• Blog
  • News Forex, Index&Komoditi ( Senin, 29Maret2021 )

News Forex, Index&Komoditi ( Senin, 29Maret2021 )

Mayoritas bursa Asia menguat di awal perdagangan Senin (29/3)

Mayoritas bursa saham Asia menguat di awal perdagangan Senin (29/3). Pukul 8.23 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 0,68% ke 29.373.

Hang Seng turun tipis 0,07% ke 28/317. Taiex menguat 1,05% ke 16.472. Sedangkan Kospi turun 0,39% ke 3.029.

Straits Times menguat 0,38% ke 3.167. FTSE Bursa Malaysia naik 0,05% ke 1.602.

Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang naik 0,1%, dengan aktivitas tertahan mendekati akhir kuartal. Prospek pertumbuhan ekonomi AS yang lebih cepat telah memicu spekulasi kenaikan inflasi dan membebani harga Treasury. Imbal hasil surat utang AS 10-tahun naik di 1,67%, dan mendekati puncak 13-bulan baru-baru ini di 1,754%.

Imbal hasil Eropa telah tertahan oleh pembelian aktif dari Bank Sentral Eropa, memperluas keuntungan imbal hasil dolar atas euro. Mata uang tunggal terakhir di US$ 1,1786, setelah mencapai level terendah lima bulan di US$ 1,1760 minggu lalu.

Analis di TD Securities mencatat euro melemah meski survei IFO Jerman yang sangat kuat pada hari Jumat yang menunjukkan moral bisnis mendekati level tertinggi dua tahun dan tanda-tanda pemulihan di sektor jasa. "Ini menunjukkan bahwa posisi pasar masih secara signifikan condong ke sisi positif dalam EURUSD meskipun spot telah melihat penurunan yang berarti melalui rata-rata pergerakan 200-hari," ungkap TD Securities dalam sebuah catatan.

Dolar juga menguat pada 109,70 yen, setelah mencapai level tertinggi sejak awal Juni pada Jumat di 109,84. Indeks dolar berada di 92,776, setelah mencapai tertinggi sejak pertengahan November.

Kenaikan imbal hasil telah membebani emas. Harga minyak dan komoditas secara umum ditopang oleh spekulasi bahwa penyumbatan di terusan Suez bisa memakan waktu penyelesaian berminggu-minggu, menunda pengiriman minyak satu juta barel per hari. Sekarang ada lebih dari 300 kapal yang menunggu untuk melewati jalur pengiriman yang menyumbang 12% dari perdagangan global.

Pasar akan berhati-hati menjelang pertemuan OPEC minggu ini yang harus memutuskan apakah akan memperpanjang batas pasokan, atau melonggarkan keran.

Korea Utara: Pemerintah AS gangster dan salah ambil langkah

Dia menuduh pemerintahan Biden memanfaatkan setiap kesempatan untuk memprovokasi Pyongyang dengan mencapnya sebagai "ancaman keamanan."

Uji coba rudal tersebut dilakukan hanya beberapa hari setelah Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berjanji untuk menangani denuklirisasi Korea Utara dan mengkritik pelanggaran hak asasi manusia yang "sistemik dan meluas" selama kunjungan ke Seoul dengan Menteri Pertahanan Lloyd Austin.

Korea Utara juga mengecam Korea latihan militer bersama Korea Selatan-AS yang berakhir pada pekan lalu.

Ri mengatakan Washington bersikeras pada "logika seperti gangster" untuk dapat membawa aset nuklir strategis ke Korea Selatan dan menguji rudal balistik antarbenua sesuai keinginannya, tetapi melarang Korea Utara untuk menguji bahkan senjata taktis.

"Kami tahu betul apa yang harus kami lakukan. Kami akan terus meningkatkan kekuatan militer kami yang paling menyeluruh dan luar biasa," imbuh Ri.

Kim Dong-yup, seorang profesor di Universitas Kyungnam di Seoul, mengatakan pernyataan Ri berarti Korea Utara berpotensi meningkatkan ketegangan militer dalam beberapa bulan mendatang dengan mengembangkan dan menguji senjata canggih.

Pusat Studi Strategis dan Internasional Washington mengatakan dalam sebuah laporan pada hari Jumat bahwa citra satelit komersial menunjukkan Korea Utara terus menghasilkan konsentrat uranium, yang digunakan untuk membuat senjata nuklir, selama delapan bulan terakhir, meskipun belum menguji bom apa pun sejak 2017.

Marah, Filipina kirim pesawat tempur untuk melawan China

Pemerintah Filipina marah terhadap China. Penyebabnya masih sama, yakni ratusan kapal China yang berkerumun di Whitsun Reef.

Menanggapi hal tersebut, militer Filipina mengirim pesawat tempur ringan untuk terbang di atas ratusan kapal China di perairan yang disengketakan di Laut China Selatan. Hal itu ditegaskan oleh menteri pertahanan Filipina dengan mendesak agar China segera menarik armadanya.

Melansir Reuters, Minggu (28/3/2021), dunia internasional merasa prihatin atas kondisi terkini di Laut China Selatan. Filipina mengatakan, lebih dari 200 kapal China yang diyakini Manila diawaki oleh milisi maritim tampak mengerumuni dan mengancam di kawasan yang disengketakan tersebut.

Perahu-perahu itu ditambatkan di Whitsun Reef yang masuk dalam zona ekonomi eksklusif Manila sepanjang 200 mil.

Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu malam, pesawat militer Filipina dikirim setiap hari untuk memantau situasi.

Lorenzana mengatakan militer juga akan meningkatkan kehadiran angkatan lautnya di Laut Cina Selatan untuk melakukan "patroli kedaulatan" dan melindungi para nelayan Filipina.

"Aset udara dan laut kami siap untuk melindungi kedaulatan dan hak kedaulatan kami," kata Lorenzana seperti yang dilansir Reuters.

Kedutaan Besar China di Manila tidak segera menanggapi permintaan pernyataan dari Reuters. China mengatakan  bahwa kapal-kapal di Whitsun Reef adalah kapal penangkap ikan yang berlindung dari laut yang ganas dan tidak ada milisi di dalamnya.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menegaskan kembali kepada duta besar China, Huang Xilian, Filipina telah memenangkan kasus arbitrase penting pada tahun 2016, yang memperjelas hak kedaulatannya di tengah klaim saingan oleh China. Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Duterte pada pekan lalu.

Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, China, dan Vietnam memiliki klaim teritorial yang bersaing di Laut China Selatan. Jalur ini diprediksi memiliki nilai perdagangan mencapai US$ 3,4 triliun per tahun.

Balas dendam, China hapus H&M dari pencarian di internet

Pertitel fesyen asal Swedia H&M menghilang dari pencarian internet China pasca selebritis di negara  itu memutuskan kontrak kerja sama dengan merek tersebut. Ini merupakan buntut atas pernyataan yang dibuat  H&M tidak lagi menggunakan kapas yang diproduksi di Xinjiang sebagai sikap atas dugaan kerja paksa kelompok Uighur di pabrik kapas yang ada di sana.

Hasil penelusuran untuk H&M di aplikasi pemesanan kendaraan Didi Chuxing untuk semua kota besar di China sudah tidak ditemukan sejak Jumat (26/3). Raksasa e-commerce China Alibaba Group Holding Ltd, aplikasi belanja Meituan dan aplikasi peta untuk mesin pencari Baidu Inc juga telah menghapus pengecer Swedia dalam listing mereka.

Dalam beberapa bulan terakhir, merek asing lainnya seperti Nike, adidas, dan Burberry Group juga menjadi bulan-bulanan rakyat China di media sosial karena mengeluarkan pernyataan serupa. Gerakan pemboikotan terhadap produk dari merek-merek tersebut juga mulai meluas.

Gerakan boikot terhadap produk H&M dipicu dari unggahan ulang  Liga Pemuda Partai Komunis di Weibo pada 24 Maret 2021 atas pernyataan yang dirilis H&M pada September 2020 tentang keputusan mereka berhenti membeli kapas dari petani di Xinjiang setelah mendapati laporan adanya kerja paksa.

Serangan Pemuda Partai Komunis yang berkuasa terhadap H&M menyusul keputusan Uni Eropa mengikuti langkah Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada menjatuhkan sanksi kepada pejabat China yang disalahkan atas pelanggaran di Xinjiang.

Namun, Bagian Hak Asasi Manusia di situs H&M hmgroup.com pada hari Jumat tidak lagi memuat tautan ke pernyataan tahun 2020 di Xinjiang.

Anggota parlemen Prancis Raphael Glucksmann, salah satu dari 10 individu Uni Eropa yang diberi sanksi oleh China yang telah menjalankan kampanye media sosial yang menyerukan kepada pengecer untuk menentang kerja paksa di Xinjiang.

“Kita harus mendukung merek yang menjaga pernyataan mengutuk perbudakan dan mempermalukan mereka yang menjatuhkannya. Ini adalah momen yang menentukan untuk merek-merek ini. Konsumen di Eropa perlu memberikan tekanan balik pada perusahaan yang mencabut pernyataan mereka." katanya seperti dikutip Reuters, Jumat (26/3).

Sebuah pesan di akun Weibo China dari rumah mode Jerman, Hugo Boss, mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka akan terus membeli dan mendukung kapas Xinjiang. Namun,  Hugo Boss mengatakan pada hari Jumat menyebut bahwa itu bukan postingan resmi perusahaan.

Dalam email ke Reuters pada hari Jumat, juru bicara Hugo Boss Carolin Westermann mengatakan bahwa pernyataan bahasa Inggris tak bertanggal di situsnya yang menyatakan bahwa "sejauh ini, Hugo Boss belum membeli barang yang berasal dari wilayah Xinjiang dari pemasok langsung" adalah  pernyataan resmi mereka.

Perselisihan kapas telah meluas ke dunia hiburan, dengan selebritas China menjatuhkan beberapa label ritel asing, termasuk enam merek AS seperti Nike. New Balance, Under Armour, Tommy Hilfiger dan Converse, yang dimiliki oleh Nike, mendapat kecaman di China atas pernyataan yang mengatakan mereka tidak akan menggunakan kapas Xinjiang.

Merek lain yang terpengaruh termasuk Adidas, Puma, dan Fast Retailing's Uniqlo. "Saya dapat mengonfirmasi bahwa duta merek Uniqlo China telah mengakhiri kontrak mereka. Mengenai kapas, kami hanya mengambil sumber kapas yang berkelanjutan dan ini tidak berubah. " kata juru bicara Fast Retailing.

Setidaknya 27 bintang film dan penyanyi Tiongkok telah menyatakan dalam dua hari terakhir bahwa mereka akan berhenti bekerja sama dengan merek asing. Keputusan mereka dipuji secara luas oleh pengguna internet China karena patriotik dan menjadi tren tinggi di mikroblog Weibo yang populer seperti Twitter.

Korea Utara menuduh Dewan Keamanan PBB menerapkan standar ganda atas uji coba rudal

Korea Utara (Korut) mengatakan pada hari Senin bahwa Dewan Keamanan PBB menunjukkan standar ganda ketika komite sanksinya mengkritik uji coba rudal negara itu baru-baru ini sebagai pelanggaran resolusi PBB.

Korea Utara meluncurkan jenis baru rudal balistik taktis jarak pendek minggu lalu, mendorong Washington untuk meminta pertemuan komite sanksi Dewan Keamanan PBB (DK PBB).

Pada pertemuan komite pada hari Jumat, Amerika Serikat menyerukan untuk menjatuhkan sanksi tambahan dan memperketat pelaksanaan tindakan yang ada, mengecam tes tersebut sebagai pelanggaran resolusi PBB, menurut Jo Chol Su, direktur jenderal organisasi internasional di kementerian luar negeri Korea Utara.

Jo mengatakan pertemuan itu "dirancang untuk meniadakan hak negara kita untuk membela diri," memperingatkan itu akan menyusun "tindakan balasan."

"Ini merupakan penyangkalan terhadap negara berdaulat dan standar ganda yang jelas menjadi isu DK PBB, atas dasar 'resolusi' PBB, produk langsung dari kebijakan permusuhan AS," kata Jo dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita resmi KCNA.

"Tidak masuk akal bahwa hanya tindakan pertahanan diri kita yang benar yang harus dipilih untuk dikecam, ketika banyak negara lain di seluruh dunia menembakkan semua jenis proyektil untuk tujuan meningkatkan kekuatan militer mereka."

Pernyataan itu muncul setelah Korea Utara mengatakan pada hari Sabtu bahwa pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah mengambil langkah pertama yang salah dan mengungkapkan "permusuhan yang mendalam" dengan mengkritik uji coba rudal pertahanan diri.

Saham Nike dan Adidas Rontok Usai Diboikot China

Saham produsen sepatu Nike dan Adidas rontok masing-masing 3 persen dan 6 persen usai diboikot China buntut ketegangan politik China dengan dunia barat atas kasus pelanggaran HAM suku Uighur. Ilustrasi. (news.nike.com).

Jakarta, CNN Indonesia --

Saham produsen alas kaki atau sepatu Nike, Adidas, dan beberapa merek lainnya rontok usai China mem-boikot merek-merek fesyen barat. Saham merosot karena investor khawatir menaruh uang mereka ke perusahaan-perusahaan tersebut.

Mengutip CNN Business, saham Nike turun lebih dari tiga persen pada Kamis (25/3) waktu setempat di Wall Street, sedangkan saham Adidas tenggelam lebih dari enam persen di Frankfurt.

Sementara di London, Inggris, saham Burberry melorot lebih dari empat persen. Saham H&M juga terpantau turun dua persen di Swedia.

Badai politik yang melanda China dipicu oleh postingan di media sosial dari sebuah kelompok yang berkaitan dengan Partai Komunis yang berkuasa.

Akibat dari postingan tersebut, H&M membuat pernyataan bahwa terjadi kerja paksa pada September 2020 lalu di pabrik mereka di Xinjiang, China.

Selain itu, kelompok hak asasi manusia telah berulang kali menuduh Beijing menahan Uighur dan kelompok minoritas Muslim lainya, di mana mereka dipaksa untuk membuat produk yang dapat masuk ke teknologi global dan rantai pasokan ritel.

Menurut Analis Bernstein Aneesha Sherman, 'badai' politik China kemungkinan akan berhenti dan saham H&M diprediksi naik satu persen. Sementara, saham Nike bisa meningkat sekitar 1,5 persen.

China menyumbang sekitar lima persen dari penjualan H&M pada 2019. Sherman memperkirakan angka itu tumbuh sekitar 10 persen pada 2020 karena ekonomi China sudah pulih lebih cepat dari virus corona.

"Dalam tahun seperti ini, bahkan memotong lima persen dari garis atas adalah kesuksesan besar ketika H&M mencoba untuk pulih," kata Sherman.

Merek-merek perusahaan fashion ternama lain, seperti Burberry bahkan lebih melesat sahamnya karena sifat masyarakat di China yang konsumtif.

Ketegangan Amerika-China masih belum hilang sepeninggalan era Donald Trump.

Setelah Joe Biden menjabat, ketegangan perang dagang kedua negara adidaya tersebut masih terjadi dan hal ini menciptakan tantangan bagi perusahaan Barat yang beroperasi di pasar China.

Australia Ancam Seret China ke WTO karena Naikkan Pajak Wine

Menteri Perdagangan Australia mengancam akan membawa China ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) atas keputusan menaikkan bea impor wine asal negaranya untuk lima tahun mendatang.

Dilansir AFP, Sabtu (27/3) Menteri Perdagangan Australia Dan Tehan mengatakan tarif itu membuat anggur asal negaranya tak bisa bersaing di pasar China.

"Keputusan yang telah diambil oleh pemerintah China ini sangat mengecewakan dan sama sekali tidak dapat dibenarkan," kata Tehan.

"Kami akan melihat langkah-langkah selanjutnya, dan langkah-langkah selanjutnya akan mencakup membawa masalah ini ke Organisasi Perdagangan Dunia," sambungnya.

Sebelumnya, dalam penjualan terakhir antara Beijing dan Canberra, Kementerian Perdagangan China mengumumkan akan mengenakan pungutan mulai dari 116,2 persen hingga 218,4 persen pada anggur Australia mulai Minggu ini (28/3).

Pemberlakuan bea masuk dikenakan setelah otoritas perdagangan China melakukan penyelidikan dan menemukan adanya tindakan dumping dan subsidi pada wine impor dari Australia.

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, berbicara di Sydney, menuduh Beijing menggunakan tarif sebagai "pembalasan" karena negaranya telah memblokir investasi China dan mendesak penyelidikan tentang asal muasal virus corona dari negeri tersebut.

Ekspor anggur ke China sendiri mencapai rekor 1,3 miliar dolar Australia pada 2019 dan menjadikannya pasar terbesar berdasarkan nilai produk.

Prancis Didesak Terapkan Lockdown Usai Kasus Covid-19 Naik

Presiden Prancis Emmanuel Macron didesak untuk memberlakukan lockdown atau penguncian wilayah setelah jumlah pasien Covid-19 di unit perawatan intensif di beberapa rumah sakit meningkat pada Sabtu (27/3) waktu setempat.

Prancis sejauh ini memiliki 4.791 pasien ICU yang dirawat akibat terpapar Covid-19. Sebelumnya, pada Jumat (26/3) waktu setempat, jumlah pasien yang masuk ruang ICU berjumlah 4.766 menurut data Kementerian Kesehatan Prancis.

Menurut laporan Reuters, dokter dari Satgas Covid-19 Prancis mengatakan bahwa unit perawatan intensif yang paling parah terkena dampak bisa menjadi kewalahan.

 

Komitmen pemerintah untuk menjaga sekolah tetap terbuka dipertanyakan karena meningkatnya jumlah kasus di antara siswa dan penentangan dari guru yang mengancam untuk keluar.

Oleh karena itu, pemerintah Spanyol akan mewajibkan orang dari Prancis yang masuk ke negaranya untuk menunjukkan hasil tes PCR.

Namun, sebelumnya Macron mengeluarkan pernyataan bahwa tidak ada lockdown tetapi ia mengatakan pembatasan lebih lanjut mungkin akan diperlukan.

Tiga wilayah tambahan, termasuk departemen Rhone di sekitar Lyon, pada hari Sabtu bergabung dengan wilayah lain termasuk Paris untuk menutup toko dan membatasi perjalanan.

Pemerintah juga sedang berusaha untuk mempercepat kampanye vaksinasi yang tersendat-sendat. Prancis mengharapkan untuk menerima 3 juta dosis vaksin minggu ini.

Lockdown di Eropa Bikin Harga Minyak Terjun Bebas

Harga minyak mentah terjun bebas mencapai 4 persen per barel pada perdagangan Kamis (25/3), setelah melonjak sekitar 6 persen pada perdagangan sebelumnya. Harga minyak anjlok dipicu oleh penguncian wilayah di beberapa negara di Eropa akibat kenaikan kasus virus corona.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei merosot US$2,46 atau 3,8 persen menjadi US$61,9 per barel.

Sedangkan, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS melemah US$2,62 atau 4,3 persen menjadi US$58,56 per barel.

Sejumlah negara di Eropa kembali melakukan lockdown untuk menahan penyebaran virus corona, mulai dari Jerman, Prancis, dan Italia. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di pasar terhadap penurunan permintaan minyak di wilayah terkait.

Selain Eropa, sebagian wilayah India bagian barat juga memerintahkan orang-orang menetap di rumah karena penularan pandemi Covid-19 mencapai level tertinggi dalam lima bulan terakhir.

Sedangkan di AS, para ahli kesehatan khawatir liburan musim semi akan memacu peningkatan kasus Covid-19, meskipun distribusi vaksin di AS lebih cepat daripada beberapa negara.

Menlu AS Sebut yang Terjadi di Myanmar Sebagai Hal Mengerikan

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyebut apa yang terjadi atas peristiwa demonstrasi berdarah di Myanmar adalah hal yang mengerikan.

AS menyebut pembunuhan telah terjadi dan dilakukan oleh pasukan keamanan Myanmar.

"Kami ngeri dengan pertumpahan darah yang dilakukan oleh pasukan keamanan Burma, yang menunjukkan bahwa junta akan mengorbankan nyawa rakyat untuk melayani beberapa orang," kata Blinken dalam sebuah tweet, dikutip AFP, Sabtu (27/3).

Pasukan keamanan membunuh lebih dari 90 orang di seluruh Myanmar pada Sabtu (27/3) waktu setempat. Ini menjadi salah satu hari protes paling berdarah sejak

Jumlah 90 korban tewas tersebut bertambah setelah sebelumnya diinformasikan 50 orang. Portal berita Myanmar Now mengatakan 91 orang tewas di seluruh negeri tersebut oleh pasukan keamanan.

Seorang juru bicara militer tidak menanggapi panggilan untuk mengomentari 91 pembunuhan yang terjadi hari ini oleh pasukan keamanan maupun serangan pemberontak di posnya.

"Mereka membunuh kami seperti burung atau ayam, bahkan di rumah kami," kata Thu Ya Zaw di pusat kota Myingyan, di mana sedikitnya dua pengunjuk rasa tewas.

"Kami akan terus memprotes. Kami harus berjuang sampai junta jatuh," ucap dia.

Korea Utara Ancam Balik Biden Soal Uji Coba Rudal

Kecaman Presiden Amerika Serikat Joe Biden atas peluncuran rudal Korea Utara pada pekan ini disebut seorang pejabat negara Asia tersebut berisiko memicu uji senjata yang lebih lanjut.

Korea Utara sebelumnya meluncurkan dua rudal balistik ke timur Semenanjung Korea dan menimbulkan kecaman dari Biden. Peluncuran itu jadi aksi provokasi pertama di masa Biden menjabat.

Pyongyang telah menunggu waktu yang dianggap tepat sejak pemerintahan baru memimpin di Washington, bahkan secara tidak resmi mengakui keberadaan era baru sampai pada pekan lalu.

Usai peluncuran rudal pada Kamis (25/3), Biden menyebut uji coba tersebut sebagai pelanggaran resolusi PBB dan meminta negara tersebut tidak meningkatkan pengujian militer. Biden bahkan menyebut "akan ada respons bila mereka memilih meningkatkan uji coba".

Ri Pyong Chol, seorang pejabat terkemuka Korea Utara yang mengawasi uji coba rudal tersebut mengatakan komentar Biden telah mengungkapkan "permusuhan yang mendalam" terhadap rezim Kim Jong-un.

"Pernyataan seperti itu dari Presiden AS adalah pelanggaran secara gamblang atas hak negara kami untuk membela diri dan memprovokasi hal tersebut," kata Ri dalam pernyataan yang dirilis oleh media KCNA.

Ri mengatakan Pyong yang mengungkapkan "kekhawatiran mendalam atas kepala eksekutif AS yang menyebut uji coba reguler, (sebuah) pelaksanaan hak negara kami untuk membela diri, sebuah pelanggaran terhadap 'resolusi' PBB,"

"Bila AS melanjutkan pernyataannya yang sembrono tanpa memikirkan konsekuensinya, AS mungkin akan menghadapi sesuatu yang tidak baik," katanya dan menyebut Korea Utara siap untuk "terus meningkatkan kekuatan militer kami yang paling teliti dan luar biasa."

Juru bicara Kementerian Pertahanan Jepang sebelumnya mengonfirmasi peluncuran rudal ini. Menurut Jepang, rudal itu diluncurkan ke arah Laut Jepang atau yang disebut Korea Selatan sebagai Laut Timur.

"Kemungkinan rudal balistik. Rudal itu tidak jatuh di dalam wilayah Kepang dan juga diyakini tidak jatuh di dalam zona ekonomi eksklusif Jepang," ujar jubir tersebut, sebagaimana dikutip Reuters.

Kemenhan Jepang pun mengimbau kapal-kapal yang melewati perairan tersebut untuk tidak mendekati objek tertentu di laut. Mereka mengimbau awak kapal untuk segera melaporkan ke coast guard Jepang jika melihat objek mencurigakan.

Penikaman Massal di Perpustakaan Vancouver, 6 Luka dan 1 Tewas

Setidaknya satu orang tewas dan sejumlah orang lainnya dilarikan ke rumah sakit dalam aksi penikamanmassal di sebuah perpustakaan di Vancouver Utara, Kanada, pada Sabtu sore waktu setempat.

Pihak kepolisian Vancouver Utara mengatakan sejumlah orang telah ditikam di dalam dan di luar Perpustakaan Lynn Valley, yang berada di area perbelanjaan Lynn Valley Village yang dipenuhi oleh pembeli akhir pekan. Satu tersangka ditahan, dan polisi mengatakan penyerang tampaknya melakukan aksinya sendiri.

Video dari tempat kejadian memperlihatkan seorang pria melukai dirinya sendiri dengan pisau sebelum dibawa ke tahanan polisi.

Saksi mata mengatakan bahwa tersangka mulai menikam orang-orang di dalam perpustakaan sebelum pindah ke luar.

 “Saya berada di ruang komunitas perpustakaan dan di luar, tiba-tiba, kami mendengar teriakan dan semua orang berhenti dan menatap, semua orang mulai berlari keluar dari pintu samping,” kata saksi Mary Craver.

“Saya baru saja mulai berlari juga. Kami berlari sampai ke mal," imbuhnya seperti dikutip dari Global News, Minggu (28/3/2021).

Tim investigasi kepolisian Kanada memastikan seorang wanita tewas dalam aksi penusukan itu.

“Kami sedang berkendara di Lynn Valley Road, dan ada seorang wanita tepat di samping mobilnya dengan seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun, banyak luka tusukan dan pendarahan deras. Dia mengatakan itu adalah penusuk acak yang berlari di jalan, jadi kami segera berbalik pergi mencari korban lainnya. Ada lagi wanita berusia 25 tahun dengan beberapa luka tusukan di wajahnya,” ungkap seorang saksi mata yang mengaku bernama Steve kepada Global News.

“Sedikitnya ada enam korban yang bisa kita hitung dalam radius 50 kaki, jadi cukup traumatis. Kami mencoba menemukan putri kami di daerah itu, jadi agak menakutkan,” ujarnya.

Layanan Kesehatan Darurat, BC EHS, mengatakan telah dipanggil ke area Lynn Valley Road dan 29th Avenue sekitar pukul 1:45 malam waktu setempat.

BC EHS mengatakan pihaknya mengerahkan 11 ambulans dan dua pengawas ke tempat kejadian. Enam orang dibawa ke rumah sakit dalam kondisi yang tidak diketahui.

Walikota Distrik Vancouver Utara Mike Little mengeluarkan pernyataan yang mendesak setiap saksi untuk menghubungi pihak kepolisian setempat.

“Lynn Valley dan seluruh Distrik Vancouver Utara adalah komunitas yang erat dan tenang. Kejadian seperti ini sangat menyedihkan ketika terjadi di komunitas yang kita cintai,” ucap Little.

“Tentu atas nama warga saya mengirimkan harapan terbaik kami kepada para korban dan keluarga mereka, yang baru saja keluar untuk urusan hari Sabtu biasa mereka. Saya menghargai tindakan cepat dan kerja tim yang luar biasa dari para tim responder pertama kami, Layanan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Distrik kami, RCMP, dan mitra Pantai Utara kami dari Kota dan Vancouver Barat,” ujarnya.