• Blog
  • Virus Corona Itu Buatan Laboratorium China, AS Beberkan Buktinya ( Senin, 20  Juli  2020 )

Virus Corona Itu Buatan Laboratorium China, AS Beberkan Buktinya ( Senin, 20  Juli  2020 )

News Forex, Index &  Komoditi

( Senin, 20  Juli  2020 )

Virus Corona Itu Buatan Laboratorium China, AS Beberkan Buktinya

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah merilis kabel diplomatik 2018 yang mencatat bahwa Institut Virologi Wuhan (WIV) memiliki kekurangan serius teknisi dan penyelidik terlatih yang diperlukan untuk mengoperasikan laboratorium dengan pengamanan tinggi ini dengan aman.

Isi kabel diplomatik berusia 2 tahun, yang bocor awal tahun ini, memberikan dukungan bagi tuduhan yang belum terbukti dari anggota pemerintahan Trump dan Kongres AS bahwa virus Corona mungkin akibat kebocoran dari laboratorium yang ada di wilayah episentrum wabah virus global tersebut.

Kabel diplomatik bulan Januari 2018, diperoleh oleh Washington Post setelah gugatan Undang-Undang Kebebasan Informasi, mencatat bahwa hubungan antara WIV dan University of Texas Medical Branch di Galveston dapat membantu mengurangi kekurangan dan bahwa, dilaporkan, lembaga yang berbasis di AS itu melatih teknisi untuk bekerja di WIV.

Kabel kedua tentang WIV dari April 2018 mengutip seorang pejabat Prancis yang mengatakan bahwa para ahli Prancis telah memberikan pelatihan bimbingan dan keamanan hayati ke laboratorium, yang akan berlanjut. Bagian dari kedua kabel dihilangkan seperti dikutip dari CNN, Minggu (19/7/2020).

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, adalah salah satu yang paling vokal dalam menyatakan bahwa virus mematikan itu bisa lolos dari WIV.

Meskipun Pompeo berbicara dengan tegas menuding pemerintah China gagal membendung wabah pandemi dan tidak transparan, namun tampaknya ia mundur dari teori bahwa virus itu berasal dari laboratorium.

"Kami tahu itu dimulai di Wuhan, tetapi kami tidak tahu dari mana atau dari siapa, dan itu adalah hal-hal penting," ujarnya dalam sebuah wawancara pada pertengahan Mei lalu.

Sementara Pompeo dan Presiden Donald Trump awal tahun ini mengklaim bahwa mereka telah melihat bukti yang menghubungkan wabah dengan laboratorium Wuhan, penilaian oleh para ilmuwan dan sejumlah pihak yang beredar di antara sekutu-sekutu intelijen AS menyatakan bahwa "sangat tidak mungkin" virus itu berasal dari laboratorium. Komunitas intelijen AS mengatakan mereka sedang mencari kedua kemungkinan itu.

 

 

Investor Saham di AS Tunggu Kepastian Vaksin Covid-19 hingga Stimulus

Head of Research MNC Sekuritas Edwin Sebayang menyebut Pasar Saham Amerika Serikat (AS) mengalami perkembangan yang cukup baik. Perkembangan itu diiringi dengan penelitian penemuan vaksin Covid-19 dan peningkatan jumlah pasien positif Covid-19.

Edwin mengatakan, saham-saham di bidang teknologi yang saat ini yang memimpin pergerakan market AS saat ini, meskipun indeks Dow Jones beberapa saat lalu sempat mengalami penurunan, tetapi indeks Nasdaq terus mengalami kenaikan.

"Jadi, ini agak ketolong karena mereka juga sedang menunggu bukan hanya perkembangan dari vaksin, tapi juga termasuk stimulus dan laporan keuangan kuartal II, itu yang mendrive Dow Jones kemarin," ujar Edwin dalam acara Market Opening IDX Channel, Senin (20/7/2020).

Dia menambahkan, karena AS lebih cepat dalam melakukan lockdown atau karantina wilayah akibat pandemi Covid-19, maka negeri Paman Sam telah memperkirakan bahwa ekonomi mereka akan mengalami penurunan di kuartal I dan II 2020.

"Tapi justru kuartal III mereka akan mengalami kenaikan apalagi pemerintah terus mensupport dengan beberapa paket stimulus dan sekarang sedang nunggu paket stimulus tambahan dan mereka akan menyuntik lagi," ucapnya.

"Jadi, memang pemerintah AS benar-benar totally fokus untuk menolong ekonomi mereka," sambungnya.

 

Melemah, dolar AS diperdagangkan sekitar 107 yen di Tokyo

Kurs dolar AS berpindah tangan di kisaran garis 107 yen dalam transaksi awal di Tokyo pada Senin pagi, melemah dari levelnya di perdagangan New York pada akhir pekan lalu.

Ketika pasar dibuka di Tokyo, dolar AS dikutip pada 107,09-10 yen dibandingkan dengan 106,97-107,07 yen di New York dan 107,11-12 yen di Tokyo pada Jumat (17/7/2020) pukul 17.00 waktu setempat.

Euro, sementara itu, diambil pada 1,1441-1446 dolar AS dan 122,52-53 yen terhadap 1,1423-1433 dolar AS dan 122,22-32 yen di New York serta 1,1390-1392 dolar AS dan 122,00-04 yen pada perdagangan Jumat sore (17/7/2020) di Tokyo.

 

 

Saham Hong Kong dibuka lebih rendah, indeks HSI melemah 0,28 persen

Saham-saham Hong Kong dibuka lebih rendah pada Senin pagi, berbalik dari kenaikan akhir pekan lalu dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) kehilangan 0,28 persen atau 69,57 poin, menjadi diperdagangkan di 25.019,60 poin. Indeks Hang Seng menguat 0,47 persen atau 118,48 poin menjadi 25.089,17 poin pada penutupan perdagangan Jumat (17/7), dengan nilai transaksi mencapai 129,53 miliar dolar Hong Kong (sekitar 16,71 miliar dolar AS).

 

 

 

Yuan "rebound" 115 basis poin atas dolar AS, setelah jatuh akhir pekan

Yuan menguat 115 basis poin menjadi 6,9928 terhadap dolar AS pada Senin, rebound dari penurunan akhir pekan ketika jatuh 130 basis poin menghentikan kenaikan selama dua hari berturut-turut, menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing China (CFETS).

Di pasar spot valuta asing China, yuan diperbolehkan naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.

Kurs tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antarbank pada setiap hari kerja.

 

 

 

Saham China dibuka lebih tinggi melanjutkan tren kenaikannya

- Saham-asah China dibuka lebih tinggi pada perdagangan Senin pagi, melanjutkan tren kenaikannya setelah akhir pekan lalu rebound dari kerugian selama tiga hari berturut-turut.

Indikator utama pasar China, Indeks Komposit Shanghai naik 0,93 persen menjadi dibuka pada 3.243,91 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen di bursa kedua China dibuka 1,44 persen lebih tinggi pada 13.303,8 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, bertambah 1,70 persen menjadi dibuka pada 2.707,61 poin

 

 

 

Saham Tokyo dibuka menguat, ditopang aksi beli saham "oversold"

Saham-saham Tokyo dibuka sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin pagi, bangkit dari kerugian akhir pekan lalu didorong pembelian saham-saham murah atau oversold menyusul penurunan beruntun selama dua hari berturut-turut.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 27,64 poin atau 0,12 persen, dari tingkat penutupan Jumat (17/7/2020), menjadi diperdagangkan di 22.724,06 poin. Pada akhir pekan lalu, Indeks Nikkei turun 73,94 poin atau 0,32 persen menjadi 22.696,42 poin.

Sementara itu Indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo naik 1,12 poin atau 0,07 persen, menjadi di perdagangakan pada 1.574,97 poin. Indeks Topix berkurang 5,21 poin atau 0,33 persen menjadi 1.573,85 poin pada Jumat (7/7/2020).

Saham-saham perusahaan yang terkait dengan instrumen presisi, informasi dan komunikasi, serta farmasi terdiri dari mereka yang memperoleh paling banyak keuntungan pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Suriah Mencekam, Militer Rusia Gak Ada Takutnya Cegat Tentara AS

Kondisi di Suriah semakin mencekam, kini posisi tentara Amerika Serikat yang ditempatkan di negara itu kian terancam.

Bagaimana tidak, penolakan demi penolakan terhadap kehadiran militer Amerika di Suriah terus terjadi. Tak cuma rakyat saja yang menolak mereka, tapi juga Tentara Arab Suriah alias SAA.

Bahkan, kini militer Rusia yang berbasis di Suriah mulai ikut-ikutan menolak kehadiran tentara Amerika.

Malahan yang terbaru, tentara Rusia terang-terangan memburu dan menghadang konvoi-konvoi militer Amerika.

Seperti yang terjadi di wilayah Khasek baru-baru ini. Konvoi kendaraan lapis baja Amerika dikejar-kejar kendaraan tempur Rusia.

Kendaraan lapis baja Angkatan Darat AS Oshkosh M-ATV dan International MaxxPro melawan patroli polisi militer Angkatan Bersenjata RFTopan, BTR dan kendaraan lapis baja Tiger.

Tak cuma dikejar, militer Rusia dengan sengaja menciptakan konfrontasi dengan menghadang konvoi tentara Amerika itu.

Kantor berita Rusia dikutip Minggu (19/7/2020) menyebutkan, tentara Rusia bahkan dengan beraninya mengusir tentara Amerika dari Suriah.

"Ini adalah wilayah Republik Arab Suriah. Angkatan Bersenjata Rusia ada di sini atas undangan Presiden Bashar Assad. Atas dasar apa orang Amerika di sini?" kata tentara Suriah kepada tentara Amerika saat penghadangan terjadi.

Konfrontasi seperti bukan pertama terjadi, sudah sangat sering.

Memang Suriah telah jengah dengan kehadiran militer Amerika di negara itu, sebab Pemerintah Suriah tak pernah meminta bantuan Amerika untuk mengamankan negara mereka. Terbukti Suriah tak pernah mengajak Amerika untuk melakukan patroli bersama.

 

Harga emas bangkit, naik 9,7 dolar catat keuntungan mingguan

Harga emas naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), rebound dari penurunan sehari sebelumnya, mencatat kenaikan mingguan keenam berturut-turut, ketika rekor kenaikan infeksi Virus Corona di Amerika Serikat memicu ketidakpastian tentang pemulihan ekonomi.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, naik 9,7 dolar AS, atau 0,54 persen, menjadi ditutup pada 1.810 dolar AS per ounce pada Jumat (17/7/2020). Emas berjangka juga naik 0,50 persen untuk minggu ini, dan naik untuk minggu keenam berturut-turut.

Harga emas berjangka merosot 13,5 dolar AS atau 0,74 persen menjadi 1.800,30 dolar AS per ounce pada Kamis (16/7/2020), setelah menguat 0,4 dolar AS atau 0,02 persen menjadi 1.813,8 dolar AS per ounce pada Rabu (15/7/2020) dan melonjak 12,2 dolar AS atau 0,68 persen menjadi 1.814,10 dolar AS pada Selasa (13/7/2020). "Suku bunga riil negatif, menggelembungkan neraca bank sentral, dolar AS yang lebih lemah dan kasus COVID-19 yang terus melonjak, meningkatkan daya tarik safe-haven dari logam kuning," kata Ahli Strategi Komoditas ANZ Soni Kumari.

"Sekarang, meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan China adalah penarik lain untuk pasar."

Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk melarang perjalanan ke negara itu (AS) oleh semua anggota Partai Komunis China, seseorang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan.

Amerika Serikat memecahkan rekor hariannya untuk infeksi Virus Corona, mendorong beberapa negara bagian untuk memberlakukan penguncian sebagian, sementara jumlah kasus global mencapai 13,89 juta.

Sementara itu, greenback yang lebih lemah terhadap mata uang utama lainnya juga menambahkan dukungan terhadap emas. Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap mata uang utama saingannya turun 0,4 persen.

Peningkatan tajam dalam paket stimulus global untuk melindungi ekonomi dari kejatuhan akibat Virus Corona telah mendorong safe-haven emas 19,3 persen lebih tinggi sepanjang tahun ini.

"Meskipun ada langkah-langkah stimulus moderat akhir-akhir ini, bank sentral tertarik untuk meyakinkan pasar bahwa bahwa mereka belum mencapai bagian bawah kantong mereka jika diperlukan stimulus lebih lanjut," kata Rory Townsend, kepala riset emas WoodMac.

Skala stimulus sejauh ini akan cukup untuk menjaga harga emas didukung dengan baik, Townsend menambahkan.

Anggota parlemen AS akan kembali ke Washington pada Senin (20/7/2020) untuk membahas program-program bantuan baru Virus Corona yang potensial, sementara para investor juga mengamati pertemuan para pemimpin Uni Eropa tentang usulan stimulus untuk menopang ekonomi mereka yang terhantam COVID.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 19,1 sen atau 0,98 persen, menjadi ditutup pada 19,764 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 12,6 dolar AS atau 1,51 persen, menjadi menetap pada 849,6 dolar AS per ounce.

 

Turun, harga minyak diperkirakan bergerak sekitar US$ 40 dalam beberapa bulan

Harga minyak belum move on dari sekitar level US$ 40 per barel dalam lebih dari dua pekan terakhir. Peningkatan jumlah kasus positif virus corona dan rencana peningkatan produksi minyak menjadi pemberat harga komoditas energi ini.

Pada Senin (20/7) pukul 7.17 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus 2020 di New York Mercantile Exchange berada di US$ 40,52 per barel, turun tipis 0,17% dari posisi akhir pekan lalu pada US$ 40,59 per barel.

Sejalan, harga minyak Brent untuk pengiriman September 2020 di ICE Futures berada di US$ 43,03 per barel, turun tipis 0,25% dari US$ 43,14 per barel di akhir pekan lalu. Dalam sepekan, harga minyak Brent dan WTI menguat masing-masing 0,72% dan 1,05%.

Jumlah kasus virus corona yang meningkat dikhawatirkan bisa menekan permintaan bahan bakar. Padahal negara-negara produsen minyak bersiap meningkatkan produksi.

Permintaan bahan bakar mulai meningkat setelah anjlok sekitar 30% pada bulan April lalu. Pembatasan aktivitas yang terjadi di banyak negara pada bulan tersebut menyebabkan permintaan berkurang. Saat ini, konsumsi bahan bakar masih berada di bawah level sebelum pandemik.

Menurut data Baker Hughes Co, perusahaan-perusahaan energi AS memangkas produksi minyak dan gas. Jumlah rig beroperasi mencapai level terus turun dalam 11 pekan berturut-turut hingga dua pekan lalu.

Sementara pekan lalu OPEC+ menyepakati pelonggaran produksi mulai bulan Agustus. OPEC+ hingga kini masih membatasi produksi sekitar 9,7 juta barel per hari sejak Mei. Angka ini sekitar 10% dari pasokan global.

Tapi mulai Agustus, pemangkasan produksi akan dikurangi menjadi 7,7 juta barel per hari hingga Desember 2020. "Sejumlah investor mengambil untung setelah keputusan OPEC+, tapi penarikan minyak dari penyimpanan di Amerika Serikat (AS) menahan penurunan lebih lanjut," kata Kazuhiko Saito, chief analyst Fujitomi Co kepada Reuters.

Data Energy Information Administration AS menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS pekan hingga 11 Juli turun 7,5 juta barel, lebih besar daripada prediksi penurunan 2,1 juta barel.

Rystad Energy memperkirakan bahwa harga minyak akan tetap statis karena kenaikan pasokan minyak mentah akan diimbangi oleh peningkatan pengolahan minyak. "Kami memperkirakan harga akan tetap berada di sekitar sekarang hingga tutup tahun 2020," ungkap Rystad Energy dalam catatan.

Fatih Birol, Executive Director International Energy Agency memperkirakan bahwa harga minyak akan berada di sekitar US$ 40 per barel dalam beberapa bulan ke depan. Pasar mulai seimbang setelah guncangan akibat lockdown virus corona.

AS Terlarang bagi Anggota PKC, Amarah Rakyat China Meledak

Pemerintah China mengatakan rakyatnya telah bereaksi keras atas laporan yang menyebut Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan untuk melarang semua anggota Partai Komunis China (PKC) memasuki negaranya. Beijing menilai langkah demikian dapat membuat AS berhadapan dengan 1,4 miliar warga China.

"Kami mencatat bahwa rakyat China telah bereaksi keras terhadap laporan kemarin bahwa Pemerintah AS mempertimbangkan pembatasan perjalanan pada semua anggota PKC," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Hua Chunying pada Jumat (17/7), dikutip laman resmi Kemlu China.

Hua mengatakan AS belum mengklarifikasi apakah laporan tersebut benar. "Jika memang benar, AS sebenarnya berdiri menentang 1,4 miliar orang China, yang merupakan seperlima dari total populasi dunia, dan secara konyol bertindak bertentangan dengan rakyat China dan rakyatnya sendiri," ucapnya.

Dia menegaskan di bawah kepemimpinan PKC, rakyat China mencapai kemerdekaan dan kebebasan. Kemajuan besar terus dibuat hingga kini.

"Praktik-praktik telah membuktikan bahwa jalan sosialisme dengan karakter China telah mengangkat 1,4 miliar orang China keluar dari kemiskinan dan keterbelakangan," ujar Hua.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump dilaporkan sedang mengkaji untuk melarang semua anggota PKC melakukan perjalanan ke AS. Hal itu dapat dipastikan akan semakin memperburuk hubungan kedua negara.

Pada Kamis (16/7/2020), seorang sumber yang mengetahui hal tersebut mengungkapkan, para pejabat senior di pemerintahan Trump telah mulai mengedarkan sebuah rancangan perintah presiden yang mungkin diambil terkait larangan perjalanan anggota PKC. Namun pembahasannya masih dalam tahap awal dan masalah tersebut belum diajukan kepada Trump.

Jika larangan benar-benar diterapkan, hal itu dapat memukul PKC, mulai pejabat tinggi hingga anggota level terendahnya. China dapat dipastikan akan mengambil langkah balasan. Ia bisa saja tak hanya menyasar diplomat, tapi juga eksekutif bisnis yang berpotensi merugikan kepentingan AS di China.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo telah berhenti mengonfirmasi bahwa pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan larangan masuk bagi seluruh anggota PKC. Namun dia menyebut pemerintah tengah berpikir tentang bagaimana melawan PKC.

Sekretaris Pers Gedung Putih Kayleigh McEnany tak memberi penjelasan mendetail terkait hal tersebut. "Kami menjaga setiap opsi yang berkaitan dengan China di atas meja," ujarnya.

 

 

Belgia Tuding Rusia Bayar Taliban untuk Bunuh Tentara AS

Salah satu anggota NATO, Belgia, mengklaim bahwa intelijennya mengetahui kolusi antara Rusia dan Taliban. Belgia adalah bagian dari pasukan aliansi di Afghanistan yang menarik pasukannya pada bulan Mei karena pandemi Covid-19.

Menteri Pertahanan Belgia Philippe Goffin mengklaim bahwa dinas intelijen militer negara itu, SGRS, mengetahui tentang dugaan kerja sama antara Rusia dan Taliban.

"SGRS sadar akan dukungan umum Rusia untuk Taliban di Afghanistan dan mengkonfirmasi kemungkinan campur tangan Rusia," ujar Goffin, yang juga Menteri Luar Negeri Belgia, kepada parlemen awal pekan ini, seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (18/7/2020).

Goffin menunjuk satu insiden yang ditegaskannya dapat dikaitkan dengan program pemberian hadiah, terutama serangan bom mobil terhadap konvoi Amerika pada awal April 2019 yang menewaskan tiga tentara AS.

Terkait klaim ini, SGRS belum memberikan komentarnya. Setidaknya 92 prajurit Belgia mengambil bagian dalam misi dukungan NATO di Afghanistan awal tahun ini, yang kemudian diikuti oleh pasukan yang ditarik oleh Brussels karena pandemi virus Corona.

Misi dukungan ini adalah misi lanjutan dari Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) yang selesai pada 28 Desember 2014. Sekitar 500 personil Belgia ambil bagian dalam ISAF, diluncurkan pada 2001 dan bergabung dengan Belgia pada 2008.

Klaim kerja sama ini muncul di tengah desakan agar AS menarik pasukannya dari Afghanistan setelah pembicaraan damai dengan Taliban. Pada bulan Februari, kedua belah pihak menandatangani kesepakatan damai yang mengakhiri putaran pembicaraan yang bertujuan untuk meluncurkan proses rekonsiliasi di Afghanistan setelah hampir dua dekade konflik bersenjata dan pemberontakan.

Dalam salah satu perkembangan terakhir, Perwakilan Khusus untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad mengatakan bahwa pembicaraan intra-Afghanistan lebih dekat daripada sebelumnya setelah Kabul dan Taliban melakukan pertukaran tahanan yang signifikan.

Rusia, yang menarik tentaranya dari Afghanistan pada 1989 setelah 10 tahun, telah berulang kali mengisyaratkan dukungan bagi pembicaraan damai AS-Taliban.

Adapun terkait tuduhan kolusi itu, Moskow membantahnya, sama seperti Pentagon. NSA dan Pentagon mengutip kurangnya bukti untuk mendukung klaim tersebut.

Duta Besar Moskow untuk Washington Anatoly Antonov menekankan bahwa tuduhan itu bertujuan mengganggu dialog normal, saling menghormati antara Rusia dan Amerika Serikat.

Taliban juga membantah klaim itu, mencatat bahwa tindakannya tidak terkait dengan badan intelijen asing atau pemerintah, dan menjuluki tuduhan itu sebagai upaya untuk menghalangi penarikan pasukan AS dari Afghanistan.

Pada Juni, The New York Times mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa Presiden Donald Trump telah disajikan dengan laporan intelijen yang mengklaim bahwa Rusia dapat membayar hadiah kepada militan yang terkait dengan Taliban untuk membunuh pasukan AS dan koalisi di Afghanistan.

Trump membantah klaim itu, menggambarkan kisah pemberian hadiah oleh Rusia hanyalah kisah lain yang dibuat oleh Berita Palsu yang diceritakan hanya untuk merusak dirinya dan Partai Republik.

 

 

Makin Horor, Pesawat Pembom AS Sambangi Laut China Selatan

Dua pesawat pembom B-1B Lancer melengkapi armada tempur Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (US Armed Forces). Sepasang pesawat pembom dikirim ke Pangkalan Militer Andersen di Guam, untuk menjalani latihan tempur di Laut China Selatan.

Dalam berita sebelumnya bahwa armada tempur Angkatan Bersenjata Amerika Serikat masih menggelar latihan tempur di Laut China Selatan. Dalam latihan itu, ada dua kapal penjelajah, dua kapal perusak, dan yang utama adalah dua kapal induk, USS Nimitz dan USS Ronald Reagan.

Yang terbaru, Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force) mengirim dua unit pesawat pembom Rockwell B-1 Lancer ke Pangkalan Militer Andersen di Guam. Kedua pesawat pembom ini akan melengkapi armada tempur Amerika dalam latihan tempur di Laut China Selatan.

Dalam situs resminya, Angkatan Udara Amerika mengonfirmasi pengerahan dua pesawat pembom B-1 Lancer. Selain untuk mengikuti latihan tempur, Angkatan Udara Amerika menyebut pengiriman dua pesawat pembom itu adalah sebagai dukungan untuk pengamanan wilayah Laut China Selatan.

"(Pengerahan dua pesawat pembom B-1 Lancer) untuk mendukung misi pencegahan strategis, dan memperkuat tatanan internasional berbasis peraturan di kawasan itu," bunyi pernyataan Angkatan Udara Amerika.

Sebelum tiba di Pangkalan Militer Andersen, dua unit pesawat pembom B-1 Lancer ini lebih dulu melakukan latihan tempur di Laut Jepang. Pesawat pembom itu melakukan latihan pencegatan bersama dengan jet tempur Angkatan Udara Tentara Bela Diri Jepang, F-15J.

Pesawat pembom B-1 Lancer terakhir kali dikirim ke Guam adalah pada Mei 2020, dari Pangkalan Angkatan Udara Dyess, Texas.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) tengah pekan lalu memastikan bakal mengubah strategi pengerahan pesawat pembom, dalam pengamanan wilayah Laut China Selatan. Dalam pernyataannya, Departemen Pertahanan AS menyebut bahwa pesawat-pesawat pembom akan tetap beroperasi di Indo-Pasifik, hanya saja waktunya akan diacak.

"Amerika Serikat telah beralih ke pendekatan yang memungkinkan pembom strategis beroperasi maju di kawasn Indo-Pasifik," bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Amerika.

"Untuk sementara, pesawat pembom secara permanen berbasis di Amerika Serikat, dan akan terus beroperasi di Indo-Pasifik. Untuk masuk ke Guam, kami akan memilih waktu dan temponya," lanjut bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Amerika.

Inggris Akan Kerahkan Kapal Induk Melawan China, Ini Reaksi Beijing

 Inggris berencana mengerahkan kapal induk HMS Queen Elizabeth dan beberapa kapal perangnya ke Pasifik, yang menurut media setempat untuk misi melawan China. Beijing memperingatkan London agar tidak melakukan hal itu karena langkah tersebut akan sangat berbahaya.
Reaksi Beijing disampaikan Duta Besar China untuk Inggris, Liu Xiaoming, kepada surat kabar The Times."Itu akan menjadi langkah yang sangat berbahaya," katanya.

Liu Xiaoming mengatakan ketika London memutuskan hubungan dagang dengan Uni Eropa akhir tahun ini, seharusnya tidak bersatu dengan Amerika Serikat (AS) melawan China dengan penyebaran militer.

"Setelah Brexit (Inggris keluar dari Uni Eropa) saya pikir Inggris masih ingin memainkan peran penting di dunia," katanya kepada surat kabar itu, yang dilansir AFP, Senin (20/7/2020). "Ini bukan cara untuk memainkan peran penting."

The Times pada pekan lalu melaporkan perencana militer Inggris telah menetapkan rencana untuk menempatkan kapal induk HMS Queen Elizabeth di Pasifik sebagai bagian dari aliansi internasional untuk melawan China.

Kapal senilai 3,1 miliar poundsterling itu akan berlayar pada penempatan perdananya tahun depan, dalam sebuah tur yang mencakup wilayah itu di tengah kekhawatiran atas kebebasan navigasi di Laut China Selatan.

Tetapi kemungkinan mengerahkan kapal induk di sana lebih permanen muncul karena ketegangan antara London dan Beijing meningkat terkait sejumlah masalah, dan karena hubungan AS-China juga memburuk secara nyata.

Inggris pada Selasa tunduk pada tekanan berkelanjutan dari Washington dan memerintahkan penghapusan bertahap raksasa telekomunikasi China, Huawei, dari jaringan 5G-nya meskipun ada peringatan pembalasan dari Beijing.

Liu Xiaoming menyebut langkah itu sebagai "keputusan yang mengecewakan dan salah" dan telah memperkirakan akan menyedot miliaran poundsterling investasi di Inggris dari perusahaan-perusahaan China.

"Sekarang semua hal (telah) berubah," katanya kepada The Times, yang menambahkan Huawei sekarang "contoh" untuk perusahaan China lainnya. Inggris dan China juga telah berselisih mengenai Hong Kong, setelah Beijing memberlakukan undang-undang keamanan nasional yang kontroversial di bekas wilayah kolonial Inggris tersebut.

London mengatakan sebagai respons-nya akan menawarkan penduduk Hong Kong jalur yang lebih luas untuk mendapatkan kewarganegaraan Inggris. Hal itu dapat membuka jalan bagi lebih dari tiga juta warga Hong Kong untuk pindah ke Inggris.

Nathan Law, salah satu aktivis demokrasi muda yang paling menonjol, mengumumkan pada hari Senin bahwa dia telah pindah ke Inggris karena undang-undang keamanan baru yang diberlakukan China di Hong Kong merupakan undang-undang yang kejam.

Undang-undang itu menghukum orang-orang yang dituduh subversi, melakukan hasutan, terorisme, dan kolusi asing. Ancamannya termasuk penjara hingga seumur hidup.

Law mengatakan kepada The Times keputusannya pindah ke Inggris adalah langkah strategis untuk gerakan ketimbang pilihan pribadi.

"Di Hong Kong, orang tidak lagi memiliki kebebasan berekspresi dan menghadapi intimidasi, penahanan sewenang-wenang dan penggunaan kekerasan oleh polisi secara sewenang-wenang," ujarnya.

"Keberadaan saya adalah sinyal peringatan...untuk mengingatkan orang bahwa Hong Kong yang dulu Anda kenal sudah tiada," imbuh dia.

Pertama di Arab, Pesawat Antariksa UEA Melesat Menuju Mars

 Uni Emirat Arab (UEA) meluncurkan pesawat antariksa Hope Probe dalam misi penting ke Mars, Senin (20/7/2020). Ini adalah misi yang pertama di dunia Arab.

Roket yang membawa kendaraan antariksa lepas landas dari Pusat Antariksa Tanegashima Jepang, yang menandai awal perjalanan hampir 500 juta kilometer ke luar angkasa.

Wakil manajer proyek misi Mars UEA yang juga Menteri Negara untuk Ilmu Pengetahuan Mutakhir, Sarah al-Amiri, mengatakan kepada Dubai TV dari situs peluncuran; "Ini adalah masa depan UEA."

"Hope adalah milik jutaan anak muda di wilayah ini yang merindukan kemajuan, inspirasi dan peluang; ini adalah tantangan langsung bagi mereka yang terus menekan aspirasi ini," tulis Hend al-Otaiba, direktur komunikasi strategis di Kementerian Luar Negeri UEA.

"Hope Probe akan menjadi wahana pertama yang memberikan gambaran lengkap tentang atmosfer Mars dan lapisannya ketika mencapai orbit planet merah pada 2021," imbuh Pusat Antariksa Mohammed bin Rashid, seperti dilansir Al Arabiya English.

Pesawat antariksa Hope Probe diperkirakan akan mencapai Mars pada kuartal pertama 2021, tahun yang dirayakan UEA sebagai 50 tahun sejak penyatuannya.

Misi Mars UEA telah menelan biaya USD200 juta, dan Menteri Urusan Kabinet Mohammad al-Gergawi mengatakan biaya tersebut dianggap sebagai salah satu yang terendah di dunia jika dibandingkan dengan program serupa.

Menurut Badan Antariksa UEA, durasi Misi Mars UEA diperkirakan berlangsung selama satu tahun Mars (sekitar dua tahun Bumi, atau 687 hari).

UAE pertama kali mengumumkan rencana untuk misi ini pada 2014 dan meluncurkan Program Luar Angkasa Nasional pada 2017.

 

 

China akan Balas Sanksi Inggris Terkait UU Keamanan Hong Kong

 China akan menanggapi dengan tegas segala upaya yang dilakukan Inggris untuk memberikan sanksi kepada para pejabat China, menyusul pengenaan undang-undang keamanan di Hong Kong. Awal bulan ini Inggris memperkenalkan sanksi baru untuk menargetkan individu di China yang diduga terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia atau kejahatan terorganisir.

Beberapa anggota parlemen di Partai Konservatif yang dipimpin oleh Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan, sanksi juga harus digunakan untuk menargetkan para pejabat China.

"Jika pemerintah Inggris bertindak sejauh itu untuk menjatuhkan sanksi pada setiap individu di China, kami pasti akan membuat respons tegas terhadapnya," kata Duta Besar China di Inggris, Liu Xiaoming, seperti dilansir Reuters pada Minggu (19/7/2020).

"Anda telah melihat apa yang terjadi di Amerika Serikat, mereka memberi sanksi kepada pejabat China, kami memberi sanksi kepada senator mereka, pejabat mereka. Saya tidak ingin melihat masalah ini terjadi di hubungan China-Inggris," sambungnya.

Inggris mengatakan, undang-undang keamanan nasional yang baru di Hong Kong melanggar perjanjian yang dibuat sebelum serah terima dan bahwa China menghancurkan kebebasan yang telah membantu menjadikan Hong Kong sebagai salah satu pusat keuangan terbesar di dunia.

Pejabat Hong Kong dan China mengatakan, undang-undang itu penting untuk melubangi pertahanan keamanan nasional yang terungkap oleh protes baru-baru ini. China telah berulang kali mengatakan kepada kekuatan Barat untuk berhenti mencampuri urusan Hong Kong.