• Blog
  • News Forex, Index & Komoditi ( Senin,  15 Februari 2021 )

News Forex, Index & Komoditi ( Senin,  15 Februari 2021 )

Saham Asia sentuh level tertinggi sepanjang masa di awal perdagangan

Saham-saham Asia naik ke rekor tertinggi pada awal perdagangan Senin pagi dan harga minyak naik ke tertinggi lebih dari satu tahun, karena keberhasilan peluncuran vaksin virus corona secara global meningkatkan harapan pemulihan ekonomi yang cepat di tengah bantuan fiskal baru dari Washington.

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang menguat 0,4 persen menjadi 736,4 poin. Nikkei Jepang naik 1,3 persen, meskipun data menunjukkan pemulihan negara itu dari resesi terburuk pascaperang melambat pada kuartal keempat.

Indeks acuan saham Australia juga menguat 1,0 persen. Indeks berjangka E-mini untuk S&P 500 naik 0,2 persen di awal perdagangan Asia. Pasar saham AS akan ditutup pada Senin untuk liburan Hari Presiden.

Sorotan minggu ini mungkin adalah risalah pertemuan Federal Reserve AS pada Januari, di mana pembuat kebijakan memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga.

Data inflasi akan dirilis dari Inggris, Kanada, dan Jepang, sementara pada Jumat (19/2/2021) negara-negara ekonomi utama termasuk Amerika Serikat akan merilis indeks manajer pembelian (PMI) awal untuk Februari.

Sementara para ekonom memperkirakan inflasi akan tetap jinak untuk beberapa saat, apa yang disebut "perdagangan reflasi" telah mengumpulkan tenaga dalam beberapa hari terakhir yang sebagian besar didorong oleh vaksin virus corona dan harapan pengeluaran fiskal besar-besaran di bawah Presiden AS Joe Biden.

Biden mendorong pencapaian legislatif besar pertama dalam masa jabatannya, beralih ke kelompok bipartisan pejabat lokal untuk meminta bantuan pada rencana bantuan virus corona senilai 1,9 triliun dolar AS.

“Dalam pandangan kami, selama kenaikan (inflasi) bertahap, pasar ekuitas dapat terus berjalan dengan baik. Namun, langkah-langkah yang tidak tepat tentu akan merugikan sentimen investor,” kata Esty Dwek, Kepala Strategi Pasar Global di Natixis Investment Managers Solutions.

Spread (selisih) kredit telah mengetat secara tajam, tetapi masih memiliki ruang untuk menyerap beberapa imbal hasil yang lebih tinggi, membuat kami lebih nyaman dengan risiko kredit daripada risiko suku bunga,” tambah Dwek.

“Komoditas-komoditas akan memperoleh manfaat dari siklus inflasi, tetapi komoditas-komoditas masih dapat terus pulih tanpa inflasi inti yang tinggi karena ekonomi dibuka kembali dan permintaan meningkat.”

Harga minyak naik ke level tertinggi sejak Januari 2020 di tengah harapan stimulus AS akan meningkatkan ekonomi dan permintaan bahan bakar.

Minyak mentah Brent naik 61 sen menjadi 63,04 dolar AS per barel. Minyak mentah AS naik 83 sen menjadi 60,03 dolar AS per barel.

Pada Jumat (12/2/2021), S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor penutupan tertinggi. Dow berakhir 0,1 persen lebih tinggi pada 31.458,4 poin, S&P 500 naik 0,5 persen menjadi 3.934,83 ​​poin dan Nasdaq bertambah 0,5 persen menjadi 14.095,47 poin.

Dolar sedikit lebih tinggi terhadap yen Jepang pada 105,07 sementara euro datar pada 1,2119 dolar dan pound Inggris naik 0,1 persen pada 1,3868 dolar. Dolar Australia dan Selandia Baru yang sensitif terhadap risiko tidak berubah.

Itu membuat indeks dolar stabil di 90,426.

Bitcoin hampir tidak berubah dalam awal perdagangan Asia pada 48.722 dolar AS, sedikit di bawah rekor tertinggi 49.000 dolar AS. Bitcoin membukukan keuntungan sekitar 20 persen dalam minggu lalu ditandai dengan dukungan perusahaan besar seperti Tesla milik Elon Musk.

Nikkei Jepang tembus 30.000 poin, pertama kalinya dalam 30 tahun

Indeks saham Nikkei Jepang menembus level 30.000 poin untuk pertama kalinya dalam lebih dari 30 tahun pada awal perdagangan Senin pagi, terangkat oleh keuntungan Wall Street akhir pekan lalu, laba perusahaan domestik yang solid dan persetujuan vaksin COVID-19 pertama di Jepang.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) mencapai 30.006,46 poin pada pukul 09.15 waktu setempat, bertambah 407,27 poin atau 1,38 persen, dari penutupan Jumat (12/2/2021), menjadi diperdagangkan di 29.927,34 poin sebelum melampaui angka 30.000 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo terangkat 17,91 poin atau 0,93 persen, menjadi diperdagangkan di 1.951,79 poin.

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan pertambangan, produk minyak dan batu bara serta sekuritas menjadi yang paling menguat pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Harga Minyak Pecah Rekor Dalam Setahun Terakhir

Harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari 2 persen pada akhir perdagangan Jumat (12/2) waktu AS. Harga minyak mentah menembus level tertingginya dalam satu tahun terakhir.

Mengutip Antara, Senin (15/2), penguatan harga minyak didorong harapan pasar terhadap stimulus fiskal AS. Stimulus tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi, sehingga permintaan bahan bakar meningkat.

Tercatat, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman April naik US$1,29 atau 2,1 persen menjadi US$62,43 per barel.

Lalu, harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret naik US$1,23 atau 2,1 persen ke level US$59,47 per barel.

Jika diakumulasi, harga minyak mentah AS WTI naik 4,7 persen selama satu pekan terakhir. Sementara, minyak Brent naik 5,3 persen sepanjang pekan lalu.

Diketahui, Presiden AS Joe Biden akan bertemu dengan para walikota dan gubernur untuk membahas stimulus AS sebesar US$1,9 triliun. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membantu jutaan pekerja yang menganggur.

"Harapan stimulus AS dan kemajuan vaksin corona yang sedang berlangsung kemungkinan akan mempertahankan selera pasar terhadap aset-aset berisiko dalam menawarkan dukungan ke pasar minyak," ujar Analis Capital Economics dalam sebuah riset.

Di sisi lain, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menurunkan ekspektasi permintaan minyak global sebesar 110 ribu barel per hari menjadi 5,79 juta barel per hari. Badan Energi Internasional (IEA) juga melihat pasokan minyak masih melebihi permintaan global.

"Laporan IEA melukiskan gambaran yang lebih pesimis daripada yang diperkirakan pelaku pasar ketika harga tinggi saat ini," kata Commerzbank.

BBC News Dilarang Siaran di China

Lembaga Penyiaran radio dan televisi nasional China (NRTA) menyatakan melarang BBC World News untuk bersiaran di China, Kamis (11/2).

Mengutip CNN, langkah ini diambil satu minggu setelah regulator media Inggris Ofcom mencabut izin siaran China Global Television Network atau CGTN di Inggris.

Dalam pernyataannya, NRTA China mengklaim bahwa BBC World News telah menyiarkan peliputan atau laporan tentang China yang melanggar prinsip kejujuran dan ketidakberpihakan dalam jurnalisme.

Pada 4 Februari lalu, Kementerian Luar Negeri China sempat mengeluarkan pernyataan tegas untuk BBC bahwa pemberitaan mereka tentang langkah China di pandemi Covid-19 keliru. Kemenlu China bahkan melabeli karya jurnalistik BBC sebagai berita palsu.

Juru bicara BBC kecewa atas keputusan pemerintah China tersebut.

"BBC adalah media penyiaran paling terpercaya di dunia dan melaporkan berita-berita dari seluruh dunia secara adil, tidak memihak dan tanpa rasa takut, atau menguntungkan siapapun," kata juru bicara BBC dalam sebuah pernyataan kepada CNN Business.

Beijing sendiri sudah berulang kali mengungkapkan kekesalan pada laporan BBC tentang kamp Uighur di  China untuk Uyghur. Dalam laporan-laporannya BBC menaytakan  bahwa perempuan telah diperkosa secara sistematis, dilecehkan secara seksual, dan disiksa di kamp.

China juga menuduh BBC telah berulang kali menyebarkan kebohongan eksplisit tentang kebijakan China di daerah otonomi Xinjiang.

Sementara itu, BBC membela karya-karya jurnalistiknya lewat sebuah pernyataan. BBC mengatakan bahwa peliputan mereka di China adil dan akurat.

Tak diketahui seberapa besar dampak larangan China terhadap BBC World News. Selama ini, BBC sendiri tidak pernah diizinkan untuk menyiarkan di daratan China, termasuk jaringan televisi ke rumah-rumah. BBC World News hanya pernah tersedia di hotel internasional.

"Keputusan China untuk melarang BBC World News di daratan China adalah pembatasan kebebasan media," kata Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab dalam sebuah pernyataan.

"China memiliki beberapa pembatasan paling parah pada kebebasan media dan internet di seluruh dunia dan langkah terbaru ini hanya akan merusak reputasi China di mata dunia," ujarnya.

Rusia Siap Putus Hubungan dengan Uni Eropa Jika Diberi Sanksi Keras

 Rusia siap memutuskan hubungan dengan Uni Eropa (UE) jika blok itu menerapkan sanksi ekonomi yang menyakitkan.

Jerman menganggap ancaman Rusia itu sebagai pernyataan yang membingungkan dan tidak dapat dipahami.

Hubungan antara Rusia dan Barat, yang sudah berada di titik terendah pasca-Perang Dingin, telah mendapat tekanan baru terkait penangkapan dan pemenjaraan kritikus Kremlin Alexei Navalny.

Tiga diplomat Eropa mengatakan kepada Reuters bahwa UE kemungkinan memberlakukan larangan perjalanan dan pembekuan aset pada para sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin. Sanksi itu mungkin diterapkan secepatnya bulan ini.

Tekanan sanksi telah meningkat sejak Moskow membuat marah negara-negara Eropa pekan lalu dengan mengusir para diplomat Jerman, Polandia dan Swedia tanpa memberi tahu kepala kebijakan luar negeri UE, yang berada di Moskow untuk berkunjung.

Paris dan Berlin mengatakan harus ada tanggapan atas tindakan Rusia tersebut.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov ditanyai dalam wawancara yang diterbitkan di situs kementerian pada Jumat apakah Moskow bergerak menuju pemutusan hubungan dengan UE.

“Kami melanjutkan dari fakta bahwa kami siap (untuk itu). Jika kami melihat lagi sanksi yang dijatuhkan di beberapa sektor yang menimbulkan risiko bagi perekonomian kita, termasuk di bidang yang paling sensitif,” papar Lavrov.

“Kami tidak ingin mengisolasi diri dari kehidupan global, tetapi kami harus siap untuk itu. Jika Anda menginginkan perdamaian maka bersiaplah untuk perang," ujar dia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan, "Pernyataan ini benar-benar membingungkan dan tidak bisa dipahami."

Kremlin menawarkan interpretasi yang lebih lembut dari kata-kata Lavrov pada Jumat malam.

Dikatakan, Rusia ingin mengembangkan hubungan dengan UE daripada memutusnya, tetapi Moskow merasa harus siap bagi Brussel untuk mengambil langkah-langkah memutuskan hubungan.

"Jika Uni Eropa mengambil jalan itu maka ya, kami harus siap, karena Anda harus siap untuk yang terburuk," ujar juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan melalui telepon konferensi.

"Tentu saja, jika kami menghadapi garis yang sangat merusak yang merusak infrastruktur dan kepentingan kami, maka tentu saja Rusia harus siap sebelumnya untuk langkah-langkah tidak ramah semacam itu," tegas dia.

Kementerian Luar Negeri Rusia kemudian mengatakan Moskow akan bersiap memutuskan hubungan jika Brussel memulai langkah seperti itu. 

Biden Bentrok dengan Xi: China akan Santap Makan Siang Kita

 Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping melakukan panggilan telepon pertama mereka sebagai pemimpin negara dan tampak berselisih dalam sebagian besar masalah.

Pertikaian kedua negara berlanjut, bahkan saat Xi memperingatkan konfrontasi akan menjadi "bencana" bagi kedua pihak.

Saat Xi menyerukan kerja sama "win-win", Biden menyebut China sebagai "pesaing paling serius" bagi Amerika. Biden pun berjanji "mengungguli" Beijing.

Pada Kamis (11/2), Biden mengatakan kepada kelompok bipartisan Senator AS pada pertemuan tentang perlunya meningkatkan infrastruktur AS, bahwa Amerika Serikat harus meningkatkan permainannya dalam menghadapi tantangan China.

Biden mengatakan dia berbicara dengan Xi selama dua jam pada Rabu (10/2) malam dan memperingatkan para senator. "Jika kita tidak bergerak, mereka akan menyantap makan siang kita," papar Biden.

 “Mereka menginvestasikan miliaran dolar untuk menangani berbagai macam masalah yang berkaitan dengan transportasi, lingkungan, dan berbagai hal lainnya. Kita hanya harus maju,” ungkap Biden.

Gedung Putih mengatakan Biden menekankan kepada Xi bahwa prioritas AS untuk melestarikan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Indo-Pasifik merupakan wilayah di mana Amerika Serikat (AS) dan China adalah saingan strategis utama.

Dia juga menyuarakan keprihatinan "mendasar" tentang praktik perdagangan "koersif dan tidak adil", serta tentang masalah hak asasi manusia (HAM), termasuk tindakan keras China di Hong Kong dan perlakuan terhadap Muslim di Xinjiang, dan tindakan Beijing yang semakin tegas di Asia, termasuk terhadap Taiwan.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan Biden juga menyatakan perhatiannya tentang kurangnya transparansi China atas virus corona.

Semua masalah HAM yang disebutkan Biden adalah yang oleh Beijing dikatakan pada AS agar menjauhinya.

“Xi mengatakan bahwa konfrontasi Biden akan menjadi bencana dan kedua belah pihak harus membangun kembali cara untuk menghindari kesalahan penilaian,” ungkap Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China.

Xi mempertahankan nada garis keras di Hong Kong, Xinjiang dan Taiwan. Xi menyebut mereka masalah "kedaulatan dan integritas teritorial". Xi berharap Washington akan mendekat dengan hati-hati.

Pembicaraan lewat telepon itu adalah yang pertama antara para pemimpin China dan AS sejak Xi berbicara dengan mantan Presiden Donald Trump pada 27 Maret lalu, hampir 11 bulan lalu.

Sejak itu, hubungan antara dua ekonomi terbesar dunia itu jatuh ke titik terendah.

Trump menyalahkan China karena memulai pandemi COVID-19. Trump pun meluncurkan serangkaian tindakan terhadap China, termasuk perang perdagangan dan sanksi terhadap pejabat serta perusahaan China yang dianggap sebagai ancaman keamanan.

Xi memberi selamat kepada Biden atas kemenangan pemilu dalam pesan pada November, meskipun Biden telah memanggilnya "preman" selama kampanye dan berjanji memimpin upaya internasional untuk "menekan, mengisolasi, dan menghukum China."

Pemerintahan Biden mengisyaratkan akan mempertahankan tekanan pada Beijing, dan telah mendukung tekad pemerintahan Trump bahwa China telah melakukan genosida di Xinjiang.

Pada saat yang sama, AS berjanji mengambil pendekatan yang lebih multilateral dan ingin bekerja sama dengan Beijing dalam masalah seperti perubahan iklim dan membujuk Korea Utara (Korut) menyerahkan senjata nuklirnya.

Biden telah menekankan hubungan yang dia jalin dengan Xi ketika menjadi wakil presiden di era Barack Obama, melalui lebih dari 24 jam pertemuan pribadi dan 17.000 mil perjalanan bersama.

Pada Kamis, Biden mengatakan memiliki percakapan yang baik dengan Xi dan mengenalnya dengan baik.

Namun, seorang pejabat senior pemerintah AS mengatakan kepada wartawan menjelang panggilan telepon, Biden akan "praktis, keras kepala, bermata jernih" dalam berurusan dengan Xi.

Pada saat yang sama, kata pejabat itu, Biden ingin memastikan mereka memiliki kesempatan memiliki jalur komunikasi yang terbuka.

Para pejabat China menyatakan beberapa optimisme hubungan bilateral akan membaik di era Biden dan telah mendesak Washington bertemu dengan Beijing di tengah jalan.

Banyak pengamat mengatakan, kedua belah pihak menyebutkan area untuk potensi kerja sama, termasuk dalam isu perubahan iklim dan memerangi COVID-19.

Kemlu China mengatakan Xi mengutip kembali pernyataan Biden sendiri sebagai presiden AS bahwa, "Amerika dapat didefinisikan dalam satu kata: Kemungkinan."

“Kami berharap kemungkinannya sekarang mengarah ke perbaikan hubungan China-AS," ungkap Kemlu China, mengutip Xi.

Pemimpin redaksi tabloid yang didukung Partai Komunis China, Global Times, mengatakan dalam tweet fakta bahwa panggilan telepon itu berlangsung selama dua jam adalah "pesan yang sangat positif" yang menunjukkan "komunikasi yang mendalam."

PBB: Ratusan Orang Ditangkap di Kudeta Myanmar

Lebih dari 350 orang di Myanmar ditangkapi sejak berlangsungnya pemerintahan Aung San Suu Kyi dikudeta pihak militer.

PBB mengungkapkan dalam daftar orang yang ditahan tersebut terdapat pejabat pemerintahan, aktivis, hingga pendeta, dengan alasan yang mencurigakan.

Deputi Komisi untuk Hak Asasi Manusia PBB, Nada al-Nashif, menyatakan sanksi yang diberikan pada Myanmar harus berfokus pada pemimpin kudeta dan bukan memperberat kondisi kelompok masyarakat yang rapuh.

Ia berbicara di forum Dewan HAM PBB yang beranggotakan 47 negara. Forum ini digelar atas permintaan nggris dan negara Uni Eropa untuk mencari resolusi pembebasan pemimpin Myanmar Suu Kyi.

"Di hadapan dewan, kami merekomendasikan sikap paling tegas pada pejabat militer, agar mereka menghargai hasil pemilu, mengembalikan kedaulatan pada masyarakat sipil, dan segera membebaskan orang-orang yang ditangkap," ujarnya.

Sementara itu, penyelidik HAM PBB Thomas Andrews menyerukan agar anggota PBB menjatuhkan sanksi bilateral dan mengembargo seluruh perjanjian jual-beli senjata, menutup akses perjalanan, serta membawa isu ini ke Pengadilan Kejahatan Internasional sehingga junta militer tidak lagi mendapatkan bantuan.

"Seluruh opsi-opsi ini harus dipertimbangkan," kata Andrew.

Ia juga mengungkapkan muncul bukti-bukti foto bahwa pasukan keamanan Myanmar menggunakan senjata melawan para demonstran.

"Hal ini melanggar hukum internasional," katanya.

Sementara itu, duta besar Myanmar untuk PBB, Myint Thu mengatakan Myanmar akan bekerja sama dengan PBB dan juga ASEAN untuk menegakkan perjanjian HAM internasional.

"Kami tidak ingin menghambat transisi demokratis di negara kami," kata Myint.

Rusia Bangun Pangkalan Udara Suriah untuk Terima Pesawat Pembom Nuklir

 Rusia memodernisasi Pangkalan Udara Hmeimim di Latakia, Suriah barat, sebagai persiapan untuk menerima pesawat pembom nuklir strategis.

“Langkah ini sebagai bagian dari rencana Moskow memperkuat kehadiran Rusia di negara itu,” ungkap laporan surat kabar Nezavisimaya Gazeta dari Rusia.

Surat kabar itu mengatakan Rusia sedang memodernisasi Pangkalan Udara Hmeimim dengan membangun kembali landasan pacu untuk menerima pesawat strategis jarak jauh yang mampu membawa senjata nuklir.

Menurut media Rusia, pesawat pembom strategis akan mampu, jika perlu, untuk menyerang "teroris Suriah" dan mendukung Skuadron Mediterania Rusia.

Surat kabar tersebut mengutip analis Amerika Serikat (AS) Joseph Trevithick yang mengatakan Rusia membuat landasan pacu lebih panjang yang akan memungkinkannya mengayunkan keseimbangan geopolitik di Timur Tengah sehingga menguntungkannya.

"Pangkalan Hmeimim adalah alat penting bagi kehadiran Rusia di Suriah, dan lebih tepat untuk mengatakan di sini bahwa Rusia sedang mencoba memperluas pengaruh geopolitik dan militernya untuk mencakup seluruh Mediterania," papar Trevithick.

Dia menunjukkan, "Pesawat pembom Rusia yang dilengkapi rudal bersayap, yang diluncurkan dari pangkalan udara Hmeimim, dapat membahayakan target-target di Eropa dan menyerang angkatan laut musuh jika terjadi konflik."

Menurut analis AS itu, pesawat pembom juga mampu merespon lebih efektif terhadap krisis dan situasi tak terduga di Timur Tengah dan Afrika Utara.

“Tahun lalu, otoritas Suriah setuju memberi Rusia tambahan daratan dan perairan pesisir untuk memperluas pangkalan udara militernya di Hmeimim,” papar laporan Reuters.

Kesepakatan yang ditandatangani perwakilan kedua negara pada 21 Juli dan berlaku efektif pada 30 Juli itu menyangkut wilayah darat dan laut dekat provinsi Latakia, tempat pangkalan udara itu berada.

Rusia telah mendukung pemerintahan Presiden Suriah Bashar Al-Assad yang berkuasa sejak awal konflik Suriah pada 2011.

Pada September 2015, Rusia terlibat secara langsung dengan militer dalam perang saudara dan mengubah keseimbangan, sehingga memungkinkan rezim merebut kembali wilayah yang dikuasai pemberontak.

Muncul Klaster dan Cemas Varian Baru, Melbourne Lockdown Lagi

Melbourne kembali memberlakukan lockdown (pembatasan kegiatan total) tepat hari ini, Jumat (12/2), hingga lima hari ke depan. Keputusan ini diambil setelah ditemukan kasus penularan aktif yang berasal dari sebuah hotel yang digunakan sebagai tempat karantina bagi para pelancong di daerah tersebut.

Perdana Menteri Victoria, Daniel Andrews, seperti diberitakan AP, mengatakan sebanyak 6,5 juta penduduk di kota ini akan diperintahkan mengunci diri di rumah, sejak jari ini hingga Rabu (17/2) pekan depan.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran varian virus dari Inggris yang telah menginfeksi sedikitnya 13 orang di Hotel Bandara yang ada di Kota Melbourne.

Meski demikian, turnamen tenis Australia Terbuka yang tengah digelar di negara itu akan tetap berlangsung dengan tanpa penonton.

Sejumlah penerbangan menuju Melbourne juga akan ditutup dan hanya penerbangan internasional yang sudah mengudara saat lockdown diumumkan yang akan diizinkan mendarat.

Sekolah dan berbagai bisnis juga tidak beroperasi, dengan aktivitas luar rumah yang diizinkan hanya untuk berolahraga dan untuk tujuan yang benar-benar penting.

Diberitakan AP, Andrews menyebut tingkat penyebaran varian virus ini memang menuntut tindakan cepat dan drastis. Pihaknya pun memilih mengunci rapat-rapat kota tersebut demi menghindari lonjakan baru di Melbourne.

Andrews mengatakan tingkat penyebaran menuntut tindakan drastis untuk menghindari lonjakan baru di Melbourne.

"Ini bukan virus 2020. Ini sangat berbeda. Jauh lebih cepat. Ini menyebar jauh lebih mudah. Saya yakin (lockdown) ini akan efektif. Kami akan bisa menahan ini," kata dia.

Melbourne sendiri sebelumnya pernah memberlakukan lockdown selama kurang lebih 111 hari pada Oktober 2020

Pangkalannya Kembali Kebobolan, Militer Israel Dipermalukan

 - Untuk kedua kalinya dalam seminggu, pangkalan militer Israel diserbu kawanan penyusup. Pelanggaran besar keamanan ini membuat militer negara Yahudi itu malu.

Pangkalan Nathan di kota Beersheba diserbu para penyusup dengan menggunakan beberapa drone pada hari Kamis (11/2/2021). Salah satu serangan drone itu menyebabkan pemadaman listrik di pangkalan tersebut.
Mengutip laporan Channel 12, drone lainnya yang menyerbu digunakan untuk mengumpulkan informasi intelijen.

Laporan tersebut mengatakan bahwa polisi dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengetahui rencana pembobolan di pangkalan tersebut, tetapi tidak mengambil tindakan untuk mencegahnya.

Menurut laporan tersebut, para tersangka tidak berhasil mencuri senjata tetapi mereka mengambil peralatan militer lainnya.

Tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan tentang sifat peralatan yang dicuri dan tidak ada tersangka yang ditahan sehubungan dengan insiden tersebut.


"Menyusul peristiwa luar biasa di daerah tersebut, tingkat kesiapan pangkalan segera dinaikkan, termasuk memperkuat target keamanan dan pertahanan," kata IDF dalam sebuah pernyataan kepada media tersebut.

"Kami tegaskan bahwa tidak ada senjata yang dicuri dari unit dan tidak ada kerusakan pada generator, meskipun ada pelanggaran yang teridentifikasi di pagar, yang langsung diblokir."

"Selain itu, menyusul identifikasi pesawat sipil di daerah pangkalan, sarana teknologi digunakan dalam koordinasi dengan Kepolisian Israel," kata IDF, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Pelanggaran yang memalukan militer Zionis itu merupakan insiden terbaru setelah Senin malam lalu Pangkalan Angkatan Udara Nevatim yang menjadi markas jet tempur siluman F-35 Israel diserbu pengendara mobil berkecepatan tinggi.

Mobil terhenti oleh paku ban yang dipasang di area jalan pangkalan yang berlokasi di Gurun Negev tersebut. Pelaku masuk ke area pangkalan dan berhasil melarikan diri dengan memanjat pagar.

Mobil yang digunakan tersangka merupakan hasil membajak di Dimona. Insiden itu memicu perburuan besar-besaran, termasuk melibatkan pasukan khusus dari Angkatan Udara. Namun, sejauh ini belum ada laporan tentang penangkapan tersangka.

Laporan lain dari Times of Israel menyebutkan, beberapa pekan terakhir, kawanan pencuri berhasil mencuri tenda militer dan peralatan lainnya dari pangkalan pelatihan Tzeelim IDF di siang hari bolong. Sekitar 20.000 peluru juga dicuri dari pangkalan militer Sdeh Teiman di utara Beersheba.

Unjuk Rasa di Myanmar Berlanjut Usai AS Sanksi Kudeta Militer

Pengunjuk rasa menentang kudeta militer Myanmar kembali terjadi setelah Amerika Serikat memberikan sanksi kepada militer berupa pembekuan aset.

Dilansir AFP, aksi dilakukan hari ini, Jumat (12/2) merupakan kali ketujuh yang berlangsung selama berturut-turut. Sementara pihak militer Myanmar tengah bersiap untuk menghadapi demonstran yang turun ke jalan.

Demonstran menuntut jenderal selaku pemimpin militer Myanmar yang melakukan kudeta untuk melepaskan kekuasaan.

 

Namun, kepolisian telah menggunakan gas air mata, meriam air, dan peluru karet terhadap demonstran. Pun sejumlah awak media terjebak dalam kerumunan yang mendapat serangan tersebut.

Demonstran yang berlangsung di Myanmar sendiri membuat hampir seluruh pekerja di berbagai perusahaan mogok kerja. Hal ini membuat Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar (Tatmadaw), Jenderal Min Aung Hlaing, meminta pekerja kembali bekerja. Sampai saat ini demo berjalan dengan damai.

"Mereka yang tidak mengerjakan tugasnya diminta segera kembali menjalankan tugas untuk kepentingan negara dan rakyat tanpa terpengaruh emosi," kata Min Aung Hlaing dalam pidato yang dilaporkan media pemerintah.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Joe Biden menjatuhkan sanksi kepada Myanmar berupa pembekuan aset senilai US$1 miliar sebagai buntut dari kudeta militer. Hal itu membuat para jenderal tidak bisa mengakses aset tersebut.

"Saya telah menyetujui perintah eksekutif baru yang memungkinkan kami untuk segera memberikan sanksi pada para pemimpin militer yang mengarahkan kudeta, kepentingan bisnis mereka, serta keluarga dekat mereka," ucap Biden, Rabu (10/2) seperti dikutip dari AFP.

Biden juga mendesak militer Myanmar segera membebaskan pemimpin de facto Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Mynt. Kedua sosok penting dalam demokrasi Myanmar itu ditahan sejak pekan lalu.

Setelah melakukan kudeta militer Myanmar Tatmadaw telah menyatakan status darurat selama setahun. Mereka juga menyatakan kekuasaan pemerintah Myanmar telah diserahkan kepada Panglima Militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing.

Kudeta oleh militer Myanmar dilakukan setelah Tatmadaw menolak mengakui hasil pemilu 8 November lalu karena dinilai curang. Mereka menuding ada jutaan pemilih palsu dalam pemilu kemarin dan menuntut Komisi Pemilihan Umum Myanmar memberikan daftar pemilih akhir untuk diverifikasi.

Kudeta tersebut telah memicu gelombang unjuk rasa di penjuru Myanmar. Demonstran antikudeta turun ke jalan selama tujuh hari. Aksi ini disebut akan terus berlangsung meski satu orang wanita tertembak dan kritis.