• Blog
  • News Forex, Index & Komoditi (Rabu, 04 Mei 2022)

News Forex, Index & Komoditi (Rabu, 04 Mei 2022)

News  Forex,  Index  &  Komoditi

(  Rabu4 Mei 2022  )

Wall Street Ditutup Menguat Usai Perdagangan Berombak Jelang Pengumuman The Fed

Wall Street berhasil ditutup menguat setelah sesi berombak saat pertemuan Federal Reserve berlangsung. Investor kembali masuk pada saham sektor keuangan dan teknologi sambil menanti hasil putusan pertemuan The Fed.

Selasa (3/5), Dow Jones Industrial Average ditutup naik 67,29 poin atau 0,2% menjadi 33.128,79, indeks S&P 500 menguat 20,1 poin atau 0,48% ke 4.175,48 dan indeks Nasdaq Composite terkerek 27,74 poin atau 0,22% ke 12.563,76.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan sektor energi dan keuangan masing-masing naik 2,9% dan 1,3%. Indeks perbankan S&P 500 melesat 2% dengan saham Citigroup Inc yang melonjak 2,9%.

Seperti diketahui, bank sentral Amerika Serikat (AS) sudah memulai pertemuan kebijakan dua hari pada hari Selasa. Investor melihat peluang 99,9% dari kenaikan 50 basis poin yang akan diumumkan pada Rabu (4/5).

Berdasarkan CME's FedWatch Tool, ini akan menandai kenaikan suku bunga terbesar yang dilakukan The Fed sejak Mei 2000.

Sorotan pelaku pasar tetap pada konferensi pers dari Ketua The Fed Jerome Powell terkait komentar tentang pergerakan kenaikan jalur suku bunga dan pengurangan neraca di masa depan.

“Pendorong nomor satu dari semua volatilitas pasar selama beberapa bulan terakhir adalah retorika hawkish The Fed, jadi mendapatkan pembaruan dari The Fed pada konferensi pers Powell (pada hari Rabu) adalah katalis utama dan saya pikir pasar sekarang hanya dalam mode menunggu,” kata Ross Mayfield, Investment Strategist Baird di Louisville, Kentucky.

Pada bulan April, Wall Street dihantam oleh ketidakpastian seputar kemampuan The Fed untuk merekayasa soft landing bagi perekonomian AS, pendapatan beragam dari beberapa perusahaan pertumbuhan besar, perang di Ukraina dan penguncian terkait pandemi di China.

Pada bulan lalu, indeks Nasdaq Composite merosot hampir 13,3%, Ini jadi kinerja bulanan terburuk sejak Oktober 2008 karena saham dengan pertumbuhan tinggi yang bernilai tinggi berada di bawah tekanan dari kenaikan suku bunga.

Pada perdagangan sesi kali ini, indeks didorong oleh saham termasuk Apple Inc, Tesla Inc dan Exxon Mobil Corp, yang naik antara 0,7% dan 2,1%.

Di sisi lain, saham Estee Lauder Cos Inc justru merosot 5,8% setelah pembuat kosmetik memangkas perkiraan laba setahun penuh karena pembatasan Covid-19 baru di China dan krisis Rusia-Ukraina.

Saham Hilton Worldwide Holdings Inc juga melemah 4,2%, setelah operator hotel memperkirakan laba setahun penuh yang suram.

Berbeda, saham Western Digital Corp WDC.O melonjak 14,5% sebagai pemenang persentase terbesar pada indeks S&P 500 setelah investor aktivis Elliott Investment Management mendesak perusahaan untuk memisahkan bisnis Flash dan menawarkan untuk berinvestasi US$ 1 miliar untuk memfasilitasi penjualan atau spin-off bisnis.

 

 

 

Ada Pembatasan di China, Starbucks Proyeksi Penjualan Meleset

 Pembatasan ketat di China akibat Covid-19 turut berdampak pada pertumbuhan kinerja Starbucks Corp di sisa tahun fiskal. Adapun, penjualan di China turun 23%, meleset dari target Wall Street.

Memang, langkah-langkah penguncian ketat China untuk memenuhi kebijakan nol-Covid-nya telah mengubah operasional sebagian besar perusahaan global yang memiliki kehadiran signifikan di pasar Negeri Tirai Bambu tersebut, termasuk Apple dan pemilik Taco Bell, Yum China.

"Saya tetap yakin bisnis Starbucks di China pada akhirnya akan lebih besar daripada bisnis kami di AS," kata Chief Executive Officer Starbucks Howard Schultz dikutip dari Reuters, Rabu (4/5).

Perusahaan menilai, masih ada dampak yang lebih besar untuk hasil kuartal selanjutnya karena waktu penguncian di Shanghai dan kebangkitan virus di Beijing dan kota-kota lain. Meski begitu, Schultz bilang, permintaan di gerai yang berada di AS terus tumbuh.

Penjualan global Starbucks naik 7% pada kuartal kedua tahun fiskal. Namun, kenaikan penjualan tersebut masih di bawah proyeksi pertumbuhan dari analis yang disurvei oleh Refinitiv dengan kenaikan 7,1%.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Taiwan Persingkat Karantina untuk Pendatang Bahkan Ketika Kasus COVID-19 Meningkat

Taiwan mengumumkan pada Selasa (3 Mei) bahwa mereka akan mempersingkat karantina wajib COVID-19 untuk semua kedatangan dari 10 hari menjadi tujuh hari. Ini adalah pelonggaran aturan terbaru di pulau itu untuk mencoba hidup dengan COVID-19 dan melanjutkan kehidupan normal bahkan ketika jumlah infeksi domestik melonjak.

Taiwan telah mempertahankan aturan karantinanya karena sebagian besar wilayah Asia lainnya telah melonggarkan atau mencabutnya sepenuhnya, meskipun telah mengurangi waktu yang dihabiskan dalam isolasi dari dua minggu menjadi 10 hari pada bulan Maret.

Taiwan telah melaporkan sekitar 125.000 kasus domestik sejak awal tahun, didorong oleh varian Omicron yang lebih menular. Tetapi dengan lebih dari 99 persen dari mereka yang tidak menunjukkan gejala atau gejala ringan, pemerintah telah melonggarkan daripada memperketat pembatasan dalam apa yang disebutnya "model Taiwan baru".

Pusat Komando Epidemi Pusat Taiwan mengatakan pelonggaran aturan karantina, yang mulai berlaku Senin depan, dibuat karena masa inkubasi Omicron yang singkat dan untuk mempertimbangkan pemeliharaan kapasitas pencegahan pandemi domestik, kegiatan sosial-ekonomi, dan pengendalian risiko yang efektif.

Semua pendatang masih harus menjalani tes reaksi berantai polimerase (PCR) setelah mencapai Taiwan. Mereka akan dibebaskan pada hari ketujuh karantina selama mereka negatif dari tes cepat, katanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Elon Musk Berniat Kenakan Biaya Bagi Pengguna Twitter Khusus Komersial dan Pemerintah

Elon Musk kembali membuat gempar. Usai membeli Twitter Inc, CEO Tesla ini berniat melakukan sedikit perubahan kebijakan pada media sosial tersebut.

Dalam tweet terbarunya, Musk mengatakan, Twitter dapat mengenakan biaya untuk pelanggan komersial dan pemerintah. Sementara, bagi pengguna biasa, tetap tidak dikenakan biaya.

"Twitter akan selalu gratis bagi pengguna biasa, tetapi mungkin akan ada sedikit biaya untuk pengguna komersial/pemerintah," kata Musk.

Twitter will always be free for casual users, but maybe a slight cost for commercial/government users — Elon Musk (@elonmusk) May 3, 2022

Hingga saat ini, Twitter belum menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

 

Kasus Covid-19 Naik, Korea Utara Hentikan Layanan Kereta Barang dari Perbatasan China

Layanan kereta barang lintas batas antara Korea Utara dan China ditangguhkan setelah serangkaian infeksi Covid-19 di kota perbatasan China Dandong, menurut kantor berita Yonhap yang dikutip Reuters Jumat (29/4).

Pihak berwenang di Dandong bertindak atas permintaan dari Korea Utara, kata badan tersebut, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Penangguhan itu terjadi kurang dari empat bulan setelah Korea Utara melonggarkan penguncian perbatasan selama bertahun-tahun terhadap virus corona yang dimulai pada awal 2020.

Kelompok bantuan internasional mengatakan penguncian ketat memperburuk masalah ekonomi dan mengancam pasokan makanan ke jutaan orang di Korea Utara.

Pihak berwenang di Seoul, ibu kota negara tetangga Korea Selatan, mengatakan mereka terus mengawasi situasi tersebut.

"Pemerintah sedang memantau dengan cermat kemungkinan perubahan dalam langkah terkait menyusul kasus Covid-19 di wilayah Dandong," kata seorang pejabat kementerian unifikasi, yang bertugas menangani hubungan antara kedua negara.

Pada hari Rabu, Dandong memiliki 77 kompleks perumahan yang dikunci, sementara warga di bagian lain kota diminta untuk tinggal di dalam area yang ditentukan.

Kota di China yang telah memerangi wabah Covid-19 sejak akhir April itu, melaporkan 220 infeksi dari 24-27 April.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kasus Harian Covid-19 di Taiwan Menembus 10.000 untuk Pertama Kalinya

Taiwan mencatat lebih dari 10.000 infeksi baru untuk pertama kalinya pada Kamis (28 April) menyusul keputusan pemerintah untuk menjauh dari strategi nol-COVID dan mulai hidup dengan virus corona.

Pergeseran itu membuat China dan pusat keuangannya Hong Kong sebagai satu-satunya ekonomi utama yang masih berpegang pada strategi toleransi nol bahkan ketika Omicron menerobos pertahanan itu dan memaksa penguncian yang menyakitkan. "Kami memiliki 11.353 kasus infeksi lokal, dua kematian dan 164 kasus impor," kata menteri kesehatan Chen Shih-chung pada konferensi pers.

Taiwan sebagian besar telah menutup perbatasannya dan menerapkan aturan karantina yang ketat selama pandemi, menjaga jumlah infeksi tetap rendah. Wabah tahun lalu mendorong penerapan kembali sementara langkah-langkah jarak sosial yang menyakitkan secara ekonomi sampai dikendalikan.

Infeksi sekali lagi meningkat tetapi para pemimpin pulau itu telah memberi isyarat bahwa mereka akan mengikuti Singapura, Australia, dan Selandia Baru dengan membuka dan menerima bahwa kasus akan melonjak.

Menurut kementerian kesehatan Taiwan, 99,7 persen dari 51.504 infeksi yang tercatat sejak 1 Januari tahun ini ringan atau tanpa gejala dengan tujuh kematian COVID-19 dilaporkan selama periode itu. "Kami berada pada fase di mana kasus (infeksi) pasti meningkat pesat, yang tidak dapat dihindari," kata Menteri Kesehatan Chen Shih-chung kepada wartawan.

Chen memperingatkan bahwa kasus infeksi harian di pulau itu bisa lebih dari dua kali lipat menjadi 37.000 dalam seminggu. Sekitar 80 persen populasi Taiwan divaksinasi ganda, sementara 58 persen telah menggunakan booster ketiga.

Namun, pengambilan vaksin di kalangan orang tua, demografi yang paling rentan, lebih rendah dengan hanya 59 persen dari mereka yang berusia di atas 75 tahun yang ditingkatkan dengan suntikan ketiga.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Huawei Berkomitmen Lanjutkan Transformasi Digital di Asia Pasifik

Pandemi Covid-19 yang telah mengubah dunia akan diingat sebagai salah satu peristiwa terpenting dalam sejarah. Salah satu perubahan tersebut adalah digitalisasi yang menyeluruh.

Di Asia Pasifik dan khususnya Indonesia, Huawei memainkan peranan kritikal termasuk melalui kontribusi solusi cloud berbasis teknologi AI bagi sejumlah rumah sakit. Ke depan, Huawei dipastikan akan terus menyerukan dan meningkatkan digitalisasi serta pembangunan hijau di kawasan Asia Pasifik.

Di sela-sela Huawei Global Analyst Summit 2022 yang telah digelar untuk ke-19 kalinya ini, Ken Hu, Huawei Rotating Chairman, menegaskan pentingnya kawasan Asia Pasifik bagi Huawei. Pembangunan yang belum merata menjadi salah satu tantangan yang perlu mendapatkan solusinya.

bagi Huawei di luar China. Pasar yang sungguh besar dengan jumlah populasi yang besar pula. Namun, pembangunan ekonomi dapat dikatakan belum merata di seluruh kawasan tersebut. Ken Hu pun memahami betapa pentingnya digitalisasi dan kontribusi Huawei di kawasan Asia Pasifik.

Menurutnya, Asia Pasifik memiliki kondisi ekonomi yang beragam. Kawasan ini meliputi negara yang maju sekaligus negara yang tengah berkembang. "Meskipun sama-sama terletak di Asia Pasifik, baik negara maju maupun negara berkembang memiliki kebutuhan dan menghadapi tantangan yang berbeda dalam proses transformasi digital," ujar Ken Hu dalam siaran pers yang diterima Kontan, Kamis (28/4).

Dengan memuji strategi-strategi nasional yang telah diimplementasikan guna menuntun upaya digitalisasi di masing-masing negara Asia Pasifik, Ken Hu menegaskan bahwa Huawei percaya ada beberapa alat yang dapat digunakan untuk mendorong transformasi digital di Asia Pasifik. Bagi Huawei, penting sekali untuk membangun infrastruktur digital yang kuat atau meningkatkan infrastruktur yang sudah dimiliki.

Selain negara-negara maju, banyak negara di kawasan Asia Pasifik yang berkembang sangat pesat, seperti Indonesia dan Thailand. Negara-negara tersebut menikmati manfaat langsung dari pembangunan infrastruktur digital secara masif, termasuk 5G, broadband, serta pusat data. Huawei dapat memainkan peranan besar di ranah ini.

"Kami akan membantu pembangunan infrastruktur yang semakin andal dan berperforma tinggi, termasuk jaringan broadband nirkabel maupun fixed, serta pusat data. Kami juga akan mengucurkan investasi yang ditujukan kepada pemerintah, carrier, serta berbagai bisnis di Asia Pasifik agar dapat memaksimalkan penggunaan infrastruktur digital yang ada,” ungkap dia.

Ken Hu menambahkan, kawasan Asia Pasifik dapat mengacu kepada strategi pembangunan rendah karbon demi mendorong digitalisasi. Tahun ini, Huawei aktif menyuarakan solusi green site perusahaan sebagai sarana untuk membantu pihak carrier dalam rangka membangun situs-situs konstruksi yang mengedepankan keberlanjutan sekaligus memotong emisi karbon.

Lebih lanjut, Ken Hu menggarisbawahi perlunya kawasan untuk memanfaatkan bonus demografi melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan dengan tujuan menyiapkan talenta digital yang siap menyongsong masa depan.

"Talenta digital yang mumpuni dan menguasai TIK akan semakin penting seiring terdigitalisasinya kawasan Asia Pasifik. Rerata populasinya lebih muda dibandingkan Amerika Serikat atau Eropa, sehingga ini menjadi salah satu keunggulan yang unik. Akan dibutuhkan upaya yang terkoordinasi antara pemerintah, industri, dan seluruh masyarakat untuk mempercepat pengembangan talenta digital," terang dia.

Setelah hadir bertahun-tahun di kawasan Asia Pasifik, Huawei akan fokus melakukan satu hal yakni terus melanjutkan apa yang dilakukannya dengan baik selama ini. Huawei berencana untuk menambah jangkauannya kepada 500.000 profesional di bidang TIK melalui pelatihan yang dihadirkan Huawei ASEAN Academy maupun program Seeds for the Future.

"Lewat Spark Program, Huawei juga ingin semakin memberdayakan para startup berbasis TIK di negara-negara Asia Pasifik. Kami berencana untuk menginvestasikan US$ 100 juta di program tersebut agar dapat bersumbangsih terhadap ekosistem startup yang makin dinamis dan sehat," kata Ken Hu.

Selama bertahun-tahun, Huawei telah berakar dan bertumbuh di kawasan Asia Pasifik. Huawei telah membangun hubungan yang erat dengan pemerintah maupun carrier di mayoritas negara-negara Asia Pasifik. Ke depannya, Huawei akan terus menepati komitmen terhadap kawasan ini dan menyediakan segala dukungan yang dibutuhkan untuk merealisasikan transformasi digitalnya secara menyeluruh.

Di Indonesia, Huawei akan terus menciptakan nilai dan berkontribusi lebih banyak bagi ekosistem, terutama di ranah pengembangan talenta digital dengan terus memacu operasi yang telah berlangsung lebih dari 22 tahun di Indonesia.

Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia mengatakan, sebagai pemilik ekonomi digital terbesar di kawasan ASEAN, Indonesia memiliki potensi besar untuk terus melakukan transformasi digital.

"Huawei ingin berkontribusi lebih bagi Indonesia karena kami telah berakar di Indonesia sejalan dengan komitmen I Do yang Huawei miliki untuk menciptakan nilai dalam rangka membangun Indonesia yang sepenuhnya terhubung, berorientasi 5G, lebih cerdas, digital, hijau dan indah," pungkas dia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perusahaan Manufaktur di Shanghai Kembali Membuka Aktivitas Pabrik

Perusahaan yang membuka kembali pabrik di Shanghai yang terkunci memesan kamar hotel untuk menampung pekerja dan mengubah bengkel kosong menjadi fasilitas isolasi di tempat karena pihak berwenang mendesak mereka untuk melanjutkan pekerjaan sambil mematuhi pembatasan COVID-19 yang ketat.

Ratusan perusahaan termasuk perusahaan multinasional Tesla dan 3M telah membuka kembali pabrik di pusat ekonomi China di bawah pedoman lokal yang mengharuskan mereka untuk mengisolasi pekerja.

Tetapi para eksekutif mengatakan mereka belum berjalan dengan kapasitas penuh, mengingat kerumitan logistik dalam kepatuhan, termasuk kurangnya ruang, dan banyak pekerja tetap terjebak di rumah di kompleks perumahan yang terkunci.

Tanpa ruang tamu di tempat, 3M yang berbasis di AS telah memesan hotel untuk pekerja pabriknya, mematuhi aturan loop tertutup dengan mengangkut mereka antara pabrik dan penginapan mereka, kata presiden 3M China, Ding Hongyu.

Tetapi menemukan kamar sulit karena banyak hotel Shanghai sudah ditempati oleh pekerja medis dan lainnya yang mengelola upaya besar-besaran kota untuk memerangi COVID. "Ini adalah tantangan yang agak besar," kata Ding kepada wartawan, Kamis.

"Saat ini pasokan hotel atau akomodasi yang sesuai dan memenuhi persyaratan kami terbatas," tambahnya.

Beberapa pembuat mobil, termasuk General Motors, telah meminta pekerja untuk tidur di lantai pabrik, kata sumber kepada Reuters. Produsen gas industri Prancis Air Liquide mengatakan pihaknya menyiapkan asrama sementara dan bermitra dengan kawasan industri lokal untuk menampung sekitar 200 pekerja.

Aturan mengharuskan pabrik yang lebih besar untuk membuat rumah sakit darurat dan tempat isolasi untuk menampung dan memeriksa setiap kasus positif.

Di perusahaan patungan Volkswagen dengan SAIC Motor, bengkel motor tua, seukuran beberapa lapangan basket dan sebelumnya menjadi pusat hiburan staf, sekarang digunakan untuk mengisolasi kasus positif, kontak dekat mereka, serta staf yang memasuki pabrik untuk memastikan mereka bebas dari virus corona, kata SAIC Group.

SAIC Group mengatakan juga meminta ruang tidur pribadi untuk setiap pekerja jika memungkinkan, dan pemisahan 2 meter (6 kaki) antara tempat tidur jika tidak. Pekerja dilarang mandi di fasilitas umum dan harus menggunakan ember sebagai gantinya, kata perusahaan itu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Elon Musk Jual Saham Tesla dengan Nilai Sekitar US$ 4 Miliar

Elon Musk menjual saham Tesla Inc. senilai sekitar US$ 4 miliar. Miliarder tersebut telah melepas sekitar 4,4 juta saham pada 26 April dan 27 April.

Langkah tersebut dilakukan setelah Musk mendapatkan kesepakatan blockbuster senilai US$ 44 miliar untuk membeli Twitter Inc.

Analis dan investor Wall Street menduga bahwa Musk mungkin perlu menjual beberapa saham untuk menutup bagian ekuitas senilai $21 miliar dari transaksi yang dia jamin secara pribadi.

Di akun twitternya, Musk menulis tweet yang menjelaskan bahwa dia tidak memiliki rencana penjualan Tesla lebih lanjut setelah aksi tersebut.

Musk dan Twitter mencapai kesepakatan pada hari Senin untuk orang terkaya di dunia untuk membeli perusahaan media sosial. Hal tersebut menimbulkan beberapa masalah terkait siapa pria kunci untuk Tesla, di mana Musk telah menjadi CEO sejak 2008 dan telah lama memiliki saham terbesar.

Sementara itu, konfirmasi penjualannya mungkin membuat bingung para pemegang saham, yang banyak di antaranya adalah investor ritel.

"Ini adalah siklus brutal bagi investor Tesla untuk menavigasi dan membayangi nama dengan Musk menjual lebih banyak saham. Kesepakatan Twitter menjadi elang laut untuk saham Tesla dan ini menuangkan bensin ke api yang mengamuk,” kata Dan Ives dari Wedbush dikutip dari Bloomberg, Jumat (29/4).

Saham Tesla turun terbesar sejak September 2020 pada 26 April, hari dimana Musk melakukan sebagian besar penjualan. Mereka sedikit berubah dalam dua sesi berikutnya dan ditutup pada US$ 877,51 pada hari Kamis.

Tidak jelas apakah Musk selesai melepas saham Tesla karena tweetnya dapat menyiratkan bahwa dia menjual lebih banyak saham pada hari Kamis, yang harus dilaporkan pada hari Jumat.

Musk melepas jutaan saham Tesla senilai lebih dari $16 miliar menjelang akhir tahun 2021, penjualan pertamanya dalam lebih dari lima tahun. Mereka mulai pada bulan November setelah dia bertanya kepada pengikutnya di Twitter apakah dia harus memangkas sahamnya di pembuat mobil dan bertepatan dengan penurunan saham.

Dengan kekayaan US$ 252,2 miliar, Musk adalah orang terkaya di dunia, menurut Bloomberg Billionaires Index. Tetapi kemerosotan saham Tesla baru-baru ini telah memangkas US$ 18 miliar dari kekayaan bersihnya tahun ini, bahkan ketika pembuat mobil itu melaporkan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan awal bulan ini.

 

 

 

 

Prospek Bisnis Apple Masih Dibayangi Keterbatasan Rantai Pasok

Prospek bisnis Apple Inc masih dibayangi ketidapastian ekonomi tahun ini. Salah satunya keterbatasan rantai pasokan akibat Covid-19 sehingga menghambat penjualan serta produksi perusahaan.

Apple memperkirakan kendala pasokan akan menelan biaya us$ 4 miliar hingga US$ 8 miliar sehingga menekan pendapatan selama kuartal saat ini. Ini menjadi peringatan bagi perusahaan yang membuat saham jatuh dan merusak hasil rekor yang baru saja dilaporkan perusahaan.

CEO Apple Tim Cook menyebut, kekurangan chip dan perang Ukraina - Rusia juga menyebabkan gangguan rantai pasokan.

“Kami tidak kebal terhadap tantangan ini, tetapi kami memiliki kepercayaan diri yang besar pada tim kami, dan produk serta layanan kami dan pada strategi kami,” kata Cook dikutip dari Bloomberg, Jumat (29/4).

Tim Cook berbicara tentang kekurangan pasokan ketika wawancara terkait saham Apple jatuh sebanyak 6,2% menjadi US$ 153,50 pada akhir perdagangan setelah pernyataan tersebut.

Apple sebelumnya mengatakan kinerja kuartal I-2022 akan menjadi rekor, meskipun tingkat pertumbuhannya akan melambat untuk keseluruhan bisnis dan segmen layanannya. Walau akhir tahun lalu, penjualan Apple meledak, melebihi perkiraan Wall Street dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa hampir US$ 124 miliar.

Mengikuti pola biasanya, Apple menggunakan laporan kuartal kedua perusahaan untuk meningkatkan dividen dan meningkatkan pembelian kembali saham. Dividen akan tumbuh 5% menjadi 23 sen per saham.

Perusahaan yang berbasis di Cupertino, California itu mengatakan pembatasan Covid di China telah memengaruhi permintaan di negara itu, tetapi permintaan yang lebih luas itu kuat. Dan itu bersaing dengan peningkatan inflasi dan penarikan dari Rusia setelah invasi negara itu ke Ukraina.

Analis memproyeksikan pendapatan kuartal ketiga sekitar US$86 miliar. Pada kuartal pertama, Apple menghasilkan US$ 50,6 miliar dari bisnis iPhone, yang menjadi sumber pendapatan terbesarnya. Itu dibandingkan dengan perkiraan rata-rata US$ 49,2 miliar.

Kendala pasokan terbaru tidak berpengaruh besar pada bisnis kuartal ini. Alhasil, penjualan naik 8,6% menjadi US$97,3 miliar pada periode tersebut, menandai rekor untuk kuartal bukan di musim liburan.

Analis telah memproyeksikan rata-rata Apple memperoleh US$ 94 miliar. Laba masuk pada US$1,52 per saham, dibandingkan dengan prediksi US$ 1,42, yang mengirim saham naik pada akhir perdagangan.

Penjualan dan laba fiskal kuartal pertama telah melampaui perkiraan analis, didorong oleh permintaan yang kuat untuk iPhone dan layanan digital, dan perusahaan mengumumkan pembelian kembali saham baru senilai US$ 90 miliar.

Perusahaan juga meluncurkan iPhone SE murah pada bulan Maret, berkontribusi terhadap penjualan pada kuartal terakhir. Tetapi iPhone 13 andalannya mungkin kurang menarik daripada iPhone 12 tahun sebelumnya, yang tak lebih sekedar pembaruan pada versi lama.

 

 

 

 

Tesla Recalls Sebanyak 14.684 Model 3 Karena Masalah Perangkat Lunak

Tesla Inc menarik kembali  (recalls)14.684 mobil Model 3 yang diimpor dan buatan lokal di China karena masalah perangkat lunak yang dapat menyebabkan tabrakan, kata regulator pasar negara itu, Jumat.

Tesla akan menarik kembali mobil Model 3 Performance yang diproduksi selama Januari 2019 hingga Maret 2022, termasuk 1.850 mobil yang diimpor dan 12.834 buatan China, menurut pernyataan dari Administrasi Negara untuk Peraturan Pasar.

Sekedar informasi, Pengiriman mobil Tesla untuk periode Oktober-Desember 2021 naik sekitar 70% dari tahun sebelumnya dan hampir 30% lebih tinggi dari rekor pengiriman kuartal sebelumnya.

Perusahaan mobil listrik meningkatkan produksi di China di tengah ketatnya persaingan dan tekanan pemerintah, menyusul keluhan konsumen atas keamanan produk. Tesla mengirimkan model buatan China ke pasar di Eropa dan beberapa negara di Asia. Secara tahunan, Tesla meningkatkan pengirimannya sebesar 87% dari tahun sebelumnya menjadi 936.172 kendaraan pada tahun 2021.