang lebih komprehensif untuk bulan November akan memberikan kejelasan yang lebih besar mengenai keadaan pasar tenaga kerja.
Pasar global akan terpengaruh oleh volatilitas yang lebih besar pada tahun 2024 karena The Fed memangkas suku bunga acuan lebih sedikit dibandingkan perkiraan pasar berjangka, prediksi ahli strategi di BlackRock Investment Institute dalam diskusi panel.

Sidang Korupsi PM Israel Benjamin Netanyahu Kembali Dilanjutkan
 
Sidang dugaan korupsi dengan terdakwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali dilanjutkan pada hari Senin (5/12). Sidang sempat ditunda karena Israel sibuk berperang di Gaza.
Mengutip Al Jazeera, Netanyahu telah didakwa melakukan penipuan, penyuapan, dan pelanggaran kepercayaan dalam tiga kasus yang diajukan pada tahun 2019, yang dikenal sebagai Kasus 1000, 2000, dan 4000.
Persidangan ini dimulai pada bulan Mei 2020 dan telah berulang kali ditunda karena perselisihan pembelaan dan penuntutan serta pandemi Covid-19.
Dalam Kasus 1000, Netanyahu bersama istrinya, Sara, dituduh menerima hadiah dari produser terkemuka Hollywood Arnon Milchan dan pengusaha miliarder Australia James Packer sebagai imbalan atas bantuan politik.
Berdasarkan undang-undang yang berlaku di Israel, tuduhan suap dapat diancam hukuman hingga 10 tahun penjara dan/atau denda. Penipuan dan pelanggaran kepercayaan dapat dijatuhi hukuman penjara hingga tiga tahun.
Netanyahu tentu menyangkal tuduhan tersebut dan mengklaim telah menjadi korban dari tindakan upaya pelemahan yang diatur secara politik oleh para pesaingnya dan media untuk memecatnya dari jabatannya.
Menurut laporan media Israel, sebuah pengadilan di Yerusalem akan mulai mendengarkan pembacaan tuntutan yang berfokus pada beberapa tuduhan korupsi terhadap Netanyahu pada hari Senin.
Sidang tersebut dihentikan sementara atas perintah darurat dari menteri kehakiman menyusul serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober.
Netanyahu dituduh menggunakan undang-undang tersebut untuk menghindari masalah hukumnya.
Sebelum eskalasi konflik dengan Hamas terjadi, Israel telah diwarnai dengan protes selama berbulan-bulan menyusul rencana kontroversial Netanyahu untuk merombak sistem peradilan.
Para pengamat menilai, perubahan yang diusulkan akan mempolitisasi sistem peradilan dan membahayakan independensinya, mendorong korupsi dan merugikan perekonomian Israel.
Netanyahu menyangkal tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa dirinya sedang berusaha untuk memulihkan keseimbangan yang tepat antara tiga cabang pemerintahan.

Presiden Tayyip Erdogan: PM Israel Netanyahu akan Diseret Sebagai Penjahat Perang
 
Sikap tegas negara-negara Islam untuk mengutuk tindakan tentara pendudukan Israel di Jalur Gaza terus menguat.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, pada hari Senin (4/12) saat pidato di pertemuan komite Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul menyatakan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada akhirnya akan diadili sebagai penjahat perang, atas serangan terus-menerus tentara pendudukan Israel di Jalur Gaza. Erdogan juga sambil mengkritik negara-negara Barat yang mendukung Israel.
Erdogan menegaskan, Turki yang mendukung solusi dua negara untuk konflik yang berlangsung puluhan tahun.
Ia juga telah secara tajam mengkritik tindakan tentara pendudukan Israel atas kampanye di Gaza, yang dilakukan sebagai respons terhadap aksi kelompok militan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Akibat tindakan brutal tentara pendudukan Israel menyebabkan lebih dari 15.500 orang tewas akibat serangan udara dan darat Israel, menurut kementerian kesehatan Gaza.
Melalui akun instagram resminya Erdogan menyatakan, Ia merasa berguna sebagai negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk menekankan kembali pentingnya tindakan bersama untuk melawan kejahatan rasial.
Erdogan menyerukan negara-negara Islam untuk melanjutkan perjuangan melawan kejahatan rasial dengan tekad bulat, baik di tingkat bilateral maupun melalui platform internasional.
"Dua dari setiap tiga orang yang menjadi korban di Gaza adalah anak-anak, bayi dan perempuan," tandas Erdogan.
Ia juga menyerukan bahwa PBB didirikan untuk melindungi keamanan dan perdamaian global. Tapi saat ini tidak bisa melindungi pegawainya sendiri dari kebiadaban tentara pendudukan Israel.
Erdogan juga menyerukan negara-negara Barat yang mendukung Israel memberikan "dukungan tanpa syarat untuk membunuh bayi" dan turut serta dalam kejahatan perang tersebut.
"Selain sebagai penjahat perang, Netanyahu, yang saat ini menjadi penjagal Gaza, akan diadili sebagai penjahat perang Gaza, sama seperti Milosevic diadili," ujar Erdogan.
Pendapat Erdogan ini merujuk pada mantan Presiden Yugoslavia Slobodan Milosevic yang diadili atas genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang di pengadilan Den Haag.
"Mereka yang mencoba melewatkan kematian semua orang tak berdosa itu dengan menggunakan alasan Hamas tidak punya apa-apa lagi yang bisa dikatakan kepada kemanusiaan," tambahnya, merujuk pada kekuatan Barat yang katanya "tuli dan buta".
Berbeda dengan sebagian besar sekutu Baratnya dan beberapa negara Teluk, anggota NATO, Turki, tidak menganggap Hamas sebagai kelompok teroris dan menjadi tuan rumah bagi beberapa anggotanya.
Erdogan, yang partainya memiliki akar Islam, mengatakan kelompok kontak negara-negara Muslim, yang dibentuk oleh OKI dan Liga Arab bulan lalu untuk melakukan pembicaraan tentang Gaza dengan negara-negara Barat dan lainnya, akan terus membahas hingga pertempuran di Gaza berhenti, tetapi menambahkan bahwa harus dilakukan lebih banyak lagi.
"Kita mutlak harus mengevaluasi Dewan Hak Asasi Manusia PBB dan Pengadilan Pidana Internasional (PPI) dalam kerangka ini," katanya, menambahkan bahwa arsenal nuklir Israel tidak boleh dilupakan.
Erdogan, yang telah lama menyerukan agar Dewan Keamanan PBB direformasi agar lebih inklusif, juga mengatakan bahwa PBB telah gagal dalam ujian di Gaza dan mendesak reformasi mendesak, mengulangi bahwa lima anggota tetap Dewan Keamanan - Amerika Serikat, Rusia, Cina, Britania Raya, dan Prancis - tidak mewakili dunia.
"Upaya sungguh-sungguh dari Sekretaris Jenderal (Antonio) Guterres dirusak oleh anggota Dewan Keamanan," katanya. "Tidak ada yang harus menerima sistem ini," tambahnya.
"Struktur seperti itu tidak mungkin membawa perdamaian atau harapan kepada umat manusia."

Militer China Tuding Angkatan Laut AS Masuki Perairan Teritorialnya Secara Ilegal
 
Militer China mengklaim bahwa kapal Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) secara ilegal memasuki perairan yang berdekatan dengan Second Thomas Shoal, sebuah atol di Laut China Selatan yang sedang disengketakan dan baru-baru ini menjadi saksi beberapa insiden konfrontasi maritim.
Dalam pernyataannya pada Senin, juru bicara Teater Operasi Selatan China menyatakan bahwa tindakan AS secara serius merusak perdamaian dan stabilitas regional, sambil menambahkan bahwa AS mengganggu Laut China Selatan dan melanggar kedaulatan Tiongkok.
Sengketa wilayah Laut China Selatan melibatkan Tiongkok dan beberapa negara tetangga yang bersaing mengenai klaim luas perairan.
Di sisi lain, Angkatan Laut AS menyatakan bahwa USS Gabrielle Giffords, sebuah kapal tempur pesisir kelas Independence, sedang menjalankan operasi rutin di perairan internasional di Laut China Selatan, sesuai dengan hukum internasional.
Pernyataan Angkatan Laut AS juga menegaskan bahwa Armada ke-7 AS secara reguler beroperasi di kawasan tersebut, menunjukkan komitmen mereka untuk menegakkan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
Dalam beberapa bulan terakhir, Tiongkok terlibat dalam beberapa perselisihan dengan kapal-kapal Filipina dan memprotes patroli kapal-kapal AS di wilayah sengketa.
Militer China melaporkan bahwa kapal AS bergerak ke perairan dekat dengan Renai Reef, yang juga dikenal sebagai Second Thomas Shoal, bagian dari Kepulauan Spratly. Second Thomas Shoal terletak di zona ekonomi eksklusif Filipina, sesuai dengan keputusan pengadilan PBB pada tahun 2016.
Juru bicara militer China menyatakan bahwa kapal AS telah diawasi dan diikuti, dan pasukan Tiongkok di teater tersebut selalu waspada untuk secara tegas mempertahankan kedaulatan nasional mereka.
Sementara itu, Angkatan Laut AS menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan sekutu dan mitra mereka dalam mendukung visi bersama untuk menciptakan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
Pada hari Minggu sebelumnya, Penjaga Pantai Filipina merespons peningkatan yang "mengkhawatirkan" dalam jumlah kapal milisi maritim Tiongkok di terumbu karang dalam zona ekonomi eksklusif mereka dengan mengerahkan dua kapal ke Laut China Selatan.


Turki Peringatkan Israel Tidak Buru Pejabat Hamas di Wilayah Teritorinya

 
Intelijen Turki telah memperingatkan dinas-dinas khusus Israel agar tidak melakukan operasi penangkapan, penganiayaan dan persekusi terhadap para pejabat Hamas di Turki, kata sumber-sumber intelijen kepada saluran televisi TRT.
Menurut sumber-sumber tersebut, pihak Israel diperingatkan tentang "konsekuensi serius" tersebut. Hal itu menyusul laporan media bahwa Israel akan menganiaya para pejabat Hamas yang tinggal di luar Palestina, termasuk di Turki.
Pihak berwenang Turki juga telah menginformasikan kepada intelijen Israel bahwa setiap upaya Israel untuk membunuh anggota kelompok perlawanan Palestina Hamas yang tinggal di Turki - seperti yang diklaim oleh berbagai media - akan mengakibatkan konsekuensi yang serius.
Para pejabat Turki mengatakan kepada kantor berita Anadolu Agency bahwa berbagai dinas khusus telah mencoba melakukan kegiatan semacam itu di Turki, dan hal itu tidak dapat diterima.
Peringatan dari pejabat Turki disampaikan pada hari Senin, (4/12/2023), oleh pihak yang tidak mau disebutkan namanya, karena adanya larangan untuk berbicara kepada media. Hal itu terkait sebuah berita di Wall Street Journal yang menyatakan bahwa di tengah-tengah serangan Israel yang sedang berlangsung.
Ronen Bar, kepala badan intelijen dalam negeri Israel Shin-Bet (Shabak), dalam salah satu kesempatan, mengatakan dalam sebuah rekaman yang disiarkan di televisi pemerintah Israel, KAN. Bahwa Israel "bertekad untuk membunuh para pemimpin Hamas di seluruh dunia, termasuk Qatar, Turki, dan Libanon, meskipun itu membutuhkan waktu bertahun-tahun."
Peringatan yang diperlukan terhadap tindakan semacam itu telah disampaikan kepada para pejabat Israel yang bersangkutan, kata para pejabat Turki.
Berbicara kepada Anadolu, para pejabat tersebut menyebutkan bahwa berbagai badan intelijen asing sebelumnya telah mencoba melakukan kegiatan ilegal di wilayah Turki, namun tidak berhasil. Karena itu, ia menekankan bahwa tidak ada badan intelijen asing yang diizinkan untuk melakukan operasi semacam itu di wilayah Republik Turki.
Para pejabat Turki mengutuk kebrutalan serangan Israel ke Gaza, yang menewaskan hampir 16.000 orang, dan menekankan bahwa Hamas - yang menurut Israel ingin dibasmi - bukanlah kelompok teroris.


Vladimir Putin akan Kunjungi Arab Saudi dan Uni Emirat Arab

 
Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan akan mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi pekan ini. Hal itu diungkap media Rusia, Shot, pada Senin (4/12/2023), mengutip keterangan ajudan Putin, Yury Ushakov.
Dalam laporan Shot, Ushakov mengatakan, Putin akan terlebih dulu mengunjungi UEA, lalu setelahnya bertolak ke Saudi. Menurut Ushakov, negosiasi akan dilakukan terutama dengan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).
 "Saya berharap perundingan ini akan sangat bermanfaat, dan kami menganggapnya sangat penting," ucapnya.
Kabar kunjungan Putin muncul setelah kelompok OPEC+, yang mencakup Rusia, Saudi, dan UEA, sepakat memangkas produksi minyak secara sukarela dengan total sekitar 2,2 juta barel per hari pada Kamis (30/11/2023) pekan lalu. Angka 2,2 juta barel per hari termasuk perpanjangan pemotongan sukarela Saudi dan Rusia sebesar 1,3 juta barel per hari.
Pasar bereaksi skeptis terhadap kesepakatan pemangkasan produksi minyak tersebut. Muncul keraguan apakah pemotongan sukarela akan dilaksanakan sepenuhnya. Harga minyak turun 2 persen pekan lalu setelah kesepakatan OPEC+ diumumkan.
Terkait laporan kunjungan Putin ke Saudi dan UEA, hal itu dimungkinkan terjadi karena kedua negara tersebut bukan merupakan negara pihak dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Pada 17 Maret 2023 lalu, ICC diketahui telah menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Putin. Presiden Rusia itu dituduh melakukan kejahatan perang karena diduga terlibat dalam penculikan anak-anak di Ukraina.
"(Putin) diduga bertanggung jawab atas kejahatan perang berupa deportasi penduduk yang tidak sah dan pemindahan penduduk yang tidak sah dari wilayah pendudukan Ukraina ke Federasi Rusia," kata ICC dalam sebuah pernyataan pada Maret lalu.
ICC juga menerbitkan surat penangkapan untuk Komisaris Hak Anak di Kantor Kepresidenan Rusia Alekseyevna Lvova-Belova. Dia dituduh melakukan kejahatan serupa seperti Putin.
ICC mengatakan bahwa majelis pra-sidangnya menemukan ada alasan logis untuk percaya bahwa setiap tersangka memikul tanggung jawab atas kejahatan perang berupa deportasi penduduk dan pemindahan penduduk yang tidak sah dari wilayah pendudukan Ukraina ke Federasi Rusia, dengan prasangka anak-anak Ukraina.
Rusia sebenarnya menandatangani Statuta Roma pada tahun 2000. Namun ia tidak pernah meratifikasinya untuk menjadi anggota ICC. Moskow akhirnya menarik tanda tangannya pada 2016. Kala itu Rusia berada di bawah tekanan internasional atas perampasan dan aneksasi Krimea secara sepihak dari Ukraina pada 2014, serta kampanye serangan udara di Suriah untuk mendukung perang Presiden Bashar al-Assad melawan kelompok oposisi bersenjata.


Presiden ICRC: Warga Sipil di Gaza Tidak Miliki Tempat Aman untuk Berlindung

 
Presiden Komite Palang Merah Internasional (ICRC) Mirjana Spoljaric tiba di Gaza yang dilanda perang pada Senin (4/12/2023). Dia menyerukan perlindungan warga sipil di wilayah Palestina dan memperingatkan penderitaan manusia tidak dapat ditoleransi.
"Saya telah tiba di Gaza, di mana penderitaan masyarakat tidak dapat ditoleransi," kata Spoljaric melalui akun media sosial X.
Menurut ICRC, perjalanan Spoljaric ke wilayah tersebut akan dilakukan dalam beberapa tahap. Kunjungan ke Israel diperkirakan akan dilakukan dalam beberapa minggu mendatang.
"Tidak dapat diterima bahwa warga sipil tidak memiliki tempat yang aman untuk pergi ke Gaza, dan dengan adanya pengepungan militer, maka saat ini tidak ada respons kemanusiaan yang memadai," ujar Spoljaric dalam pernyataan ICRC dikutip dari Alarabiyah.
iCRC menghadapi kritik dari kedua belah pihak dalam konflik karena tidak memberikan bantuan yang memadai kepada sandera Israel yang ditahan oleh Hamas dan tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel. Namun Spoljaric bersikeras bahwa semua orang yang dirampas kebebasannya harus diperlakukan secara manusiawi.
"Para sandera harus dibebaskan, dan ICRC harus diizinkan mengunjungi mereka dengan aman," kata Spoljaric.
Kunjungannya terjadi setelah pertempuran skala penuh kembali terjadi pada Jumat (1/1/2023), setelah gagalnya gencatan senjata selama seminggu yang ditengahi oleh Qatar, Amerika Serikat, dan Mesir, dengan kesepakatan Israel dan Hamas saling bertukar sandera dan tahanan.
Israel telah menyatakan perang terhadap Gaza setelah serangan Hamas ke perbatasannya pada 7 Oktober menyebabkan 1.200 orang tewas, dengan ratusan orang disandera. Militer Israel mengatakan pada akhir pekan, bahwa pihaknya telah melakukan sekitar 10 ribu serangan udara sejak perang dimulai.
Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas mengatakan, lebih dari 15.500 orang meninggal di Gaza akibat pemboman Israel, sekitar 70 persen di antaranya adalah wanita dan anak-anak. Jumlah korban terbunuh ini telah memicu kekhawatiran global dan demonstrasi massal.
"Minggu lalu memberikan sedikit kelonggaran kemanusiaan, gambaran positif tentang kemanusiaan yang meningkatkan harapan di seluruh dunia bahwa jalan menuju pengurangan penderitaan kini dapat ditemukan," kata Spoljaric dalam pernyataannya.
"Sebagai aktor netral, ICRC siap mendukung perjanjian kemanusiaan lebih lanjut yang mengurangi penderitaan dan kesedihan," ujar Spoljaric.
Spoljaric menjelaskan, tujuan kunjungannya adalah untuk memajukan upaya meringankan situasi kemanusiaan yang menyedihkan. "Saya akan menyampaikan keprihatinan saya yang mendalam terhadap penderitaan warga sipil dan menggarisbawahi komitmen penuh ICRC untuk melakukan segala yang kami bisa untuk meringankan penderitaan mereka," katanya.
ICRC mengatakan, selama kunjungannya ke Gaza, Spoljaric juga akan menghabiskan waktu bersama tim organisasi tersebut di lapangan. Dia mengunjungi Rumah Sakit Eropa, tempat tim medis ICRC melakukan operasi penyelamatan nyawa bersama petugas kesehatan setempat.
"Kami mendesak agar kehidupan warga sipil dilindungi dan dihormati di semua sisi, sejalan dengan hukum kemanusiaan internasional, dan saya mengulangi seruan itu hari ini," kata Spoljaric menegaskan bahwa aliran bantuan tanpa hambatan dan teratur harus diizinkan masuk Gaza.

Brigade Al-Qassam Hancurkan Lima Tank Israel dengan Peluru Al-Yassin 105
 
Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam terlibat dalam bentrokan sengit dengan pasukan pendudukan Israel di daerah Al-Falluja di kamp pengungsi Jabalia, di utara Jalur Gaza. Pejuang Brigade Al-Qassam menargetkan lima kendaraan tentara zionis dengan peluru Al-Yassin 105.
Dikutip dari Resistance News Network pada Senin (4/12/2023), pejuang Brigade Al-Qassam menargetkan tank Zionis yang dikepung sejumlah tentara di daerah Al-Falluja. Pejuang Brigade Al-Qassam melontarkan peluru Al-Yassin 105 ke arah tank Zionis. Serangan ini menewaskan dan melukai beberapa tentara Zionis.
Pejuang Al-Qassam juga menargetkan tank Zionis yang menyusup di timur Beit Lahia dengan peluru Al-Yassin 105. Selain itu, pejuang Al-Qassam menargetkan pasukan khusus Zionis yang berada di dalam sebuah gedung di sebelah timur Beit Lahia dengan peluru TBG.
Pejuang Brigade Al-Qassam juga telah membombardir tentara Israel di selatan Kota Gaza dengan mortir kaliber berat. Tak hanya itu, pejuang Palestina tersebut juga membombardir pemukiman Netivot dan Sderot di Israel dengan rentetan roket.
Peluru anti-tank Al-Yassin dirancang oleh Brigade Al Qassam di Gaza dan memiliki kapasitas penghancur yang tinggi. Senjata ini mulai beroperasi selama pertempuran Badai Al Aqsa.
Menurut laporan Yemen Press Agency, peluru Al-Yassin memiliki kaliber 105/64 mm, dengan bobot 4,5 kg. Peluru ini ditembakkan oleh RPG dengan jangkauan efektif 100 meter dan jangkauan destruktif 150 meter.
Brigade Al-Qassam mengatakan,hulu ledak ganda Al-Yassin 105 berfungsi untuk melepaskan perisai dingin dan kemudian menembus besi baja sejauh 60 cm dan menghancurkannya. Jangkauan peluru Al-Yassin 105 diperkirakan mencapai antara 100 hingga 500 meter, dengan jangkauan efektif sekitar 150 meter. Sedangkan kecepatan maksimumnya mencapai 300 meter per detik.
Menurut laporan Jordan News, roket anti-tank itu aslinya berasal dari Rusia. Namun telah dimodifikasi oleh para insinyur Hamas selama bertahun-tahun untuk beralih dari kendaraan perusak lapis baja hingga mampu menghancurkan tank Merkava Israel yang sangat ditakuti.
Rudal ini didasarkan pada roket "Tandem 85" Rusia, yang pertama kali digunakan oleh Hamas dalam pertempuran "Al-Furqan" pada Januari 2009. Awalnya rudal ini digunakan untuk menargetkan pengangkut personel lapis baja Israel di sebelah timur Kota Jabalia pada 2009.
Dalam pertempuran "Al-Asif Al-Ma'kul" pada Juli 2014, pejuang Al-Qassam menggunakan roket "Tandem 85" versi Rusia, yang membuktikan keefektifannya dengan menghancurkan sembilan tank Israel. Kemudian pada Februari 2017, Brigade Al-Qassam mengumumkan bahwa mereka elah mengembangkan versi baru roket "Tandem 85" yang diproduksi secara lokal dan diberi nama "Al-Yassin 105". Brigade Al-Qassam  telah melakukan perbaikan yang meningkatkan akurasi dan efektivitasnya terhadap tank dan kendaraan lapis baja pada umumnya.
Tentara Israel kembali mengebom Jalur Gaza pada Jumat (1/12/2023) pagi setelah jeda kemanusiaan selama seminggu berakhir. Setidaknya 509 warga Palestina telah tewas dan 1.316 terluka sejak Jumat dalam serangan udara Israel, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Israel melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza menyusul serangan lintas batas yang dilakukan Hamas pada 7 Oktober. Jumlah korban yang meninggal dunia akibat serangan Israel di Jalur Gaza telah melonjak menjadi 15.523 sejak dimulainya perang pada 7 Oktober.
Jumlah korban luka pada periode yang sama meningkat menjadi 41.316 orang. Sementara Israel mengklaim jumlah korban tewas di Israel mencapai 1.200 orang.

PBB: 80 Persen Populasi Jalur Gaza Telah Mengungsi Sejak 7 Oktober

 
Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) menyatakan pada Senin (4/12/2023), hampir 1,9 juta orang atau lebih dari 80 persen populasi telah mengungsi di Jalur Gaza sejak 7 Oktober. Hingga 2 Desember, 111 staf UNRWA telah terbunuh sejak awal perang.
Banyak dari mereka yang mengungsi pada awal perang, ketika Israel memerintahkan warga Palestina di Gaza utara untuk pindah ke jalur selatan. Perpindahan ini dilakukan karena anggapan wilayah Selatan  akan lebih aman daripada wilayah utara. Namun, ada peringatan bahwa pengungsian dalam jumlah besar akan menjadi bencana kemanusiaan.
Dalam beberapa hari dan minggu setelahnya, Israel juga menargetkan jalur selatan, sehingga banyak pengamat mengatakan bahwa tidak ada tempat yang aman di jalur tersebut. "Tidak dapat diterima bahwa warga sipil tidak memiliki tempat yang aman untuk pergi ke Gaza, dan dengan adanya pengepungan militer, maka saat ini tidak ada respons kemanusiaan yang memadai," ujar Presiden Komite Palang Merah Internasional (ICRC) Mirjana Spoljaric tiba di Gaza yang dilanda perang pada Senin (4/12/2023).
Hingga 2 Desember, UNRWA telah dapat memverifikasi bahwa 117 insiden telah terjadi di 85 lokasi UNRWA sejak awal perang. Sebanyak 30 instalasi terkena dampak langsung dan 55 mengalami kerusakan tambahan.
Selain itu, UNRWA telah menerima laporan penggunaan fasilitasnya oleh militer setidaknya lima kali. Pada 2 Desember, hampir 1,2 juta pengungsi internal berlindung di 156 instalasi UNRWA di lima gubernuran Jalur Gaza, termasuk di Utara dan Kota Gaza. Hampir sejuta pengungsi berlindung di 99 fasilitas di wilayah Tengah, Khan Younis dan Rafah.
Tentara Israel kembali mengebom Jalur Gaza pada Jumat (1/12/2023) pagi, setelah menyatakan berakhirnya jeda kemanusiaan selama seminggu. Jumlah korban terbunuh akibat serangan Israel di Jalur Gaza, menurut Kementerian kesehatan Gaza, telah melonjak menjadi 15.899 sejak dimulainya konflik pada 7 Oktober. Jumlah korban luka pada periode yang sama meningkat menjadi 41.316 orang.

2.000 Tentara Israel Alami Gangguan Mental Sejak 7 Oktober

 

Sebanyak 2.000 tentara Israel telah menerima bantuan psikologis sejak pecahnya perang pada 7 Oktober. Kondisi psikologis 200 tentara Israel terganggu selama tiga minggu pertama serangan darat di Jalur Gaza yang diluncurkan pada tanggal 27 Oktober.
"Antara 75 persen hingga 80 persen dari 2.000 tentara ini, yang diklasifikasikan sebagai korban luka dalam pertempuran, telah berhasil kembali ke unit mereka di lapangan," kata Otoritas Penyiaran Israel dalam sebuah pernyataan, dilaporkan Anadolu Agency, Senin (4/12/2023).
Sebagai bagian dari perawatan psikologis yang ditentukan oleh otoritas medis tentara, mereka disarankan untuk mengintegrasikan kembali tentara yang terkena dampak psikologis ke dalam aktivitas sesegera mungkin. Sejak 7 Oktober, tentara Israel telah mendirikan dua pusat kesehatan mental di bagian selatan negara tersebut.
Selain itu, militer Israel menyediakan hotline khusus yang dapat digunakan tentara untuk mengakses psikolog dan psikiater. Pada Senin, militer Israel melaporkan bahwa jumlah tentara mereka yang tewas sejak 7 Oktober telah meningkat menjadi 401 tentara dan perwira.
Kelompok perlawanan Palestina telah mengintensifkan operasi mereka melawan pasukan pendudukan Israel yang menyerbu Jalur Gaza. Sayap militer Hamas,  Brigade Al-Qassam kemarin mengumumkan penargetan 60 tentara di daerah Juhr Al-Dik dengan menanam tiga bom anti-personil di sekitar mereka. Setelah serangan itu, semua pejuang Al-Qassam mundur ke posisi aman.
Al-Qassam juga meluncurkan sistem roket jarak pendek Rajoum menuju pemukiman Amitai dan menembaki pemukiman Re'im dan Sderot, selain menargetkan konsentrasi militer Israel di timur pemukiman Magen dengan tembakan roket.Di Deir Al-Balah, Brigade Al-Qassam mengatakan, para pejuangnya telah menargetkan tentara Israel dan lima kendaraan tentara dengan alat peledak dan peluru Yasin 105.
Dalam operasi yang signifikan, Brigade tersebut mengungkapkan bahwa para pejuangnya menargetkan unit pasukan khusus Israel yang bercokol di sebuah gedung di Beit Hanoun dengan peluru TBG anti-benteng. Pejuang Al-Qassam kemudian terlibat baku tembak langsung dengan unit tersebut dan membunuh sejumlah tentara Israel.
Al-Qassam mengumumkan bahwa mereka telah menargetkan 11 kendaraan militer Israel, termasuk sebuah tank, pengangkut pasukan dan buldoser dengan menggunakan peluru Yasin 105, yang menghancurkan sebagian atau seluruhnya.
Mereka juga menargetkan tentara pendudukan Israel yang berusaha memasuki terowongan di timur Beit Lahia. Sementara Brigade Al-Quds mengatakan, para pejuangnya menargetkan infanteri Israel di daerah Abu Heddaf, timur laut Khan Yunis, dengan mortir dan RPG.
Tentara Israel kembali mengebom Jalur Gaza pada Jumat (1/12/2023) pagi setelah jeda kemanusiaan selama seminggu berakhir. Setidaknya 509 warga Palestina telah tewas dan 1.316 terluka sejak Jumat dalam serangan udara Israel, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Israel melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza menyusul serangan lintas batas yang dilakukan Hamas pada 7 Oktober. Jumlah korban yang meninggal dunia akibat serangan Israel di Jalur Gaza telah melonjak menjadi 15.523 sejak dimulainya perang pada 7 Oktober.
Jumlah korban luka pada periode yang sama meningkat menjadi 41.316 orang. Sementara Israel mengklaim jumlah korban tewas di Israel mencapai 1.200 orang.

Share this Post