• Blog
  • Wall Street jatuh, S&P 500 dan Dow hentikan kenaikan 7 hari beruntun⁣

Wall Street jatuh, S&P 500 dan Dow hentikan kenaikan 7 hari beruntun⁣

News Forex, Index &  Komoditi

( Rabu, 12 Agustus  2020 )

Wall Street jatuh, S&P 500 dan Dow hentikan kenaikan 7 hari beruntun

Wall Street jatuh pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan indeks S&P 500 dan Dow menghentikan kenaikan tujuh hari berturut-turut karena meningkatnya ketidakpastian tentang memecahkan kebuntuan atas kesepakatan stimulus fiskal di Washington.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 104,53 poin atau 0,38 persen, menjadi ditutup pada 27.686,91 poin. Indeks S&P 500 merosot 26,78 poin atau 0,80 persen, menjadi berakhir di 3.333,69 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup terkoreksi 185,53 poin atau 1,69 persen menjadi 10.782,82 poin.

Indeks S&P 500 dan Dow telah lebih tinggi untuk sebagian besar sesi, dan S&P 500 berada dalam jarak yang sangat dekat dari rekor penutupan tertinggi Februari, sebelum permulaan krisis virus corona di Amerika Serikat yang menyebabkan salah satu kehancuran paling dramatis di Wall Street dalam sejarah.

Penurunan hari ini menyusul komentar pemimpin Senat AS dari Partai Republik Mitch McConnell, yang mengatakan kepada Fox News bahwa negosiator Gedung Putih belum berbicara pada Selasa (11/8/2020) dengan para pemimpin Demokrat di Kongres AS tentang undang-undang bantuan virus corona setelah pembicaraan macet pekan lalu.

Investor berharap Partai Republik dan Demokrat akan menyelesaikan perbedaan mereka dan menyetujui program bantuan berikutnya untuk mendukung sekitar 30 juta orang Amerika yang menganggur, ketika pertempuran dengan wabah virus masih jauh dari selesai dengan kasus-kasus AS yang melebihi lima juta minggu lalu.

"Kami duduk di sini dekat dengan tertinggi sepanjang masa di S&P 500, jadi setiap judul negatif potensial seperti itu dapat menyebabkan sedakan," kata Michael O'Rourke, kepala strategi pasar di JonesTrading di Stamford, Connecticut.

Nasdaq jatuh lebih dari satu persen, memperpanjang kerugian baru-baru ini dan mencatat penurunan persentase harian terbesar sejak 23 Juli, karena investor terus melepaskan saham-saham teknologi kelas berat pasar ternama.

Pedagang Wedbush Joel Kulina mengatakan kekhawatiran tentang kebuntuan dalam negosiasi stimulus menambah tekanan untuk menjual saham-saham teknologi yang berkinerja kuat baru-baru ini.

“Rasanya seperti akselerasi penurunan pertumbuhan yang dimulai Jumat lalu. Hari ini menandai hari ketiga jeda pertumbuhan,” kata Kulina. "Tapi saya tidak melihat kepanikan."

Saham Apple dan Microsoft masing-masing merosot 2,97 persen dan 2,34 persen, memimpin penurunan di Dow. Saham raksasa teknologi AS lainnya seperti Facebook, Amazon, Netflix dan Alphabet induk perusahaan Google juga ditutup lebih rendah.

Dalam perdagangan sore hari, S&P 500 mencapai tertinggi sesi 3.381,01, menempatkannya hanya 0,15 persen lebih rendah dari rekor penutupan tertinggi 3.386,15 poin dan 0,37 persen dari puncak intraday sepanjang waktu 3.393,52 poin, keduanya tercatat pada 19 Februari.

Suku bunga yang sangat rendah, triliunan dolar paket stimulus dan, baru-baru ini, musim laba kuartal kedua yang lebih baik dari yang ditakutkan telah memungkinkan ketiga indeks utama Wall Street untuk pulih kembali.

 

 

 

 

 

 

 

Sentimen Trump Dorong Wall Street Menanjak

Bursa Amerika Serikat menguat seiring dengan rencana Presiden Donald Trump memangkas pajak.

Pada perdagangan Selasa (11/8/2020) pukul 09.41 waktu setempat atau 20.41 WIB, S&P 500 Index naik 0,41 persen ke 3.374,39, Dow Jones Industrial Average meningkat 1,2 persen menuju 28.124,87.

Adapun, Nasdaq Composite Index koreksi 0,44 persen menjadi 10.919,82.

Bursa AS sebagian besar menguat setelah Presiden Donald Trump mengatakan dia mempertimbangkan pemotongan pajak atas capital gain. Di sisi lain, pasien rawat inap Covid-19 di AS turun ke level terendah dalam sebulan.

S&P 500 naik untuk sesi kedelapan berturut-turut dan mendekati rekor penutupannya dari sebelum pandemi, sementara Nasdaq 100 jatuh untuk hari ketiga.

"Ada beberapa aksi ambil untung yang sedang terjadi. Namun, pasar terdorong oleh membaiknya data kasus corona," kata Keith Gangl, manajer portofolio untuk Gradient Investments.

Treasury dan obligasi Eropa memperpanjang penurunan. Dolar AS berbalik melemah terhadap mata uang utama termasuk euro, setelah indeks kepercayaan investor Jerman secara tak terduga melonjak. Harga emas turun untuk hari ketiga.

Jun Bei Liu, manajer portofolio di Tribeca Investment Partners, menyampaikan investor mendapatkan kenyamanan dari komentar Trump tentang potensi pemotongan pajak, data ekonomi China yang kuat, dan jatuhnya rawat inap di California dan New York.

Melihat angka kesembuhan melampaui laju infeksi global yang semakin cepat, analis percaya patokan saham global dapat menghapus kerugiannya di tahun 2020 hari ini.

“Ekuitas tidak pernah terlihat lebih murah dibandingkan dengan pendapatan tetap dan sejenisnya. Anda harus veralih ke ekuitas,” Jun Bei Liu, manajer portofolio di Tribeca Investment Partners, mengatakan dalam wawancara dengan Bloomberg TV.

 

Saham Tokyo dibuka menguat karena penurunan yen angkat eksportir

Saham-saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Rabu pagi, karena penurunan yen terhadap dolar AS memberi dorongan kepada eksportir, meskipun suasana berhati-hati menyusul kebuntuan atas pembicaraan stimulus terkait virus yang tertunda di Kongres AS.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 75,86 poin atau 0,33 persen, dari tingkat penutupan Selasa (11/8/2020), menjadi diperdagangkan di 22.826,10 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo bertambah 9,46 poin atau 0,60 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.595,42 poin.

Saham-saham perusahaan yang terkait dengan produk karet, bank, dan asuransi merupakan yang paling banyak menguat pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

 

 

Saham China dibuka lebih rendah, indeks Shanghai turun 0,38 persen

Saham-saham China dibuka lebih rendah pada perdagangan Rabu pagi, melanjutkan penurunan sehari sebelumnya di tengah meningkatnya ketegangan antara Negeri Tirai Bambu itu dengan Amerika Serikat.

Indikator utama pasar China, Indeks Komposit Shanghai turun 0,38 persen menjadi dibuka pada 3.327,49 poin, dan Indeks Komponen Shenzhen di bursa kedua China dibuka 0,21 persen lebih rendah pada 13.437,57 poin.

Sementara itu, dikutip dari  Xinhua, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, bertambah 0,03 persen menjadi dibuka pada 2.689,57 poin.

Rusia Bikin Dunia Gonjang-Ganjing, Emas Dunia Runtuh!

Rusia tengah menjadi sorotan global karena menjadi negara pertama di dunia yang mengumumkan telah memiliki vaksin Covid-19. Presiden Rusia, Vladimir Putin, pun telah menyetujui vaksin Covid-19 yang diberi nama 'Sputnik V' setelah kurang dari dua bulan uji coba pada manusia.

"Saya tahu bahwa (vaksin) itu cukup efektif, membentuk imunitas yang kuat dan saya tegaskan kembali, (vaksin) itu telah melewati semua pemeriksaan yang diperlukan," kata Putin pada Selasa, 11 Agustus 2020 kemarin.

Walau klaim tersebut masih diperdebatkan oleh sejumlah negara, nyatanya kabar vaksin Covid-19 dari Rusia ini sudah mampu memadamkan gemerlap emas global. Dilansir dari RTI, emas global di pasar spot anjlok signifikan hingga lebih dari -1%.

Sampai dengan pukul 10.29 WIB, emas global terkontraksi -1,49% ke level US$1.886,65 per ounce. Sebelumnya, harga tersebut bahkan jatuh hingga ke level US$.1872,50 per ounce. Tren pelemahan emas global sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Jika dikalkulasikan, harga emas global amblas sedalam -7,39% dalam sepekan terakhir. Perlu diketahui, harga emas mengalami lonjakan tinggi seiring dengan kekhawatiran dampak Covid-19 yang terus meningkat. Emas global terapresiasi 24,21% secara year to date dan mencetak rekor tertingginya di angka US$2.077,85 awal pada pekan ini.

 

Gegara Trump Boikot WeChat, Bisnis Apple di China Terancam Goyah

Boikot Amerika Serikat (AS) terhadap WeChat bisa mengancam eksistensi iPhone milik Apple di Negeri Tirai Bambu. Mengapa demikian?

Mengutip KrAsia, Rabu (12/8/2020), perintah eksekutif baru Presiden AS, Donald Trump berpotensi mengganggu bisnis iPhone Apple di China. Sebab, aturan itu melarang individu dan perusahaan AS bertransaksi dengan WeChat dan segala lini bisnisnya.

Administrasi Trump menyebut, akan ada penjelasan lebih lanjut soal rincian jenis transaksi dalam aturan itu. Namun, sejumlah pihak mengatakan, "itu merupakan upaya untuk menghalangi perusahaan AS beroperasi di China."

Beberapa analis bahkan menilai, Apple tampaknya mesti berhenti menawarkan aplikasi WeChat di iOS App Store seluruh dunia. Namun, jika itu terjadi, maka Apple akan terkena dampak besar.

"Pengiriman iPhone global bisa turun 25%-30% tahun ini," begitulah perkiraan dari Analis TF International Securities, Ming-chi Kuo yang terkenal dengan risetnya terhadap Apple.

Kuo melanjutkan, itu juga akan mengurangi pengiriman produk populer lain, seperti AirPod, iPad, MacBook, dan Apple Watch di kisaran 15%-25%.

Ia menambahkan, "jika aplikasi dihapus dari App Store AS, pengiriman produk mungkin turun kurang dari 3%."

Sayangnya, Apple tak menanggapi pertanyaan terkait potensi penghapusan WeChat dari App Store.

Asal tahu saja, pengguna iPhone di China tampak lebih memilih WeChat ketimbang iPhone. Buktinya, dalam jajak pendapat di Weibo yang menanyakan 'akankah kamu beralih dari iPhone kalau WeChat tak lagi tersedia di iOS?', lebih dari 1,2 juta dari 1,3 juta orang memilih mengganti ponselnya.

Meski jajak pendapat itu tak mewakili seluruh China, sentimen itu nyata. Sebab, WeChat lebih dari sekadar aplikasi perpesanan bagi pengguna di China. WeChat merupakan aplikasi pembayaran seluler terbesar di China, berkontribusi hampir 40% dari 8,4 triliun dolar AS dalam transaksi pembayaran seluler pada kuartal IV 2019.

Di sisi lain, Apple juga makin bergantung pada pasar China. Menurut perkiraan Canalys, China merupakan pasar iPhone terbesar kedua tahun lalu. Laporan pendapatan terbaru Apple menunjukkan, China daratan, Hong Kong, Makau, dan Taiwan menyumbang lebih dari 15% pendapatan Apple.

Penjualan iPhone di China juga masih bertumbuh berkat potongan harga yang agresif serta popularitas iPhone 11 dan iPhone SE.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ini Dia Nama Vaksin Corona Milik Rusia

Rusia menamai vaksin COVID-19 pertamanya 'Sputnik V' untuk pasar asing, yang mengacu pada satelit pertama dunia dan apa yang dianggap Moskow sebagai kesuksesan untuk menjadi negara pertama yang menyetujui sebuah vaksin corona, kata pejabat tinggi, Selasa.

Kepala Russian Direct Investment Fund (RDIF), Kirill Dmitriev, mengatakan Rusia telah menerima permintaan dari lebih 20 negara untuk satu miliar dosis vaksin COVID-19 yang baru terdaftar tersebut.

Dmitriev menyampaikan hal itu setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan persetujuan untuk vaksin COVID-19 setelah kurang dari dua bulan melakukan uji klinis pada manusia.

internasional mempertanyakan apakah Moskow lebih memprioritaskan gengsi negara ketimbang pengetahuan dan keamanan kesehatan.

 

 

 

 

WHO Turun Tanggapi Klaim Rusia Soal Penemuan Vaksin Corona

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersama otoritas kesehatan Rusia sedang membahas proses kemungkinan prakualifikasi WHO untuk vaksin COVID-19 mereka yang baru saja disetujui, kata juru bicara WHO, Selasa.

Presiden Vladimir Putin mengumumkan pada Selasa bahwa Rusia menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaksin COVID-19 setelah kurang dari dua bulan uji klinis pada manusia, sebuah langkah yang dipuji oleh Moskow sebagai bukti kehebatan ilmiah mereka.

"Kami sedang berkoordinasi erat dengan otoritas kesehatan Rusia dan pembahasan mengenai kemungkinan prakualifikasi WHO atas vaksin tersebut sedang berlangsung, namun sekali lagi bahwa prakualifikasi vaksin apa pun mencakup resensi dan penilaian yang ketat dari semua data keamanan dan keampuhan yang perlukan," kata juru bicara WHO Tarik Jasarevic.

 

 

 

 

 

Trump Ogah Mengakui Keunggulan Rusia Soal Penemuan Vaksin Corona

Penasihat Gedung Putih Kellyanne Conway menolak pengumuman vaksin Rusia untuk vaksin virus Corona. Ia menyatakan Amerika Serikat (AS) memiliki standar keamanan yang unggul dan uji coba domestik saat ini berada pada posisi yang lebih baik untuk sukses. Intinya, Presiden AS Donald Trump masih ogah mengakui keunggulan Rusia dalam penemuan vaksin corona.

"Standar AS jauh lebih ketat, artinya kami memiliki enam kandidat vaksin yang berbeda ke (uji coba) Fase 3. Dan (Rusia) tampaknya belum berada di tahap sana, " kata Conway dalam wawancara dengan Fox & Friends Fox News.

Conway kemudian merujuk pernyataan ahli penyakit menular AS, Dr. Anthony Fauci, yang sebelumnya telah menyuarakan keprihatinan tentang percepatan upaya China dan Rusia untuk merilis vaksin selama Kesaksian Kongres pada 31 Juli.

Conway mengatakan bahwa pemerintahan Trump yakin dapat memiliki ratusan juta dosis vaksin Covid-19 yang terbukti dalam beberapa bulan ke depan.

Sebelumnya Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa negaranya adalah yang pertama di dunia yang secara resmi mendaftarkan vaksin untuk virus baru tersebut. Sebuah situs merilis vaksin yang diberi nama Sputnik V, merujuk pada nama satelit buatan Rusia pertama yang diluncurkan ke luar angkasa pada tahun 1957, kantor berita Rusia Tass melaporkan.

"Pagi ini, untuk pertama kalinya di dunia, vaksin untuk melawan virus Corona baru didaftarkan," kata Putin dalam rapat kabinet yang disiarkan televisi.

Dituduh Intervensi Pilpres AS, Jawaban China Kalem Juga

Pemerintah China membantah memiliki misi mengintervensi pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan digelar pada November mendatang. Beijing pun menolak tudingan bahwa ia ingin menjegal agar Donald Trump terpilih kembali sebagai presiden.

"Pemilihan umum AS adalah urusan internalnya dan China tidak pernah ikut campur di dalamnya serta tidak tertarik untuk melakukannya di masa mendatang. Pada saat yang sama, kami telah berulang kali mengatakan bahwa mereka yang berada di AS harus segera menghentikan trik menyeret Cina ke dalam politik domestiknya," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Zhao Lijian pada Senin (10/8/2020), dikutip laman resmi Kemlu China.

Menurut Zhao, selama ini AS yang kerap mencampuri urusan internal negaranya dan merusak kepentingannya. Hal itu pun direspons China dengan tindakan yang adil serta perlu. Dia menegaskan bahwa kebijakan China terhadap AS konsisten.

"Kami berkomitmen mencapai kerja sama non-konflik, non-konfrontasi, saling menghormati, dan sama-sama menguntungkan dengan AS. Karena itu, kami akan dengan tegas menjaga kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan China. Kebijakan ini tidak berubah," ujar Zhao.

Pada 7 Agustus lalu, Direktur Pusat Kontraintelijen dan Keamanan Nasional AS William Evanina mengatakan bahwa Rusia, China, dan Iran berusaha untuk mengintervensi jalannya pilpres AS. Dia pun meyakini China tidak menghendaki Trump terpilih kembali sebagai presiden. Sebab, Beijing menganggap dia sebagai figur yang tak dapat diprediksi.

 

 

Siap Perang Lawan Trump, Biden Pilih Kamala Harris

Kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden menunjuk Senator Kamala Harris dari California untuk menjadi wakil presiden.

Pengumuman itu disampaikan Biden melalui akun Twitternya. Dalam tweetnya, mantan wakil presiden Barack Obama itu mengatakan bahwa dia mendapatkan kehormatan untuk bekerja sama dengan Harris. Ia menggambarkannya sebagai pejuang tak kenal takut untuk si kecil, dan salah satu pegawai negeri terbaik AS.

Dia memperhatikan bagaimanaHarris bekerja erat dengan almarhum putranya, Beau, ketika dia menjadi jaksa agung California.

"Saya menyaksikan mereka mengambil alih bank-bank besar, mengangkat orang-orang yang bekerja, dan melindungi wanita dan anak-anak dari pelecehan," tweetnya.

"Saat itu saya bangga, dan sekarang saya bangga memiliki dia sebagai mitra saya dalam kampanye ini," imbuhnya seperti dikutip dari BBC, Rabu (12/8/2020).

Biden dan Harris akan menyampaikan pidato di Wilmington, Delaware, pada Rabu sore waktu setempat tentang bekerja sama untuk memulihkan jiwa bangsa dan memperjuangkan keluarga pekerja untuk memajukan negara.

Pernah menjadi saingan untuk posisi teratas, senator California keturunan India-Jamaika telah lama dianggap berada di posisi terdepan untuk posisi wakil presiden dari Partai Demokrat. Mantan jaksa agung California telah mendesak reformasi polisi di tengah protes anti-rasisme.

Harris (55) mengundurkan diri dari pencalonan presiden Partai Demokrat pada bulan Desember.

Dia berulang kali bentrok dengan Biden selama debat calon presiden Partai Demokrat, terutama mengkritik pujiannya atas hubungan kerja "sipil" yang dia miliki dengan mantan senator yang menyukai segregasi rasial.

Seorang wanita kulit berwarna tidak pernah ditunjuk untuk mendapatkan tiket presiden oleh salah satu dari dua partai politik utama Amerika. Tidak ada wanita yang memenangkan kursi kepresidenan AS.

Hanya dua perempuan lain yang dinominasikan sebagai calon wakil presiden - Sarah Palin oleh partai Republik pada 2008 dan Geraldine Ferraro oleh Demokrat pada 1984. Namun tidak ada satu pun diantara mereka yang berhasil masuk ke Gedung Putih.

Harris lahir di Oakland, California dari dua orang tua imigran: seorang ibu kelahiran India dan ayah kelahiran Jamaika.

Dia melanjutkan untuk kuliah di Howard University, salah satu perguruan tinggi dan universitas kulit hitam terkemuka dalam sejarah bangsa. Dia menggambarkan waktunya di sana sebagai salah satu pengalaman paling formatif dalam hidupnya.

Setelah empat tahun di Howard, Harris melanjutkan untuk mendapatkan gelar hukumnya di Universitas California, Hastings, dan memulai karirnya di Kantor Kejaksaan Distrik Alameda County.

Dia menjadi jaksa wilayah - jaksa tertinggi - untuk San Francisco pada tahun 2003, sebelum terpilih sebagai wanita pertama dan orang Afro-Amerika pertama yang menjabat sebagai jaksa agung California, pengacara top dan pejabat penegak hukum di negara bagian terpadat di Amerika.

Dalam hampir dua masa jabatannya sebagai jaksa agung, Harris mendapatkan reputasi sebagai salah satu bintang Partai Demokrat yang sedang naik daun, menggunakan momentum ini untuk mendorong pencalonannya sebagai senator junior AS di California pada tahun 2017.

Harris mengatakan dia selalu nyaman dengan identitasnya dan hanya menggambarkan dirinya sebagai "orang Amerika".

Pada 2019, dia mengatakan kepada Washington Post bahwa politisi tidak boleh masuk ke dalam kompartemen karena warna atau latar belakang mereka.

"Maksud saya adalah: Saya adalah siapa saya. Saya baik-baik saja. Anda mungkin perlu mencari tahu, tapi saya baik-baik saja dengan itu," katanya.

Dia meluncurkan pencalonannya sebagai presiden kepada lebih dari 20.000 orang di Oakland pada awal tahun lalu.

Tetapi senator tersebut gagal mengartikulasikan alasan yang jelas untuk kampanyenya, dan memberikan jawaban yang membingungkan untuk pertanyaan-pertanyaan di bidang kebijakan utama seperti perawatan kesehatan.

Dia juga tidak dapat memanfaatkan poin tinggi dari pencalonannya: pertunjukan debat yang memamerkan keterampilan penuntutannya, sering kali menempatkan Biden di garis serangan.

"Penuntut progresif" yang menggambarkan dirinya sendiri mencoba menekankan bagian yang lebih condong ke kiri dari warisannya - mengharuskan penggunaan kamera tubuh untuk beberapa agen khusus di Departemen Kehakiman California, lembaga negara pertama yang mengadopsi hal itu, dan meluncurkan database yang menyediakan akses publik terhadap statistik kejahatan, meskipun dia gagal mendapatkan daya tarik.

"Kamala adalah seorang polisi" menjadi kalimat yang umum digunakan dalam kampanye, merusak upayanya untuk memenangkan basis Demokrat yang lebih liberal selama pemilihan pendahuluan. Namun, kredensial penegakan hukum yang sama itu terbukti bermanfaat dalam pemilihan umum ketika Demokrat perlu memenangkan pemilu dan pemilih yang lebih moderat.

Terpilihnya Kamala Harris sebagai cawapres Biden menuai reaksi dari kubu Trump. Kubu Trump menyebut terpilihnya Harris adalah bukti jika Biden sebuah cangkang kosong yang diisi dengan agenda ekstrim kaum radikal di sayap kiri.

"Belum lama ini, Kamala Harris menyebut Joe Biden seorang rasis dan meminta maaf yang tidak pernah dia terima," kata kubu Trump.

Jelas, Phony Kamala akan meninggalkan moralnya sendiri, serta mencoba mengubur catatannya sebagai jaksa, untuk menenangkan ekstremis anti-polisi yang mengendalikan Partai Demokrat.

"Dalam upayanya yang gagal untuk mencalonkan diri sebagai presiden, Kamala Harris dengan gembira memeluk manifesto radikal kiri, menyerukan triliunan dolar dalam pajak baru dan mendukung pengambilalihan perawatan kesehatan oleh pemerintah Bernie Sanders," kata kubu Trump.

Sebelumnya pada hari Selasa, Presiden Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Fox Sports Radio bahwa beberapa pria mungkin merasa "terhina" oleh komitmen Biden untuk memilih seorang wanita sebagai calon wakil presidennya.

Biden sendiri pada bulan Maret berjanji untuk menunjuk seorang wanita sebagai wakilnya.

Susan Rice, penasihat keamanan nasional Gedung Putih era Obama yang juga termasuk dalam daftar calon wakil presiden, termasuk orang pertama yang memberi selamat kepada Harris.

"Senator Harris adalah pemimpin ulet dan pelopor yang akan menjadi mitra hebat dalam perjalanan kampanye," kata mantan diplomat itu.

"Saya yakin Biden-Harris akan terbukti menjadi tiket kemenangan," imbuhnya.

 

 

Kekuatan Militer Hizbullah yang Bikin Israel Ketakutan

Israel masih yakin Hizbullah mengendalikan keamanan pelabuhan Beirut, Lebanon yang meledak pekan ini. Pengamat politik dari Israel, Yoni Ben Menachem yakin Hizbullah menggunakan pelabuhan itu untuk menyelundupkan dan menyimpan senjata mereka.

Media-media Israel juga mengaitkan amonium nitrat, bahan pembuat bom yang meledak di Lebanon terkait dengan Hizbullah. Hizbullah yang didirikan Garda Revolusi Iran pada 1982 itu adalah kelompok bersenjata paling berpengaruh di Lebanon.

Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat lainnya memasukan organisasi itu ke dalam daftar kelompok teroris.

Milisi Hizbullah dua kali berperang melawan Israel. Organisasi itu kabarnya semakin kuat setelah terlibat dalam perang Suriah 2012 untuk membantu Presiden Bashar al-Assad. Masyarakat Syiah Lebanon mendukung penuh gerakan politik dan milisi bersenjata Hizbullah.

Kelompok tersebut dan sekutu-sekutunya membantu terbentuknya pemerintah Lebanon yang sekarang berkuasa. Kepemilikan senjata Hizbullah sudah lama menjadi bahan perdebatan di kancah internasional. Ini mengingat Hizbullah bukanlah sebuah alat militer resmi milik negara.

Hizbullah menegaskan mereka membutuhkan senjata untuk melawan serangan Israel dan ekstremis di Suriah. Berikut senjata-senjata organisasi yang memiliki lebih dari 45 ribu personel itu.

Senjata Laras Panjang

Koleksi senjata api Hizbullah luar biasa besar. Kelompok itu memiliki  senjata api laras panjang, senjata laras pendek, senjata tembak jitu (sniper), senjata mesin ringan, senjata mesin berat (general machine gun), dan berbagai jenis senjata lainnya.

Kelompok itu memiliki AKS-74U, senjata api karabin buatan Uni Soviet tahun 1973 yang kini sudah cukup langka. Berdasarkan salah satu berita pada 2015 lalu Hizbullah juga memiliki senjata anti-material Barrett M82 produksi Amerika.

Para anggota Hizbullah diizinkan memilih untuk membawa M16 atau AK-47. Sebagian besar kabarnya memilih AK-47 yang mungkin karena ringan dan mudah digunakan.

Beberapa anggota lainnya terlihat menenteng M4. Hizbullah memiliki banyak senjata  AK-47, M16, H&K G3, dari FN FAL dari Perang Sipil tahun 1980-an.

Anti-Tank

Hizbullah memiliki berbagai RPG (rocket-propelled grenade)  untuk menghancurkan tank atau materi berat lainnya. Mereka dikabarkan memiliki RPG-7, RPG-29, dan RPG-30 yang semua buatan Uni Soviet atau Rusia. Mereka juga memiliki roket anti-tank M72 LAW Amerika Serikat.

Mereka juga dikabarkan memiliki ratusan anti-tank guided missile (ATGM). Hizbullah mempunyai banyak ATMG Rusia yakni 9K111 Fagot dan 9M113 Konkurs. Mereka juga memiliki pelontar rudal bahu atau recoilless rifle produksi AS, M40.

Pertahanan Udara

Hizbullah diperkirakan memiliki sejumlah senjata anti-pesawat yang diambil saat Perang Sipil Lebanon. Mereka dikabarkan memiliki beberapa KS-12A dan KS-19. Organisasi itu juga dikabarkan memiliki sejumlah sistem pertahanan udara portabel (MANPADS ) jenis SA-7,  SA-14, SA-16, QW-1 Vanguard  dan Misagh-1 yang memiliki jangkauan 4.200 hingga 5.200 meter.

Ada sejumlah senjata pertahanan udara yang belum berhasil dikonfirmasi seperti SA-18, Misagh-2 dari Iran, dan beberapa peluru kendali darat ke udara atau surface-to-air missile (SAM) seperti SA-2, SA-9, SA-17, dan SA-22 yang semuanya produksi Uni Soviet atau Rusia. Mereka juga dikabarkan memiliki SAM Iran yakni Sayyad, Shahab dan Thaqeb.

Hizbullah bahkan dikabarkan memiliki MANPADS AS, FIM-92 Stinger. Kabarnya Hizbullah mendapatkan senjata canggih itu dari Afghanistan. Tapi kini tidak diketahui apakah Hizbullah masih memiliki senjata pertahanan udara itu atau tidak. FIM-92 memiliki sistem pemandu pasif yang menggunakan emisi cahaya inframerah.

Roket dan Rudal

Hizbullah memiliki ratusan roket untuk peluncur Type 63 yang dapat meluncurkan beberapa roket sekaligus. Mereka juga dikabarkan mempunyai puluhan ribu roket yang ditembakan dari BM-21 Grad. Mereka juga dikabarkan memiliki banyak roket Iran, Zelzal-2.

Hizbullah kabarnya memiliki puluhan rudal Fateh-110 yang diproduksi Iran. Diperkirakan mereka juga memiliki beberapa rudal Scud, rudal taktis yang diproduksi Uni Soviet dan banyak diekspor ke negara dunia ketiga.

Tank

Hizbullah juga kabarnya memiliki sejumlah tank walaupun tidak banyak tapi cukup mengkhawatirkan mengingat organisasi itu aktor non-negara. Mereka memiliki T-54, T,55,T-62, T-72, dan sejumlah kendaraan infanteri BMP-1 dan BMP-2.