News Forex, Index & Komoditi ( Senin, 5 Mei 2025 )
News Forex, Index & Komoditi
( Senin, 5 Mei 2025 )
Ketegangan Dagang Mereda, Harga Emas Global Melemah Dua Pekan Beruntun
Harga emas tergelincir pada perdagangan Jumat dan mencatat pelemahan mingguan kedua berturut-turut. Pelemahan ini terjadi seiring meredanya ketegangan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China serta kuatnya data ketenagakerjaan AS yang mengurangi permintaan aset lindung nilai. Melansir Reuters, Sabtu (3/5/2025), harga emas berjangka Comex ditutup menguat 0,47% ke level US$3.225 per troy ounce. Dalam sepekan terakhir, harga emas Comex melemah 1,74%. Sementara itu, harga emas di pasar spot juga melemah 2,3% dalam sepekan terakhir. Kementerian Perdagangan China menyebutkan bahwa pemerintah AS berulang kali menyatakan kesiapan untuk berunding terkait tarif, dan menegaskan bahwa Beijing tetap membuka pintu untuk negosiasi. Analis senior RJO Futures Daniel Pavilonis mengatakan level US$3.500 tampaknya akan menjadi batas atas dalam waktu dekat. Sementara itu, data resmi menunjukkan nonfarm payroll AS menambah 177.000 lapangan kerja bulan lalu, jauh melampaui ekspektasi pasar yang hanya memperkirakan 130.000 pekerjaan baru. Namun, laporan tersebut masih bersifat historis dan belum mencerminkan dampak dari kebijakan tarif Presiden Donald Trump yang fluktuatif. Pascarilis data tersebut, para pelaku pasar mulai mengurangi spekulasi bahwa bank sentral AS (The Fed) akan memangkas suku bunga secepatnya pada Juni mendatang. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga meningkat. Kondisi ini membuat emas—yang tidak memberikan imbal hasil—kurang dilirik oleh investor. “Dengan permintaan aset aman yang mulai surut, harga emas berpotensi turun lebih dalam dan menguji level support di kisaran $3.200,” kata Fawad Razaqzada, analis pasar di City Index dan FOREX.com.
Harga Minyak Dunia Ambles usai OPEC+ Sepakat Genjot Produksi
Harga minyak mentah dunia tergelincir tajam setelah OPEC+ sepakat menaikkan produksi secara signifikan, memperbesar risiko kelebihan pasokan global di tengah permintaan yang rapuh akibat tekanan perang dagang. Berdasarkan data Bloomberg, Senin (5/5/2025), harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kontrak Juni 2025 merosot 3,67% ke level US$56,16 per barel pada pukul 07.15 WIB. Sementara itu, harga minyak patokan global, Brent, terpantau anjlok 3,41% ke level US$59,2 per barel. Pada Sabtu pekan lalu, OPEC+ sepakat menaikkan produksi lebih dari 400.000 barel per hari mulai Juni mendatang. Para pemimpin OPEC+ juga menggulirkan sanksi terhadap anggota seperti Kazakhstan yang melampaui batas produksi. Kenaikan pasokan tersebut mengikuti lonjakan yang sama bulan lalu, ketika kelompok ini mengejutkan pasar dengan menggandakan volume tambahan dari yang semula direncanakan. Aliansi yang dipimpin Arab Saudi dan Rusia itu tengah mempercepat pembalikan kebijakan pembatasan produksi yang selama ini diterapkan untuk menopang harga, namun merugikan pangsa pasar mereka sendiri. Arab Saudi, menurut sejumlah delegasi, memberi sinyal bahwa kenaikan serupa mungkin kembali dilakukan dalam waktu dekat.
Harga Minyak Global Sempat Memanas Akibat Ancaman Sanksi Tambahan dari Trump Kejatuhan Harga Minyak Mentah dan Risikonya Jadi Buntut Nyata Perang Dagang Harga Pangan Hari Ini 30 April: Harga Cabai & Minyak Goreng Kompak Turun Langkah OPEC+ memicu lonjakan volume transaksi, dengan sekitar 182.000 kontrak Brent diperdagangkan hanya dalam setengah jam pertama sesi Asia. Harga minyak telah tertekan sepanjang 2025, nyaris menyentuh level terendah dalam empat tahun yang tercatat April lalu. Kebijakan dagang Presiden AS Donald Trump dianggap memperburuk iklim pertumbuhan, merusak kepercayaan investor, dan melemahkan permintaan energi. Direktur Analisis Minyak ICIS Ajay Parmar mengatakan kenaikan produksi OPEC+ ini mustahil diserap oleh pasar. Ia menyoroti lemahnya pertumbuhan permintaan, terutama setelah gelombang tarif baru diberlakukan. "Pertumbuhan permintaan lemah, terutama dengan pemberlakuan tarif baru-baru ini," katanya seperti dikutip Bloomberg. Morgan Stanley pun menurunkan proyeksi harga Brent menjadi US$62,50 per barel untuk kuartal III dan IV/2025, turun US$5 dari prediksi sebelumnya. Analis Morgan Stanley Martjin Rats mengatakan penambahan pasokan ini memperparah surplus yang sudah terbentuk di pasar. Jika berlangsung lama, penurunan harga energi bisa menjadi angin segar bagi bank sentral seperti Federal Reserve yang akan bersidang pekan ini. Harga minyak dan bahan bakar yang lebih murah berpotensi meredam tekanan inflasi yang dipicu tarif. Presiden Trump, yang dijadwalkan mengunjungi Timur Tengah akhir bulan ini, telah mendorong OPEC+ untuk meningkatkan produksi guna menurunkan harga energi. Di sisi lain, Arab Saudi tengah berupaya memperkuat hubungan dengan Washington, yang saat ini juga menjajaki kesepakatan nuklir dengan Iran, rival Saudi di OPEC. Dalam wawancara dengan NBC, Trump menyatakan terbuka untuk menurunkan tarif terhadap China, mengingat beban tarif saat ini sudah membuat kedua ekonomi terbesar dunia itu nyaris berhenti berdagang satu sama lain.
Rudal Houthi Yaman hantam bandara utama Israel, penerbangan lumpuh
Kelompok Houthi Yaman, Ansar Allah, menyatakan bertanggung jawab atas serangan rudal terhadap Bandara Internasional Ben Gurion di dekat Tel Aviv, Israel, Minggu.
"Angkatan bersenjata Yaman melancarkan operasi militer yang menargetkan Bandara Ben Gurion di wilayah Yaffa yang diduduki dengan sebuah rudal balistik hipersonik," demikian menurut kelompok Houthi melalui Telegram.
"Rudal tersebut berhasil menghantam target yang dituju," ucap kelompok Houthi.
Sebelumnya, sebuah rudal yang diketahui ditembakkan dari Yaman menghantam bandara internasional utama di Israel tersebut sehingga menyebabkan operasional bandara ditangguhkan selama setengah jam.
Menurut sebuah pernyataan, serangan tersebut memaksa lebih dari tiga juta warga setempat mengungsi ke tempat-tempat perlindungan. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut.
Kelompok Houthi juga menegaskan kembali peringatan mereka supaya maskapai penerbangan internasional tidak melakukan aktivitas penerbangan di Bandara Ben Gurion atas alasan keamanan.
Israel Bunuh 800 Anak Gaza Sejak Khianati Gencatan Senjata
Lebih dari 800 anak syahid akibat serangan Israel sejak negara itu secara sepihak membatalkan gencatan senjata pada 18 Maret. Sementara kelaparan akut kian menghantui warga Gaza menyusul blokade oleh Israel.
Salah satu korban terkini adalah Massa Abed (4 tahun). Anak perempuan itu membawa bola karet dan bonekanya untuk dimainkan bersama teman-temannya di jalan dekat rumah keluarganya pada Ahad. Itu adalah hari yang biasa di Zawaida, kota Gaza tengah tempat keluarga Abed kembali beberapa minggu lalu, dengan sebagian besar wilayah tersebut kembali tenang.
Namun sore itu, serangan Israel menghantam tenda di pinggir jalan, menewaskan Massa dan beberapa anak lainnya. Kakak laki-lakinya, 16 tahun, meraih tubuh kecil Massa dan dilarikan ke rumah sakit dengan kereta keledai. Ketika dia dinyatakan meninggal, dia meratap sambil memeluknya.
"Dia memegang bola di pangkuannya dengan boneka di tangannya. Apakah dia akan melawan mereka dengan bola atau bonekanya?" katanya. "Dia berumur 4 tahun. Apa yang bisa dia lakukan? Dia bahkan tidak bisa membawa batu," ujar ayah Massa, Samy Abed, kepada The Associated Press.
Majdi Abed, paman Massa, mengatakan dia masih sering merasa melihat Massa. “Saya sedang duduk di sini pada pukul 07.00 pagi, dan saya merasakan gadis itu datang ke arah saya,” katanya, menggambarkan bagaimana dia sering menangis ketika menyadari bahwa itu bukan Massa yang sebenarnya.
Keluarga masih mengharapkan dia untuk muncul di meja sarapan mereka. Tapi, kata ayahnya, “tempatnya kosong.”
Tentara Israel tidak menanggapi permintaan komentar mengenai serangan tersebut, dan masih belum jelas mengapa daerah tersebut – dekat kota Deir al-Balah – diserang atau siapa yang menjadi sasarannya.
Sejak Israel melanjutkan serangan lebih dari sebulan lalu, setidaknya 809 anak telah terbunuh, kata Zaher al-Wahidi, juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza. Secara keseluruhan, kata kementerian, lebih dari 52.000 warga Palestina telah terbunuh sejak dimulainya perang, pada Oktober 2023.
Pejabat kementerian mengatakan bahwa lebih dari separuh korban tewas adalah perempuan dan anak-anak. Israel mengatakan mereka telah membunuh lebih dari 20.000 militan, tanpa memberikan rincian mengenai kematian tersebut. Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan serangan Israel telah menewaskan 2.308 orang dan 5.973 orang terluka sejak Israel melanggar gencatan senjata pada 18 Maret.
Pada 18 Maret, pemboman Israel yang mengejutkan menghancurkan gencatan senjata enam minggu yang dimediasi oleh AS, Qatar dan Mesir. Ratusan warga Palestina terbunuh kala itu. Upaya mediasi untuk memulihkan gencatan senjata telah tersendat, dan Israel bersumpah akan menimbulkan kehancuran yang lebih besar jika Hamas tidak membebaskan sisa sandera yang diculik dari Israel selatan pada 7 Oktober 2023.
Israel telah memberlakukan blokade di Gaza, tidak mengizinkan makanan, obat-obatan, atau bantuan masuk ke jalur tersebut. Program Pangan Dunia PBB mengatakan persediaan makanan yang digunakan untuk memberi makan lebih dari 600.000 orang setiap hari sudah kosong. Israel mengatakan tujuan blokade tersebut adalah untuk meningkatkan tekanan terhadap Hamas agar membebaskan sandera lainnya dan melucuti senjatanya.
Selama hampir 60 hari, tidak ada makanan, bahan bakar, obat-obatan atau barang lainnya yang memasuki Jalur Gaza, yang diblokir oleh Israel. Kelompok bantuan kehabisan makanan untuk didistribusikan. Pasar hampir kosong. Keluarga-keluarga Palestina harus berjuang untuk memberi makan anak-anak mereka.
Di kamp tenda yang luas di luar kota selatan Khan Younis, Mariam al-Najjar dan ibu mertuanya menuangkan empat kaleng kacang polong dan wortel ke dalam panci dan merebusnya di atas api kayu. Mereka menambahkan sedikit kaldu dan rempah-rempah. Itu, dengan sepiring nasi, menjadi satu-satunya santapan di hari Jumat bagi 11 anggota keluarga mereka, termasuk enam orang anak.
Di kalangan warga Palestina, “hari Jumat adalah hari suci,” yaitu hari untuk makan besar bersama keluarga yang terdiri dari daging, sayuran isi, atau hidangan tradisional kaya lainnya, kata al-Najjar.
“Sekarang kami makan kacang polong dan nasi,” katanya. "Kami tidak pernah makan kacang polong kalengan sebelum perang. Hanya di perang inilah yang telah menghancurkan hidup kami."
Israel Tutup Sekolah, UNRWA: Rampas Kemerdekaan Pendidikan Rakyat Palestina
Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) pada Rabu memperingatkan bahwa perintah penutupan yang dikeluarkan Israel bagi enam sekolah yang dikelola PBB di Yerusalem Timur merampas hak sekitar 800 siswa Palestina atas pendidikan.
"Perintah ini melanggar kewajiban Israel mentaati hukum internasional," menurut pernyataan UNRWA.
Pada Selasa, delegasi bersama dari 12 mitra UNRWA mengunjungi kamp sebagai dukungan internasional yang menentang perintah penutupan oleh Israel dan mendengar langsung dari para siswa, orangtua, dan anggota staf mengenai situasi tersebut.
“Sekolah-sekolah UNRWA di Shu’fat telah menjadi bagian dari struktur sosial kamp selama beberapa dekade, yang memungkinkan anak-anak menikmati pendidikan berkualitas tinggi di dekat rumah mereka,” kata badan PBB tersebut.
“Anak-anak perempuan kini takut bahwa impian mereka untuk menjadi dokter atau ilmuwan akan sirna jika mereka kehilangan akses terhadap pendidikan.” lanjut badan itu.
Pihak berwenang Israel memerintahkan sekolah-sekolah di kamp pengungsi Shu’fat untuk ditutup paling lambat 8 Mei, dengan alasan tidak memiliki izin. Berdasarkan perintah tersebut, tidak seorang pun akan diizinkan masuk ke sekolah, termasuk kepala sekolah, guru, dan staf lainnya.
Penutupan tersebut dianggap sebagai bagian dari serangan Tel Aviv yang lebih luas terhadap UNRWA dan mandatnya untuk melayani pengungsi Palestina.
Pada Oktober 2024, Knesset (parlemen) Israel mengesahkan dua undang-undang yang melarang operasi UNRWA di Israel dan wilayah yang didudukinya, serta melarang otoritas Israel melakukan kontak apa pun dengan badan tersebut. Undang-undang itu mulai berlaku pada 30 Januari.
Israel juga menuduh karyawan UNRWA terlibat dalam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang dibantah keras oleh badan PBB tersebut.
UNRWA yang berdiri sejak 1949 telah menjadi jalur penyelamat penting bagi para pengungsi Palestina, mendukung hampir 5,9 juta orang di Gaza, Tepi Barat, Yordania, Suriah, dan Lebanon.
Pelanggaran Israel
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan bahwa hak rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri semakin tergerus akibat terus-menerusnya pelanggaran dan pengabaian oleh Israel terhadap kewajibannya di hadapan hukum internasional.
“Kegagalan Israel memenuhi kewajibannya menyebabkan rakyat Palestina tak dapat melaksanakan hak-hak dasar sebagai sebuah bangsa, termasuk hak untuk menentukan nasibnya sendiri,” kata Sugiono dalam pernyataan pers tertulis terkait nasihat hukum (Advisory opinion) di hadapan Mahkamah Internasional (ICJ) Den Haag, Belanda, Rabu (30/4), sebagaimana diterima di Jakarta, Kamis.
Menlu RI menggarisbawahi bahwa rakyat Palestina punya hak untuk hidup dengan damai di tanah airnya sendiri, termasuk hak menentukan kehidupan politik, sosial ekonomi, dan kebudayaan.
Ia pun telah menegaskan bahwa hak menentukan nasib sendiri bagi rakyat Palestina merupakan hal yang sah dan sudah diakui PBB lewat berbagai resolusinya.
“Hak tersebut bahkan juga telah diakui ICJ dalam beberapa keputusannya, termasuk pada Fatwa Hukum ICJ tahun 2004 dan 2024,” ucap Sugiono, menambahkan dalam advisory opinion yang disampaikan di hadapan Majelis Hakim ICJ tersebut.
Namun, kegagalan Israel memenuhi kewajibannya terhadap hukum internasional “tak hanya membuat rakyat Palestina menderita, namun juga menghancurkan pelaksanaan hak-hak dasar yang semestinya dijamin oleh hukum internasional”, kata Menlu RI.
Untuk itu, Indonesia mendorong supaya ICJ mengeluarkan fatwa hukum mengenai kegagalan Israel memenuhi kewajiban baik sebagai anggota PBB maupun sebagai Kuasa Pendudukan (Occupying power).
“Saya menegaskan kepada ICJ bahwa fatwa hukum perlu dikeluarkan, dan bahwa hak-hak rakyat Palestina, termasuk hak menentukan nasib sendiri, harus dijamin,” tuturnya.
Menlu Sugiono juga menyoroti partisipasi Indonesia dalam proses hukum di ICJ sebagai dukungan nyata terhadap kemerdekaan Palestina, sebagaimana yang terus disuarakan RI lewat berbagai forum internasional dan pertemuan bilateral.
Ia berharap supaya masukan dari pemerintah Indonesia dan pihak-pihak lain dapat membantu Majelis Hakim ICJ menetapkan keputusan yang adil dan bisa menjadi acuan untuk penegakan hukum internasional dalam penanganan bencana kemanusiaan yang berlarut-larut di Palestina.
Israel Dilanda Kebakaran Terbesar Sepanjang Sejarah
Kebakaran hutan menyebar di area luas yang dikuasai Israel pada Rabu malam, mengelilingi lokasi sipil dan militer. Kebakaran kali ini disebut sebagai kebakaran terbesar yang pernah melanda Israel.
Pada konferensi pers di komunitas pengungsi Eshtaol pada Rabu malam, komandan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Distrik Yerusalem, Shmulik Friedman, memperingatkan bahwa kebakaran di perbukitan Yerusalem “mungkin merupakan yang terbesar yang pernah terjadi di negara ini,” dan bahkan belum bisa dipadamkan.
Menurut Times of Israel, dia mencatat bahwa kobaran api terjadi di dekat Mesilat Zion, dekat Beit Shemesh, sekitar pukul 09.30, dan dengan cepat terbawa ke barat oleh angin kencang sebelum berpindah arah ke timur.
"Mengenai aktivitas kami, ini akan terus berlanjut dalam waktu yang sangat lama. Kami masih jauh dari kendali [atas kebakaran]," katanya. Ia memperingatkan bahwa kebakaran mungkin akan terus bertambah parah, karena angin diperkirakan akan semakin kencang dan mencapai kecepatan hingga 90-100 kilometer per jam.
Pihak berwenang mengumumkan keadaan darurat, meminta bantuan asing, dan mengkonfirmasi penangkapan tiga orang yang dicurigai terlibat dalam pembakaran di pegunungan Yerusalem.
Sejak Rabu pagi, kebakaran besar telah berkobar di pegunungan sebelah barat Yerusalem, menyebar ke wilayah yang luas dan membuat lalu lintas terhenti di jalan-jalan utama. Kebakaran terjadi di dekat jalan raya Yerusalem-Tel Aviv, menyebabkan sedikitnya 22 orang terluka.
“Kami masih jauh dari bisa mengendalikan api besar-besaran,” kata komandan pemadam kebakaran Israel di Yerusalem yang diduduki. Otoritas Kebakaran Israel mengumumkan bahwa "yang terbaik, kami mungkin dapat mengendalikan api besok pagi."
Saat kegelapan mulai turun pada Rabu malam, komandan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Distrik Yerusalem memperingatkan akan adanya masa-masa kritis yang panjang di masa depan, ketika petugas pemadam kebakaran memadamkan kebakaran hutan yang tidak terkendali yang berkobar di pinggiran Yerusalem tanpa ada tanda-tanda mereda.
Kebakaran di kawasan perbukitan Yerusalem terjadi pada Rabu pagi, dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melaporkan kebakaran di setidaknya lima lokasi. Api menyebar dengan cepat, gelombang panas yang menyengat dan angin kencang membuat kobaran api sulit dikendalikan.
Pada Rabu malam, dinas pemadam kebakaran mengatakan pihaknya memiliki 163 tim pemadam kebakaran di lapangan dan 12 pesawat pemadam kebakaran yang memerangi kebakaran di sekitar Yerusalem di beberapa titik api utama.
Puluhan unit pemadam kebakaran lainnya menangani kebakaran tambahan di seluruh negeri pada saat yang bersamaan. Puluhan orang terluka, namun tidak ada yang berada dalam kondisi serius.
Sekitar 11.700 dunam (2.900 hektar) terbakar dalam kobaran api, menurut perkiraan Keren Kayemeth LeIsrael pada Rabu malam. Dana Nasional Yahudi, yang mengatakan Taman Kanada, dekat Latrun, hampir seluruhnya terbakar.
Menteri Pertahanan menginstruksikan komando militer untuk mengerahkan pasukan untuk membantu petugas pemadam kebakaran dalam menangani kobaran api. “Kita berada dalam keadaan darurat nasional, dan semua kekuatan harus dikerahkan untuk menyelamatkan nyawa dan mengendalikan kebakaran,” katanya.
Media Israel melaporkan bahwa tim pemadam kebakaran dikepung api di sebelah barat Yerusalem karena angin kencang. Kebakaran dilaporkan mengelilingi tentara Israel di pangkalan militer di sebelah barat Yerusalem.
Channel 12 mengutip komandan Yerusalem dan Brigade Pusat Komando Front Dalam Negeri yang mengatakan, "Kami masih belum mengetahui kebenaran tentang bagaimana kebakaran besar terjadi."
Penduduk delapan kota di sebelah barat Yerusalem dievakuasi akibat kebakaran tersebut. Pasien juga dievakuasi dari Rumah Sakit Hadassah Ein Kerem di Yerusalem akibat kebakaran tersebut. Otoritas Pemadam Kebakaran Israel mengumumkan penangguhan lalu lintas kereta api antara Yerusalem dan Bandara Internasional Ben Gurion karena kebakaran hutan yang berkobar di sebelah barat Yerusalem.
Layanan darurat Israel memperkirakan ratusan warga sipil berisiko terkena kebakaran. Dia menambahkan bahwa 22 orang sedang dirawat, 12 di antaranya dibawa ke rumah sakit untuk menghirup asap, dan menyatakan bahwa dia telah menyatakan keadaan waspada maksimum.
“Pasukan polisi dalam jumlah besar beroperasi di lapangan karena meluasnya kebakaran di kawasan Rute 1 dan Perbukitan Yerusalem. Masyarakat diminta untuk menghindari perjalanan ke kawasan tersebut,” kata polisi Israel dalam sebuah postingan di platform X.
Api terlihat melalap hutan di sepanjang jalan antara Latrun dan Beit Shemesh, menyebabkan banyak pengemudi meninggalkan kendaraannya di tengah jalan dan melarikan diri dari kobaran api. Asap tebal menutupi area tersebut, sangat mengaburkan jarak pandang dan menyebabkan sesak napas bagi mereka yang terjebak di area tersebut.
Media Israel melaporkan bahwa komunitas yang terletak sekitar 30 kilometer sebelah barat Yerusalem telah dievakuasi, dan menunjukkan gambar petugas pemadam kebakaran yang sedang berjuang melawan kobaran api.
Laporan awal menunjukkan bahwa panas ekstrem dan angin kencang menjadi penyebab terjadinya kebakaran. Namun, radio pemerintah Israel kemudian melaporkan penangkapan tiga orang yang diduga terlibat dalam serangan pembakaran di pegunungan Yerusalem.
Channel 14 Israel melaporkan bahwa kebakaran tersebut dilakukan dengan sengaja dan tidak dilakukan secara spontan. Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengatakan kebakaran tersebut disebabkan oleh warga Palestina dan menekankan perlunya mengeksekusi mereka. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa pesawat pemadam kebakaran akan tiba dari Italia dan Kroasia untuk mendukung upaya tersebut.
Terjadinya kebakaran bertepatan dengan dimulainya perayaan peringatan 77 tahun berdirinya Israel di tanah Arab yang diduduki pada 1948. Layanan Darurat dan Penyelamatan mengumumkan bahwa mereka tidak dapat berpartisipasi dalam pengamanan acara memperingati Nakba Palestina, yang oleh orang Israel disebut sebagai "Hari Kemerdekaan". Pihak berwenang telah mengumumkan pembatalan beberapa perayaan yang memperingati peristiwa tersebut karena dampak dari kebakaran besar tersebut.
Merujuk the Times of Israel, kondisi cuaca yang sulit dan keterbatasan pesawat pemadam kebakaran di malam hari membuat upaya tersebut baru dapat dimulai pada Kamis pagi. Bersamaan dengan upaya pemadaman kebakaran di dalam negeri, Kementerian Luar Negeri mengatakan telah menghubungi Yunani, Siprus, Kroasia, Italia, dan Bulgaria untuk mendapatkan bantuan.
Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar juga berbicara dengan para menteri luar negeri Inggris, Prancis, Republik Ceko, Swedia, Argentina, Spanyol, Makedonia Utara, dan Azerbaijan, antara lain menurut kantornya.
Menanggapi permintaan tersebut, menurut Israel, Italia dan Kroasia mengirim tiga pesawat pemadam kebakaran “Superscooper”, Rumania mengatakan akan mengirim dua pesawat – satu pesawat pemadam kebakaran dan satu lagi untuk dukungan logistik – Spanyol mengatakan akan mengirim dua pesawat.
Prancis mengatakan akan mengirim satu pesawat pemadam kebakaran, Siprus setuju untuk mengirim helikopter, dan negara-negara lain menyatakan “kesediaan untuk membantu,” termasuk Ukraina dan Ekuador, dan negara-negara lain telah menawarkan untuk mengirim helikopter sebagai dukungan.
Otoritas Palestina juga menawarkan pengiriman tim pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api, namun hingga Rabu malam, Israel belum menanggapi tawaran tersebut.
Ketika api terus menyebar, rumah sakit dan layanan darurat bersiap menghadapi masuknya korban jiwa. Pusat Medis Hadassah di Ein Kerem mulai meminta pasien yang tidak mendesak untuk meninggalkan rumah sakit pada Rabu sore, untuk bersiap menerima korban, dan meminta masyarakat menghindari datang ke rumah sakit kecuali “benar-benar diperlukan.”
Houthi Kembali Tembakkan Rudal, Jutaan Warga Israel Mengungsi ke Tempat Perlindungan
Raungan sirine pada Jumat (2/5/2025) memaksa jutaan warga Israel bagian tengah dan utara menuju tempat perlindungan setelah sebuah rudal diluncurkan oleh militan Houthi dari Yaman. Pesawat-pesawat dari Hungaria dan Yunani juga diminta untuk menunda pendaratan di Bandara Ben Guiron selama serangan rudal berlangsung, demikian dilaporkan Ynet.
Sirene diaktifkan di area sekitar Haifa, Barat dan Atas Galilee, dan area Zichron Yaakov. Ledakan terdengar dari perbatasan Tel Aviv. IDF mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil mengintersep rudal sebelum memasuki wilayah udara Israel. Tidak ada korban luka dilaporkan, namun serpihan rudal jatuh di sebuah taman kanak-kanak di Lembah Jezreel.
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth pada Rabu (30/4/2025) memberikan peringatan kepada Iran bahwa mereka akan menerima konsekuensi atas dukungan terhadap militan Houthi. Peringatan Hegseth itu keluar usai insiden jatuhnya jet tempur F-18 Hornet AS dari kapal induk USS Harry S. Truman usai menghindari serangan rudal Houthi.
"Pesan untuk Iran: Kami mengetahui dukungan mematikan anda kepada Houthi. Kami sangat mengetahui apa yang kamu lakukan," kata Hegseth lewat akun X dilansir Times of Israel.
"Anda tahu betul kemampuan militer AS, dan anda diperingatkan. Anda akan membayar konsekuensi pada waktu dan tempat yang kami pilih."
Prancis Hingga Ukraina Membantu Pemadaman Kebakaran Hutan di Israel
Beberapa negara Eropa mulai mengirimkan bantuan untuk memadamkan kebakaran hutan di Israel pada hari Kamis (2/5).
Melansir AP News, sejauh ini sudah ada delapan negara yang mengirim bantuan. Di antaranya adalah Italia, Kroasia, Spanyol, Prancis, Ukraina, dan Rumania yang mengirimkan pesawat untuk membantu memadamkan api.
Selain itu, beberapa negara lain seperti Makedonia Utara dan Siprus juga mengirimkan pesawat pengebom air.
Pihak berwenang Israel mengatakan, 10 pesawat pemadam kebakaran beroperasi pada Kamis pagi, dengan delapan pesawat tambahan akan tiba sepanjang hari.
Otoritas pemadam kebakaran dan penyelamatan Israel mencabut perintah evakuasi di sekitar selusin kota di perbukitan Yerusalem pada hari Kamis.
Setidaknya 12 orang dirawat di rumah sakit pada hari Rabu, sebagian besar karena menghirup asap, sementara 10 orang lainnya dirawat di lapangan. Dua puluh petugas pemadam kebakaran mengalami luka ringan.
"Kebakaran tersebut telah membakar sekitar 5.000 hektar dan merupakan kebakaran paling besar yang pernah terjadi di Israel dalam satu dekade terakhir. Kebakaran tersebut secara ajaib tidak merusak rumah mana pun," kata Tal Volvovitch, juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel.
Kebakaran terjadi sekitar tengah hari di perbukitan di luar Yerusalem pada hari Rabu, dipicu oleh kondisi panas dan kering serta angin kencang yang dengan cepat membakar hutan pinus.
Situasi memburuk pada hari Kamis, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Israel. Dinas pemadam kebakaran memperingatkan masyarakat agar menjauhi taman atau hutan, dan berhati-hati saat menyalakan barbekyu.
Israel sering mengalami kebakaran di musim panas, tetapi kebakaran di awal tahun seperti saat ini jarang terjadi.
Salah satu organisasi yang mengelola hutan buatan di Israel mengatakan, situasi yang cocok menjadi pemicu kebakaran hutan termasuk musim dingin dengan sedikit hujan, cuaca panas dan kering, serta angin yang sangat kencang dan terus berubah arah.
Diwarnai Kekacauan Politik, Korsel Pastikan Kondisi Stabil hingga Pemilihan Umum
Pejabat sementara Presiden Korea Selatan Lee Ju-ho memastikan pemerintahan yang stabil menjelang pemilihan presiden 3 Juni mendatang, menyusul pengunduran diri perdana menteri dan menteri keuangan Korsel.
Mengutip Reuters, Jumat (2/5), beberapa jam sebelumnya, Menteri Pendidikan Lee mengambil alih jabatan sebagai pejabat sementara presiden, yang memberinya tugas untuk memimpin ekonomi Korea Selatan melewati kekacauan politik yang dipicu oleh upaya darurat militer tahun lalu oleh Presiden terguling Yoon Suk Yeol dan dampak tarif AS.
Lee berjanji untuk bekerja sama dengan kabinet dan parlemen yang dipimpin oposisi yang memakzulkan Yoon pada bulan Desember, dan untuk mencoba menstabilkan pemerintahan.
"Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk memastikan fungsi pemerintahan dikelola secara stabil," katanya kepada wartawan.
Lee kemudian memimpin rapat Dewan Keamanan Nasional yang tidak dijadwalkan dan menyerukan sikap kesiapan yang teguh jika terjadi kemungkinan agresi dari negara tetangga Korea Utara.
Pasar keuangan bersiap menghadapi ketidakpastian lebih lanjut dalam perdagangan awal karena otoritas berjanji untuk meredakan dampak langsung dari pengunduran diri para pembuat kebijakan utama, berjanji untuk meminimalkan dampak dan mempertahankan pemantauan sepanjang waktu.
Won Korea Selatan melemah 0,8% menjadi 1.438,5 per dolar pada perdagangan awal, penurunan terbesar sejak 19 Maret, sementara indeks saham acuan Kospi turun 0,3%.
Perdana Menteri Han Duck-soo, yang sebelumnya menjabat sebagai penjabat presiden sebelum mengundurkan diri sehari sebelumnya, mengumumkan pencalonannya dalam pemilihan presiden pada hari Jumat, dengan harapan dapat memanfaatkan profilnya yang lebih tinggi setelah beberapa waktu menjabat sebagai pemimpin.
Menteri Keuangan Choi Sang-mok telah ditetapkan untuk memangku jabatan penjabat presiden berdasarkan undang-undang sebelum pemilihan umum dadakan pada tanggal 3 Juni untuk memilih pemimpin baru, tetapi ia tiba-tiba mengundurkan diri sesaat sebelum tengah malam pada hari Kamis.
Choi, yang telah memainkan peran utama dalam menanggapi tarif AS, meminta maaf dalam sebuah pernyataan karena tidak dapat melanjutkan pekerjaannya sementara negara tersebut menghadapi kondisi ekonomi yang parah di dalam dan luar negeri.
Menteri keuangan mengundurkan diri sesaat sebelum tengah malam pada hari Kamis karena parlemen sedang memberikan suara untuk memakzulkannya atas penolakannya sebelumnya sebagai penjabat presiden untuk menunjuk hakim Mahkamah Konstitusi.
Pengunduran diri itu menimbulkan pertanyaan tentang pengawasan negosiasi Korea Selatan dengan Washington mengenai tarif baru yang akan diberlakukan.
Bank sentral Korea Selatan memperingatkan bahwa tarif AS menambah ketidakpastian atas laju inflasi, yang diperkirakan akan tetap berada di sekitar 2% untuk sementara waktu.
Korea Selatan menghadapi kekacauan politik selama berbulan-bulan sejak upaya Yoon yang gagal untuk mengumumkan darurat militer akhir tahun lalu.
Menambah ketidakpastian itu, putusan pengadilan pada hari Kamis menimbulkan keraguan atas kelayakan calon terdepan dari partai liberal Lee Jae-myung untuk mencalonkan diri sebagai presiden.
Mahkamah Agung membatalkan putusan sebelumnya yang membebaskan Lee, dengan mengatakan bahwa ia telah melanggar hukum pemilu dengan membuat pernyataan palsu di depan umum selama pencalonannya sebagai presiden tahun 2022.
Mahkamah Agung mengembalikan kasus itu ke pengadilan banding dan memerintahkannya untuk mengeluarkan hukuman baru, yang dapat melarang Lee mencalonkan diri hingga lima tahun.
Selain itu, pencalonan Han Duck-soo, mantan perdana menteri, berpotensi mempengaruhi peluang Partai Kekuatan Rakyat yang konservatif untuk mempertahankan kursi kepresidenan, yang berpotensi memecah persaingan yang menurut jajak pendapat sudah jauh di belakang Lee.
Survei Gallup Korea pada tanggal 25 April menunjukkan bahwa Lee Jae-myung adalah calon kandidat favorit untuk memenangkan pemilihan bulan depan dengan 38%, sementara mantan ketua Partai Kekuatan Rakyat (PPP) yang konservatif Han Dong-hoon memperoleh 8% dan Han Duck-soo memperoleh 6%.
Saham Apple Anjlok, Biaya Tarif Tambahan Timbulkan Kekhawatiran Baru
Saham Apple anjlok hampir 3% dalam perdagangan pre-market pada Jumat (2/5), setelah perusahaan memangkas program pembelian kembali saham (buyback),
Ditambah, CEO Tim Cook memperingatkan potensi tambahan biaya tarif sebesar US$900 juta pada kuartal ini di tengah memanasnya perang dagang antara AS dan China.
Perusahaan asal Cupertino, California, yang memproduksi lebih dari 90% produknya di China, mengungkapkan rencana untuk memindahkan produksi iPhone ke India guna meminimalisasi dampak perang dagang Presiden Donald Trump.
"Apple tampaknya bergerak lebih cepat dari perkiraan dalam memindahkan produksi iPhone ke wilayah India," kata Matt Britzman, analis ekuitas senior di Hargreaves Lansdown.
Pandangan serupa disampaikan oleh analis Wedbush yang menyebut India sebagai "rantai pasok penyelamat" Apple dalam menghadapi turbulensi tarif.
Tim Cook menjelaskan bahwa Apple mulai membangun stok produk agar mayoritas perangkat yang dijual di AS pada kuartal ini tidak berasal dari China.
“Tim Cook berusaha meyakinkan investor dalam paparan kinerja semalam, namun banyak yang mungkin masih menginginkan kejelasan lebih lanjut soal prospek setelah Juni,” ujar Britzman, seraya menambahkan bahwa beban US$900 juta terhadap laba ternyata lebih kecil dari yang dikhawatirkan sebelumnya.
Apple sendiri sudah menghadapi tekanan di pasar utama seperti China, terutama karena ketatnya persaingan dengan produsen lokal seperti Huawei dan lambatnya peluncuran fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).
“Pertanyaan bagi investor adalah: apa yang bisa menggantikan peran China bagi Apple? Ini bukan persoalan mudah dan bisa mengancam prospek pertumbuhan jangka panjang Apple,” kata Kathleen Brooks, Direktur Riset di XTB.
Meski produk elektronik masih dikecualikan dari tarif impor AS sejauh ini, Washington memberi sinyal bahwa sejumlah bea masuk bisa diberlakukan dalam beberapa pekan mendatang.
Di sisi lain, raksasa teknologi seperti Alphabet, Microsoft, dan Meta Platforms mencatatkan hasil kuartalan di atas ekspektasi berkat dorongan AI. Namun, pendapatan layanan cloud Amazon.com gagal memenuhi harapan pasar.
Kinerja tersebut berbanding terbalik dengan prospek suram dari perusahaan elektronik konsumen yang lebih terpapar pada pengetatan anggaran rumah tangga—seperti Qualcomm, Samsung Electronics, dan Intel.
Saham Apple telah turun sekitar 15% sepanjang tahun ini, dibandingkan dengan penurunan 2,3% pada Meta dan kenaikan hampir 1% pada Microsoft.
Rasio harga terhadap laba (price-to-earnings) Apple dalam 12 bulan ke depan tercatat di angka 27,63, dibandingkan dengan Microsoft di 28,64 dan Meta di 21,48.
Laba Bersih Shell Turun 28% Namun Tetap Melanjutkan Buyback Saham
Perusahaan energi raksasa Shell melaporkan penurunan laba bersih sebesar 28% pada kuartal pertama 2025 menjadi US$ 5,58 miliar. Meskipun demikian, angka tersebut masih melampaui ekspektasi para analis yang memperkirakan laba sebesar US$ 4,96 miliar.
Shell memutuskan untuk mempertahankan program pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai US$ 3,5 miliar untuk tiga bulan ke depan. Ini artinya Shell telah melakukan buyback saham minimal sebesar US$ 3 miliar dalam 14 kuartal berturut-turut. Keputusan ini menjadi pembeda dari pesaingnya, BP, yang tahun ini mengurangi buyback demi memperkuat neraca keuangannya.
Rasio utang terhadap ekuitas (gearing) Shell tercatat sebesar 18,7%, lebih rendah dibandingkan BP yang berada di angka 25,7%.
"Kesempatan utama bagi saya saat ini adalah kemampuan untuk membeli kembali saham," ujar Kepala Keuangan Shell, Sinead Gorman, dikutip Reuters.
Menurut Gorman, harga saham Shell turun padahal saya sudah yakin harga itu undervalued, maka ini menjadi peluang lebih baik untuk mengalokasikan modal dengan membeli kembali lebih banyak saham.
Pendapatan yang disesuaikan (adjusted earnings), yang menjadi definisi laba bersih menurut Shell, memang turun dari US$ 7,73 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Namun saham Shell tetap naik 2,9% pada awal perdagangan, mengungguli indeks sektor energi yang hanya naik 1,3%.
Dalam pembaruan strategi bulan Maret lalu, Shell menyatakan akan mengembalikan lebih banyak uang kepada pemegang saham, terutama melalui buyback, seiring ekspektasi penjualan LNG yang lebih tinggi. Perusahaan juga memangkas rencana investasinya hingga tahun 2028 dan membuka kemungkinan peninjauan bisnis kimia mereka.
Saat ditanya soal kemungkinan menjual atau menutup beberapa aset, Gorman menyatakan, Shell memberi waktu hingga akhir dekade ini untuk mengambil keputusan. Shell kembali menegaskan target investasi tahunannya yang telah dikurangi menjadi US$ 20 – US$ 22 miliar.
Margin penyulingan indikatif berada di angka US$ 6,2 per barel, turun tajam dari US$ 12 per barel setahun lalu, namun meningkat dari US$ 5,5 per barel di akhir 2024.
Harga rata-rata minyak mentah Brent pada kuartal ini adalah sekitar US$ 75 per barel, lebih rendah dari pada periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 87 per barel.
Sementara itu, bisnis perdagangan gas Shell tetap stabil dibandingkan kuartal sebelumnya, meskipun terkena dampak dari kontrak lindung nilai (hedging) yang kedaluwarsa. Ini berbanding terbalik dengan BP, yang melaporkan kinerja buruk di bisnis gas dan berdampak pada hasil kuartal pertamanya.
"Kami berhasil mengarahkan beberapa kargo ke tujuan yang lebih menguntungkan. Trader LNG kami melakukan pekerjaan yang luar biasa," tambah Gorman.