• Blog
  • News Forex, Index & Komoditi (Rabu, 21 Juli 2021)

News Forex, Index & Komoditi (Rabu, 21 Juli 2021)

Wall Street menguat tajam, kinerja emiten menyokong kenaikan saham

Wall Street menguat tajam pada hari Selasa (20/7) dan berbalik dari penurunan beruntun karena serangkaian laporan pendapatan yang optimistis dan optimisme ekonomi yang menguat. Ketiga indeks saham utama AS naik lebih dari 1% dengan blue-chip Dow memimpin kenaikan.

Selasa (20/7), Dow Jones Industrial Average naik 1,62%, menjadi 34.511,99. Indeks S&P 500 naik 1,52%, menjadi 4.323,06. Nasdaq Composite menguat 1,57%, menjadi 14.498,88.

S&P mencatat kenaikan pertamanya dalam empat hari, dan Nasdaq membukukan kenaikan pertamanya dalam enam hari. "Ini adalah mentalitas buy-the-dip yang masuk ke pasar," kata Chuck Carlson, chief executive officer di Horizon Investment Services di Hammond, Indiana kepada Reuters.

Saham-saham dengan kapitalisasi kecil dan transportasi yang sensitif secara ekonomi mengungguli pasar yang lebih luas. Yield US Treasury naik dari posisi terendah lima bulan, setelah penurunan sesi tunggal terbesar sejak Februari di sesi sebelumnya. Hal ini mendukung bank-bank yang rentan terhadap suku bunga.

Carlson menambahkan bahwa saham yang sensitif secara ekonomi naik pada perdagangan Selasa. "Ketika (imbal hasil Treasury) 10-tahun turun dalam waktu singkat, itu biasanya tidak terjadi dengan ekonomi yang seharusnya tumbuh. Penguatan imbal hasil 10-tahun menunjukkan bahwa mungkin ekonomi tidak akan tumbang," ujar dia.

Varian Covid-19 Delta yang sangat menular yang menjadi penyebab utama sebagian besar infeksi baru, telah memicu aksi jual pada perdagangan sebelumnya. "Hal-hal seperti varian Delta tentu dapat berdampak pada margin," kata Carlson.

Sementara musim pelaporan kinerja kuartal kedua terus berlanjut. Dari 56 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan kinerja, sekitar 91% telah mengalahkan konsensus menurut Refinitiv. Analis sekarang melihat pertumbuhan pendapatan S&P tahunan sebesar 72,9% untuk periode April-Juni, peningkatan yang signifikan dari pertumbuhan 54% yang terlihat pada awal kuartal.

Olimpiade Tokyo memulai pertandingan di tengah kekhawatiran COVID-19

Olimpiade Tokyo 2020 yang ditunda karena pandemi dimulai pada hari Rabu. Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memandang perhelatan tersebut diperlukan sebagai "perayaan harapan".

Meningkatnya kasus COVID-19 di kota tuan rumah Tokyo telah membayangi acara olahraga terbesar di dunia itu, yang sebagian besar berlangsung tanpa penonton.

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan Olimpiade harus dilanjutkan untuk menunjukkan kepada dunia apa yang dapat dicapai dengan rencana dan tindakan yang tepat.

"Semoga sinar harapan dari negeri ini menerangi fajar baru untuk dunia yang lebih sehat, lebih aman, dan lebih adil," katanya sambil mengangkat obor Olimpiade. "Ini adalah harapan tulus saya agar Olimpiade Tokyo berhasil."

Tetapi Tedros memperingatkan dunia berada pada tahap awal gelombang infeksi lain dan mengkritik perbedaan vaksin antar negara.

Para pejabat Olimpiade dan Jepang terus melanjutkan tontonan olahraga tersebut meskipun ada tentangan di negara itu untuk menampung lebih dari 11.000 atlet dan staf serta media yang datang bersama mereka di tengah meningkatnya infeksi COVID-19.

Menggarisbawahi perampingan Olimpiade karena pandemi, Perdana Menteri Yoshihide Suga hanya akan bertemu dengan kurang dari 20 pemimpin negara di sela-sela Olimpiade, turun dari sebanyak 120 yang dijadwalkan semula.

Dalam jajak pendapat baru-baru ini di surat kabar Asahi, 68 persen responden menyatakan keraguan tentang kemampuan penyelenggara Olimpiade untuk mengendalikan infeksi virus corona, dengan 55 persen mengatakan mereka menentang Olimpiade yang akan terus berlanjut.

Media domestik Jepang melaporkan bahwa penasihat pemerintah Shigeru Omi mengatakan infeksi COVID-19 harian Tokyo dapat melonjak ke level rekor 3.000 pada minggu pertama Agustus.

Itu akan menyebabkan risiko tekanan yang sangat tinggi pada sistem medis yang sudah diregangkan.

Pertandingan softball, serta sepak bola wanita dijadwalkan digelar pada hari Rabu. Sedangkan Upacara pembukaan Olimpiade akan dilakukan pada hari Jumat.

Gara-gara corona, angka harapan hidup di AS anjlok ke level terendah sejak 2003

Angka harapan hidup di Amerika Serikat turun satu setengah tahun pada tahun 2020 menjadi 77,3 tahun yang merupakan level terendah sejak 2003. Hal ini terutama karena kematian yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS alias CDC menyebut angka ini adalah penurunan satu tahun terbesar sejak Perang Dunia Kedua, ketika harapan hidup turun 2,9 tahun antara 1942 dan 1943.

"Harapan hidup telah meningkat secara bertahap setiap tahun selama beberapa dekade terakhir. Penurunan antara 2019 dan 2020 begitu besar sehingga membawa kami kembali ke level tahun 2003. Kami seperti kehilangan satu dekade," kata Elizabeth Arias, seorang peneliti CDC.

Kematian akibat COVID-19 berkontribusi hampir tiga perempat, atau 74%, dari penurunan dan overdosis obat juga merupakan kontributor utama, kata CDC.

Pusat Statistik Kesehatan Nasional (NCHS) CDC pekan lalu merilis data sementara yang menunjukkan bahwa kematian overdosis obat AS naik hampir 30% pada tahun 2020.

Laporan CDC terbaru ini didasarkan pada data kematian sementara untuk Januari hingga Desember 2020.

Kesenjangan ras, gender dan etnis memburuk selama periode tersebut. Harapan hidup untuk orang kulit hitam turun 2,9 tahun menjadi 71,8 pada tahun 2020 yang merupakan level terendah sejak tahun 2000.

Harapan hidup untuk pria Hispanik turun 3,7 tahun menjadi 75,3 alias menjadi penurunan terbesar dari kelompok mana pun.

Disparitas harapan hidup antara pria dan wanita juga melebar pada tahun 2020, dengan wanita saat ini diperkirakan hidup 80,2 tahun, atau 5,7 tahun lebih lama daripada pria.

China membantah tuduhan atas peretasan Microsoft

CHINA membantah tuduhan bahwa mereka melakukan serangan siber besar-besaran terhadap raksasa teknologi Microsoft. Amerika Serikat (AS) dan negara Barat lainnya menuduh China meretas Microsoft Exchange, yang adalah kanal surat elektronik yang digunakan banyak perusahaan di seluruh dunia.

"AS telah mengerahkan sekutunya untuk melakukan kritik yang tidak masuk akal terhadap China mengenai masalah keamanan siber," kata Juru Bicara Kementerian Luar negeri China, Zhao Lijian dikutip dari BBC pada Selasa (20/7).

Beberapa negara lain yang bergabung dengan AS dalam menuduh China dalam melakukan aktivitas siber berbahaya adalah Inggris, Uni Eropa, Selandia Baru, dan Australia. Hal ini termasuk dengan tuduhan peretasan Microsoft.

Sistem Microsoft Exchange mendukung email perusahaan besar, bisnis kecil, dan badan publik di seluruh dunia. Peretasan itu memengaruhi setidaknya 30.000 organisasi.

Dikutip dari BBC, Microsoft menyalahkan kelompok spionase dunia maya China karena mengeksploitasi kerentanan di Microsoft Exchange, yang memungkinkan peretas mengakses kotak masuk email dari jarak jauh.

Kelompok, yang dikenal sebagai Hafnium, ditemukan oleh Threat Intelligence Centre Microsoft disponsori negara dan beroperasi di luar China

Sumber keamanan Barat mengatakan, Hafnium mendapatkan pengetahuan sebelumnya bahwa Microsoft berencana untuk menangani kerentanan, dan membagikannya dengan kelompok lain yang berbasis di China untuk mengeskploitasinya selagi mereka bisa.

Presiden AS Joe Biden mengatakan, pemerintah China mungkin tidak melakukan serangan itu sendiri, tetapi melindungi mereka yang melakukannya, bahkan mungkin mengakomodasi mereka yang mampu melakukan peretasan itu.

Departemen Kehakiman AS pada hari Senin (19/7) mengumumkan tuntutan pidana terhadap empat peretas yang terkait dengan Kementerian Keamanan Negara China.

Dikatakan mereka terkait dengan kampanye jangka panjang yang menargetkan pemerintah dan entitas asing di sektor-sektor utama di setidaknya belasan negara.

Pentagon menyebut rudal Tsirkon Rusia bisa mengganggu stabilitas

Departemen Pertahanan AS alias Pentagon mengakui cukup khawatir dengan kehadiran rudal hipersonik Tsirkon yang baru saja diuji coba oleh Rusia. Pentagon melihat kehadirannya bisa merusak stabilitas keamanan.

Juru bicara Pentagon John Kirby pada hari Senin (19/7) mengatakan bahwa rudal hipersonik baru Rusia tersebut bisa memicu ketidakstabilan.

Lebih lanjut, Pentagon juga menyoroti besarnya risiko penggunaan Tsirkon karena pada dasarnya merupakan sistem berkemampuan nuklir.

"Penting untuk dicatat bahwa rudal hipersonik Tsirkon berpotensi membuat ketidakstabilan dan menimbulkan risiko yang signifikan berkemampuan nuklir," ungkap Kirby, seperti dikutip Sputnik News.

Rusia sukses uji coba rudal Tsirkon

Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Senin melaporkan telah berhasil menguji coba rudal hipersonik Tsirkon terhadap target permukaan laut pada jarak lebih dari 350 km dan kecepatan penerbangan mencapai 7 Mach.

Rudal diluncurkan dari kapal Fregat Admiral Gorshkov di Laut Putih, sementara target permukaan terletak di pantai Laut Barents.
"Menurut data pemantauan langsung, rudal Tsirkon berhasil mengenai target secara langsung pada jarak lebih dari 350 km. Selama pengujian, karakteristik taktis dan teknis dikonfirmasi," kata Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip TASS.

Kecepatan penerbangan rudal hipersonik Tsirkon mencapai hampir 7 Mach atau kecepatan suara. Ini setara nyaris 8.643,6 km per jam. Berarti, target sejauh 350 km bisa Tsirkon capai dalam hitungan menit saja.

Sebelumnya, Admiral Gorshkov menembakkan rudal jelajah hipersonik Tsirkon dari Laut Putih terhadap target di Chizha di Wilayah Arkhangelsk pada khir tahun lalu.

Saat itu Tsirkon terbang dengan kecepatan lebih dari Mach 8 dan berhasil mencapai sasaran yang berada di pantai pada jarak lebih dari 350 kilometer.

Rudal Tsirkon rencananya akan digunakan untuk melengkapi kapal selam Angkatan Laut Rusia di masa depan.

Tercepat di dunia, China luncurkan kereta maglev dengan kecepatan 600 km/jam

China pada Selasa (20 Juli) meluncurkan kereta maglev yang mampu mencapai kecepatan tertinggi 600 kilometer per jam.

Melansir Reuters mengutip media pemerintah China, kecepatan maksimum akan membuat kereta, yang dikembangkan sendiri oleh China dan diproduksi di Kota Qingdao, itu menjadi kendaraan darat tercepat di dunia.

Menggunakan gaya elektro-magnetik, kereta maglev "melayang" di atas lintasan tanpa kontak antara badan dan rel.

China telah menggunakan teknologi ini selama hampir dua dekade dalam skala yang sangat terbatas. Shanghai memiliki jalur maglev pendek dari salah satu bandara ke kota.

Meskipun belum ada jalur maglev antarkota atau antarprovinsi di China yang bisa memanfaatkan kecepatan yang lebih tinggi dengan baik, beberapa kota termasuk Shanghai dan Chengdu telah mulai melakukan penelitian.

Dengan kecepatan 600 km/jam, hanya perlu 2,5 jam perjalanan dari Beijing ke Shanghai dengan kereta maglev, perjalanan dengan jarak lebih dari 1.000 km.

Sebagai perbandingan, perjalanan akan memakan waktu 3 jam dengan pesawat dan 5,5 jam dengan kereta api berkecepatan tinggi.

Negara-negara lain, mulai Jepang hingga Jerman, juga mencari cara untuk membangun jaringan maglev, meskipun biaya tinggi dan ketidakcocokan dengan infrastruktur lintasan saat ini tetap menjadi rintangan bagi perkembangan pesat.

Varian Delta menyebar, China laporkan kasus harian tertinggi COVID-19 sejak Januari

China pada Selasa (20 Juli) melaporkan kasus harian tertinggi COVID-19 sejak Januari lalu, didorong oleh lonjakan infeksi impor di Provinsi Yunnan yang berbatasan dengan Myanmar.

China mencatat 65 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi Senin (19 Juli) dibandingkan dengan 31 infeksi sehari sebelumnya, Komisi Kesehatan Nasional mengatakan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters.

Angka tersebut adalah yang terbesar sejak 30 Januari, ketika itu dengan 92 kasus COVID-19.

Infeksi impor menyumbang sebagian besar kasus baru pada 19 Juli, dengan Yunnan melaporkan 41 infeksi yang berasal dari luar negeri. Semuanya adalah warga negara China yang baru saja kembali dari Myanmar.

Lonjakan kasus saat ini di Yunnan dimulai pada 4 Juli lalu, dan terkonsentrasi di Ruili dan Longchuan, dua kota kecil di perbatasan China dengan Myanmar, yang telah dilanda peningkatan tajam infeksi sejak Juni.

Ruili, yang berjuang melawan gelombang wabah keempat sejak pandemi bergulir, melaporkan tujuh infeksi baru yang ditularkan secara lokal pada 19 Juli, sementara Longchuan memiliki satu kasus.

Ruili adalah titik transit utama untuk Yunnan, yang memiliki perbatasan sepanjang 4.000 km dengan Laos, Myanmar, dan Vietnam.

Wabah di Yunnan menandai kluster infeksi kedua di China yang melibatkan virus corona varian Delta yang sangat menular, menyusul wabah di Provinsi Guangdong pada Mei hingga Juni lalu.

Total kasus COVID-19 di China kini mencapai 92.342, dengan kematian tidak berubah di angka 4.636.

Prancis mengajak negara Pasifik Selatan untuk memerangi pengaruh maritim China

Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan bahwa Prancis bersama dengan negara-negara Pasifik Selatan akan bekerja sama untuk melawan pengaruh maritim China yang semakin luas di Pasifik.

Dilansir dari Reuters, Macron pada hari Senin (19/7) mengatakan bahwa pihaknya dan negara Pasifik Selatan akan segera membentuk jaringan penjaga pantai terpadu untuk mengawasi penangkapan ikan ilegal.

Negara-negara Pasifik Selatan, meskipun kecil, tapi mengendalikan wilayah maritim luas yang kaya sumber daya. Sejumlah negara di dalamnya cukup dengan Prancis, AS, dan para sekutunya.

Atas dasar kedekatan itu pula, kelompok negara Barat yang dipimpin AS sedang berusaha keras untuk menjauhkan negara-negara kecil Pasifik dari pengaruh China.

Prancis sendiri memiliki wilayah pulau yang membentang di Indo-Pasifik termasuk Reunion di Samudra Hindia dan Polinesia Prancis di Pasifik.

Belakangan ini Prancis mulai meningkatkan hubungan pertahanan dengan Australia dan India sebagai bagian dari langkah untuk melawan pengaruh China di kawasan itu.

Macron pada hari Senin mengadakan pertemuan virtual dengan para pemimpin Australia, Kepulauan Marshall, Papua Nugini dan perwakilan dari Selandia Baru dan negara-negara Pasifik lainnya.

Pada kesempatan itu Macron menyebut ancaman yang dihadapi memiliki jiwa "predator" di lautan yang akan bisa merugikan banyak negara di kawasan tersebut, yang umumnya bergantung pada hasil laut.

"Kami akan meluncurkan jaringan penjaga pantai untuk Pasifik Selatan di sekitar tiga tujuan utama: berbagi informasi, kerjasama operasional dan pelatihan," kata Macron, seperti dikutip Reuters.

Sebenarnya Macron tidak secara langsung menyebut China sebagai ancaman. Namun, seorang penasihat presiden Prancis mengatakan kebijakan itu menargetkan penangkapan ikan ilegal yang sebagian besar dilakukan oleh aktor swasta.

Tapi pada kenyataannya, kapal-kapal China, dari kapal milik pribadi hingga pukat komersial milik perusahaan publik mulai datang ke wilayah tersebut dan Asia Tenggara karena hasil di sekitar perairannya mulai terbatas.

China diketahui telah berkeliaran ke berbagai lautan dan beberapa kali menyebabkan pertikaian diplomatik dengan negara-negara di sekitar Laut Cina Selatan tetapi juga Argentina.