• Blog
  • News Forex, Index & Komoditi ( Senin,  30  November  2020 )

News Forex, Index & Komoditi ( Senin,  30  November  2020 )

Yuan melemah 27 basis poin menjadi 6,5782 terhadap dolar AS

Yuan turun 27 basis poin menjadi 6,5782 terhadap dolar AS pada Senin, berbalik melemah setelah naik 25 basis poin akhir pekan lalu, menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing China (CFETS).

Di pasar spot valuta asing China, yuan diperbolehkan naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.

Kurs tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antarbank pada setiap hari kerja.

Pada perdagangan luar negeri yuan diperdagangkan di 6,5743 per dolar AS, relatif stabil karena investor menunggu indeks manajer pembelian China untuk November yang akan dirilis pada 01.00 GMT.

Yuan diuntungkan oleh kemenangan kandidat Demokrat Joe Biden sebagai presiden terpilih AS, karena ia dianggap kurang mengancam hubungan AS-China daripada Presiden dari Republik, Donald Trump.

Dolar AS di kisaran paruh bawah 104 yen pada awal perdagangan di Tokyo

Kurs dolar AS berpindah tangan di kisaran paruh bawah 104 yen dalam transaksi awal di Tokyo pada Senin pagi, sedikit melemah dari levelnya akhir pekan lalu di perdagangan New York.

Ketika pasar dibuka, dolar AS dikutip pada 104,08-09 yen dibandingkan dengan 104,06-16 yen di New York dan 104,07-08 yen di Tokyo pada Jumat (27/11/2020) pukul 17.00 waktu setempat.

Sementara euro diambil pada 1,1971-1972 dolar AS dan 124,61-65 yen terhadap 1,1959-1969 dolar AS dan 124,45-55 yen di New York, serta 1,1927-1928 dolar AS dan 124,13-17 yen pada perdagangan Jumat sore (27/11/2020) di Tokyo. 

Saham Hong Kong dibuka melemah dengan indeks HSI tergerus 0,15 persen

Saham-saham Hong Kong dibuka lebih rendah pada Senin pagi, setelah mencatat kenaikan dua hari berturut-turut, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) tergerus 0,15 persen atau 41,29 poin menjadi diperdagangkan di 26.853,39 poin.

Indeks HSI bertambah 0,28 persen atau 75,23 poin menjadi 26.894,68 poin pada perdagangan Jumat (27/11/2020), memperpanjang kenaikan sehari sebelumnya, dengan nilai transaksi mencapai 112,72 miliar dolar Hong Kong (sekitar 14,54 miliar dolar AS).

Saham Tokyo beragam setelah Wall Street naik dan Nikkei terlalu panas

Saham-saham Tokyo dibuka beragam pada perdagangan Senin pagi, saat pelaku pasar mengambil isyarat atas kenaikan Wall Street akhir pekan lalu dan kekhawatiran tentang kenaikan cepat acuan Nikkei baru-baru ini.

Ketika pasar dibuka, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) terangkat 84,27 poin atau 0,32 persen, dari penutupan Jumat (27/11/2020), menjadi diperdagangkan di 26.728,98 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 4,54 poin atau 0,25 persen, menjadi diperdagangkan pada pada 1.781,98 poin.

Saham-saham yang terkait dengan informasi dan komunikasi adalah yang meningkat paling banyak pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi, sementara masalah real estat dan pertambangan memimpin penurunan.

Saham China dibuka lebih tinggi lanjutkan kenaikan akhir pekan lalu

Saham-saham China dibuka lebih tinggi pada perdagangan Senin pagi, setelah mencatat kenaikan mingguan pekan lalu dan laba yang optimis dari perusahaan-perusahaan industri menunjukkan pemulihan berkelanjutan di ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Indikator utama pasar saham China, Indeks Komposit Shanghai dibuka menguat 0,29 persen menjadi diperdagangkan pada 3.418,16 poin, sedangkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China dibuka 0,22 persen lebih tinggi menjadi diperdagangkan pada 13.720,68 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, dibuka terangkat 0,34 persen menjadi diperdagangkan pada 2.627,87 poin.

Progres Vaksin Corona Malah Bikin Bursa Asia Melemah

Bursa Asia terpantau melenggang di zona merah pada awal perdagangan terakhir bulan ini, Senin (30/11/2020)

Berdasarkan data Bloomberg, per pukul 08.05, indeks Topix melemah 10,90 poin atau 0,61 persen pada awal perdagangan, diikuti indeks S&P/ASX 200 Australia yang turun 0,44 persen dan indeks Kospi Korea Selatan yang turun 0,21 persen.

Saham-saham di Asia mulai bergerak ke zona merah setelah menguat di awal perdagangan perdagangan karena investor memantau kemajuan dalam progres kehadiran vaksin virus corona alias Covid-19.

Pada Minggu (29/11/2020), Ahli Bedah Umum AS Jerome Adams mengatakan pemerintah federal berharap untuk segera meninjau dan menyetujui permintaan dari dua produsen obat besar untuk persetujuan darurat vaksin Covid-19 mereka.

Pound berdetak lebih tinggi pada awal perdagangan, sementara dolar memperpanjang penurunan baru-baru ini ke level terendah sejak April 2018. Minyak melemah setelah kesepakatan OPEC + untuk menunda kenaikan produksi yang direncanakan untuk Januari tetap sulit dipahami sebelum pertemuan Senin.

Goldman Sachs Group Inc. memperkirakan sebagian besar negara ekonomi maju di dunia akan menerima vaksin pada pertengahan 2021, yang mana hal tersebut bakal mendorong "peningkatan tajam" dalam pertumbuhan ekonomi global.

Sementara itu sekolah-sekolah di New York, AS akan mulai dibuka kembali pada 7 Desember, kasus California naik ke rekor setelah Los Angeles dan San Francisco memberlakukan pembatasan yang lebih ketat.

“Selama data ekonomi sesuai dengan proyeksi pemulihan, maka ada ruang untuk area siklus untuk terus outperform, termasuk area nilai akan mendapat manfaat dari lingkungan pasca vaksin dan normalisasi,” ujar Nader Naeimi, manajer dana multi-aset di AMP Capital Investors Ltd., seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (30/11/2020)

Presiden China Xi Jinping  janjikan pendanaan tanggap COVID-19 di ASEAN

Presiden China Xi Jinping menjanjikan dukungan finansial untuk program Dana Tanggap COVID-19 di negara-negara anggota ASEAN.

China juga akan melatih 1.000 tenaga administrasi khusus di bidang kesehatan dan bekerja sama dengan negara-negara ASEAN untuk menyiapkan cadangan kebutuhan medis di kawasan serta menyusun mekanisme pendampingan saat dalam keadaan darurat kesehatan masyarakat, kata Xi dalam sambutannya pada acara China-ASEAN Expo di Nanning yang disampaikan melalui saluran video dari Beijing, Jumat.

Menurut Xi, China pada tahun depan akan lebih terbuka sehingga akan memberikan lebih banyak manfaat secara ekonomi bagi negara-negara di dunia, termasuk negara anggota ASEAN.

Dalam kesempatan tersebut, Xi juga menekankan pentingnya memperdalam kerja sama dengan negara-negara ASEAN di bidang ekonomi digital yang meliputi pembangunan kota cerdas, jaringan telekomunikasi generasi kelima (5G), kecerdasan artifisial, e-dagang, mahadata, blockchain  dan telemedis.

China juga mengajak ASEAN untuk bersama-sama meningkatkan perlindungan keamanan data personal dan kebijakan telekomunikasi lainnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya menginginkan kerja sama dengan ASEAN dalam membangun koneksi digital Jalan Sutera.

CAExpo yang digelar pada 27-30 November 2020 itu merupakan yang ke-17 kalinya sejak 2004 di Nanning, Ibu Kota Daerah Otonomi Guangxi, yang berbatasan dengan Vietnam.

Tujuh tahun sejak Xi mencanangkan prakarsa China untuk bekerja sama dengan ASEAN dalam membangun Jalur Sutera Abad ke-21, hubungan kedua belah pihak berkembang pesat dan yang paling berhasil di Asia-Pasifik.

"Belum pernah sebelumnya masyarakat di berbagai negara terhubung begitu erat," ucap Xi.

Korsel sebut Korut berupaya retas perusahaan vaksin COVID-19

Badan intelijen Korea Selatan menggagalkan upaya peretasan yang dilancarkan oleh Korea Utara terhadap sejumlah perusahaan Korea Selatan yang mengembangkan vaksin COVID-19, kata beberapa anggota parlemen pada Jumat.

Ha Tae-keung, seorang anggota komite intelijen di parlemen, mengatakan usai diberi pemaparan oleh Badan Intelijen Nasional (NIS) bahwa lembaga tersebut tidak merinci berapa banyak perusahaan farmasi yang menjadi target peretasan, namun tidak ada kerusakan yang ditimbulkan akibat upaya itu.

Pengungkapan itu muncul setelah Microsoft pada awal November menyebut para peretas yang bekerja untuk Pemerintah Rusia dan Korea Utara telah mencoba membobol jaringan tujuh perusahaan farmasi dan penelitian vaksin di Kanada, Prancis, India, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

Pemaparan tertutup oleh NIS, yang berbagi data intelijen dan analisis dengan negara-negara kunci lainnya, memberikan akses langka bagi publik terhadap informasi mengenai Korea Utara yang begitu tertutup.

Ha dan anggota komite yang lain, Kim Byung-kee, mengatakan bahwa Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah mengambil sejumlah langkah "tidak masuk akal" karena "paranoia" terkait COVID-19.

Langkah-langkah tersebut antara lain larangan memancing dan produksi garam karena air laut dikira mungkin terkontaminasi  virus corona, serta membiarkan sekitar 110.000 ton beras asal China di pelabuhan Dalian.

"Ia (Kim Jong Un) menunjukkan emosi yang berlebihan, kemarahan, dan tanda-tanda stres, serta memberikan perintah-perintah yang tak masuk akal," ucap Ha kepada wartawan.

Hingga saat ini, Korea Utara belum mengonfirmasi satu pun kasus COVID-19, namun NIS menyebut bahwa wabah tidak dapat dihindari pula oleh negara itu selagi mereka mempunyai hubungan dagang internasional yang aktif dan melakukan pertukaran manusia dengan China sebelum akhirnya menutup perbatasan pada akhir Januari.

AS Kemungkinan Serang Iran Jelang Trump Lengser, Israel Diminta Bersiap

 Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mendapat instruksi untuk bersiap diri terkait potensi serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran menjelang lengsernya Presiden Amerika Donald Trump pada Januari mendatang.

Instruksi itu diungkap pejabat senior Israel yang dikutip Axios pada Rabu (25/11/2020). Pejabat itu menjelaskan bahwa IDF telah diberitahu oleh pemerintah Israel tentang persiapan tersebut bukan karena telah mengonfirmasi pengetahuan tentang serangan AS yang akan segera terjadi, melainkan karena pejabat Israel merasa bahwa jika serangan seperti itu terjadi, mereka tidak akan memiliki waktu yang cukup untuk bersiap sepenuhnya.

Pejabat senior yang tidak disebutkan namanya itu lebih lanjut memaparkan bahwa pihaknya merasa bulan-bulan terakhir—yang dianggap Trump di Gedung Putih akan menjadi "periode yang sangat sensitif"—mencatat bahwa langkah-langkah kesiapsiagaan juga terkait dengan kemungkinan serangan Iran terhadap Israel baik secara langsung atau melalui proksi Iran di Timur Tengah.

Ketegangan antara Iran dan Israel terus memanas selama bertahun-tahun. Namun, baru-baru ini, pasukan Israel melakukan serangan balasan terhadap sasaran Iran di Suriah setelah pasukannya mendeteksi bom pinggir jalan di Dataran Tinggi Golan.

Pejabat Israel mengklaim bahwa bom di Dataran Tinggi Golan tersebut ditanam oleh anggota Angkatan Bersenjata Suriah dan Pasukan Quds Iran. Pemerintah Zionis menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan Israel.

Awal bulan ini, H.R. McMaster—pensiunan letnan jenderal Angkatan Darat AS yang sebelumnya menjabat sebagai Penasihat Keamanan Nasional di dalam pemerintahan Trump— juga mengisyaratkan bahwa Israel sendiri dapat memilih untuk melancarkan serangan terhadap Iran jika Trump meninggalkan jabatannya.

Laporan Axios juga muncul seminggu setelah New York Times melaporkan bahwa Trump telah mempertimbangkan untuk memerintahkan serangan militer terhadap situs nuklir utama Iran di Natanz.

Menurut Badan Energi Atom Internasional (IAEA), di situs itu terdapat cadangan uranium yang dihasilkan Iran 12 kali lebih besar dari batas yang diberlakukan di bawah JCPOA, perjanjian nuklir antara Iran dan enam kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China) pada 2015. AS sendiri sudah keluar dari perjanjian itu pada 2018.

New York Times mencatat bahwa Trump pada akhirnya dibujuk seorang jenderal AS untuk tidak mewujudkan rencana serangannya terhadap Iran dengan alasan akan memicu konflik yang lebih luas.

Juru bicara pemerintah Iran, Ali Rabiei, menyatakan bahwa tindakan apa pun terhadap negaranya akan ditanggapi dengan "respons yang menghancurkan."

Minggu lalu, penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei; Hossein Dehghan, mengatakan kepada Associated Press bahwa serangan AS terhadap Iran akan memicu "perang skala penuh" di Timur Tengah. "Jelas, Amerika Serikat, kawasan, dan dunia tidak tahan menghadapi krisis yang begitu komprehensif," katanya.

Jepang Kecam Klaim Menlu China Atas Pulau Sengketa

Jepang mengecam pernyataan Menteri Luar Negeri China Wang Yi yang mengklaim berdaulat atas Pulau Senkaku-Diaoyu di Laut China Timur.

Pernyataan itu diutarakan Wang dalam jumpa pers bersama Menlu Jepang Toshimitsu Motegi di Tokyo setelah menggelar pertemuan bilateral pada Selasa (24/11).

Motegi menentang klaim Wang tersebut dengan menganggap pernyataannya "benar-benar tidak dapat diterima".

"Pulau Senkaku tanpa ragu merupakan wilayah Jepang turun-temurun secara sejarah dan juga di bawah hukum internasional," kata Motegi dalam rapat di Parlemen pada Jumat (27/11).

Kecaman itu baru diutarakan Motegi setelah anggota parlemen partai berkuasa melontarkan serangkaian kritikan kepadanya lantaran dianggap tidak bisa melakukan apa-apa ketika Wang membuat klaim tersebut.

Motegi mengaku telah mengatakan kepada Wang bahwa dia "sangat mendesak" China tidak mengambil tindakan provokatif seperti mengirimkan kapal-kapal pemerintah ke perairan Jepang, termasuk ke Pulau Senkaku-Diaoyu.

Motegi juga mengaku dia "kembali menekankan" hal tersebut kepada Wang setelah keduanya menggelar jumpa pers bersama.

Dilansir South China Morning Post, seorang pejabat Kemlu Jepang memaparkan bahwa protokol membuat Motegi tidak bisa merespons pernyataan klaim Wang secara langsung dalam jumpa pers tersebut.

Kepulauan Senkaku atau Diaoyu terletak 1.931 kilometer dari barat daya Tokyo dan telah dikelola Jepang sejak 1972. Namun, China dan Jepang sama-sama mengklaim kepulauan tersebut sebagai wilayah kedaulatan mereka.

Beijing dan Tokyo mengklaim bahwa kepemilikan terhadap kepulauan itu telah ada sejak ratusan tahun lalu.

Ketegangan Jepang dan China terkait sengketa Kepulauan Senkaku kembali memanas setelah pada akhir Juni lalu, Beijing mengirim sejumlah kapal penjaga kapal ke Senkaku usai Tokyo mengajukan rancangan undang-undang untuk mengubah status dan nama kepulauan tersebut.

Para PNS Amerika Terancam Pemecatan Massal karena Perintah Trump

 Para pegawai negeri sipil (PNS) di Amerika Serikat (AS) terancam pemecatan massal melalui perintah eksekutif Oktober sebelum Presiden Donald Trump keluar Gedung Putih.

Untuk mengantisipasi hal itu, para anggota parlemen dari Partai Demokrat, grup pengawas dan serikat buruh berupaya menghalangi langkah Trump itu.

Para pimpinan dari 23 komite dan subkomite DPR meminta kepala dari 61 departemen dan agensi federal untuk memberikan "perhitungan lengkap" dari setiap rencana untuk mengklasifikasi ulang pekerja federal di bawah perintah 21 Oktober, yang membuat mereka rentan terhadap pemecatan.

Mereka juga meminta detail tentang siapa saja yang ditunjuk Trump secara politis yang telah dipekerjakan untuk pekerjaan karier atau sedang dipertimbangkan.

Tanggapan awal akan dirilis 9 Desember, diikuti pembaruan per dua pekan, menurut surat yang dipelopori Ketua Komite Pengawasan dan Reformasi Carolyn Maloney.

Surat pada Rabu itu muncul setelah 13 anggota Demokrat di DPR, termasuk Gerry Connolly, ketua Subkomite DPR untuk Operasi Pemerintah dan Pemimpin Mayoritas Steny Hoyer, pada Selasa mendesak pembatalan perintah dalam rancangan anggaran pengeluaran mereka berikutnya.

Perintah Trump memungkinkan berbagai agensi untuk mengklasifikasikan ulang pekerja yang terlibat dalam pembuatan kebijakan ke kategori "Schedule F" tanpa perlindungan pekerjaan yang mereka miliki sekarang.

Badan-badan tersebut harus menyelesaikan peninjauan mereka paling lambat 19 Januari, sehari sebelum pelantikan Presiden AS terpilih Joe Biden.

Perintah Gedung Putih mengatakan Trump sedang mendorong perampingan birokrasi federal, meningkatkan akuntabilitas, dan membuatnya lebih mudah untuk membersihkan para PNS "yang berkinerja buruk."

Pemerintah federal AS saat ini mempekerjakan sekitar 2 juta orang.

Para pengkritik menyebut langkah itu sebagai bagian dari serangan yang masih berlangsung terhadap birokrasi pemerintah yang kurang memiliki keahlian dan keterampilan selama pemerintahan Trump.

“Menciptakan kategori baru pekerja federal akan membuat para PNS itu mengalami intimidasi dan tekanan politik yang tidak semestinya," ungkap ketua komite dalam surat mereka.

Dalam surat pada Selasa, Partai Demokrat mengatakan, “Perintah itu akan mempercepat perekrutan orang yang ditunjuk secara politik ke dalam pekerjaan tanpa memperhatikan prestasi dan menempatkan mereka dalam peran yang paling baik dilayani oleh pegawai sipil karier termasuk ekonom, ilmuwan, dan analis data."

DPR dan Senat Demokrat secara terpisah meminta Kantor Akuntabilitas Pemerintah di Kongres yang nonpartisan untuk memantau pelaksanaan perintah tersebut.

Mereka memperingatkan, peringah itu dapat mengakibatkan "eksodus massal" karyawan federal dalam beberapa pekan mendatang.

“Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih (OMB) telah meminta untuk mengklasifikasikan ulang 88% tenaga kerja dari 425 pekerja ke kategori baru,” ungkap laporan Real Clear Politics pekan ini.

OMB tidak menanggapi permintaan informasi berulang kali.

Perintah tersebut telah menuai kecaman dari Federasi Pegawai Pemerintah Amerika, yang mewakili 700.000 pekerja pemerintah federal dan Washington DC, dan Serikat Pekerja Perbendaharaan Nasional, yang mewakili 150.000 pekerja federal.

Seorang juru bicara Kantor Manajemen Personalia yang harus menandatangani reklasifikasi itu mengatakan periode peninjauan masih terbuka.

Biden berjanji membatalkan perintah eksekutif lainnya oleh Trump yang menargetkan para pekerja federal begitu dia menjabat.

Tetapi setiap langkah untuk membasmi loyalis Trump dapat melanggar larangan pemecatan orang karena afiliasi partisan, satu-satunya perlindungan layanan sipil yang tetap utuh untuk pekerja kategori Schedule F. 

Wabah Norovirus Kembali ‘Mengamuk’ di China, 50 Anak Jadi Korban

 Wabah baru norovirus terjadi di provinsi Sichuan, China, yang menginfeksi lebih dari 50 anak.
Laporan media China, Global Times menyatakan wabah terbaru terjadi di satu taman kanak-kanak di kota Zigong, Sichuan. “Anak-anak mengalami muntah akibat norovirus,” papar Global Times.
Norovirus adalah virus yang sangat menular yang menyebabkan muntah dan diare. Orang-orang dari segala usia bisa terinfeksi dan sakit norovirus karena virus itu menyebar dengan mudah.

Orang dengan penyakit norovirus dapat melepaskan milyaran partikel norovirus dan partikel virus itu dapat membuat orang lain sakit.

"Setelah penyelidikan epidemiologi dan tes asam nukleat, Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) mengkonfirmasi bahwa muntah itu disebabkan oleh infeksi norovirus," ungkap laporan Global Times mengutip penryataan Departemen Kesehatan China.

"Semua anak dalam kondisi stabil dan menerima perawatan di rumah sakit dengan gejala ringan," papar Departemen Kesehatan.

Selama sebulan terakhir, virus itu menyerang beberapa sekolah dan universitas di provinsi Liaoning, China Timur Laut, dan Shanxi, China Utara.
Sejauh ini, belum tersedia vaksin untuk norovirus di pasaran.

 “Norovirus menginfeksi 685 juta orang di dunia setiap tahun dan semakin sering muncul sebagai masalah kesehatan masyarakat di China,” ungkap media yang dikelola pemerintah China.

Pada Februari 2019, otoritas China menyetujui uji klinis untuk vaksin tetravalen pertama di dunia untuk melawan norovirus.

“Vaksin tersebut, setelah empat tahun dikembangkan, secara teoritis dapat mencegah 80% hingga 90% infeksi norovirus,” papar laporan kantor berita Xinhua.

Rusia Sukses Uji Rudal Hipersonik Zircon, Bisa Lenyapkan Kota AS dengan Nuklir

 Rusia berhasil menguji coba rudal hipersonik Zircon (Tsirkon), yang oleh Presiden Vladimir Putin diklaim tak terkalahkan di dunia.

Media Moskow dalam laporannya sesumbar bahwa misil yang melesat dengan kecepatan 6.000 mph ini bisa membawa hulu ledak nuklir untuk melenyapkan kota-kota di Amerika Serikat (AS) jika Perang Dunia III pecah.

Stasiun televisi pemerintah menggambarkan misil Zircon sebagai "senjata pilihan" Vladimir Putin jika terjadi konflik skala penuh. Lantaran melesat lebih cepat daripada kecepatan suara, misil ini terlalu cepat untuk diintersepsi sistem anti-rudal AS dan Inggris.

Media militer Rusia; Zvezdayang dikutip The Sun, Jumat (27/11/2020), menyatakan rudal hipersonik Zircon diluncurkan dari Laut Putih dan berhasil mencapai target tiruan di Laut Barents yang berjarak 280 mil. Hanya butuh empat menit bagi misil itu untuk mencapai targetnya.

Rekaman video yang ditayangkanmedia tersebut pada Kamis menunjukkan misil Zircon ditembakkan dari fregat Admiral Gorshkov di bawah kegelapan.

Peluncuran uji coba rudal sebelumnya dilakukan pada awal Oktober dan dipandang sebagai hadiah ulang tahun ke-68 untuk Putin.

Kebocoran radiasi selama insiden militer yang menewaskan dua orang dan melukai enam lainnya tahun lalu dilaporkan terkait dengan pengujian rudal jenis tersebut. Menurut laporan media saat itu, tingkat radiasi melonjak 20 kali lipat di atas tingkat normal di Severodvinsk, sebuah kota yang terletak sekitar 18 mil dari lokasi pengujian senjata di Nyonoksa.

Rudal hipersonik Zircon dirancang untuk digunakan melawan kapal atau pun target darat, dan mulai diproduksi pada 2021, dan mulai beroperasi pada tahun berikutnya.

Putin pada 2019 berpidato tentang rencana penyebaran rudal hipersonik baru untuk Angkatan Laut Rusia. Dia saat itu mengklaim bahwa senjata tersebut mampu terbang dengan delapan kali dari kecepatan suara—kira-kira 6.138mph—dan akan memiliki jangkauan 620 mil.

"Rudal mematikan itu adalah sistem senjata terbaru yang benar-benar tak tertandingi di dunia, yang memastikan kemampuan pertahanan negara kita," kata Putin dalam pidatonya waktu itu.

Rudal Zircon telah dikembangkan selama lebih dari 20 tahun dan dianggap sebagai langkah kunci berikutnya bagi persenjataan Putin.

Dmitry Korieov, presenter berita televisi Rusia; Vesti Nedeli, tahun lalu menunjukkan di layar tentang peta dari AS. Dia mengidentifikasi target yang dia klaim bisa dijangkau Moskow dalam perang nuklir.

Korieov, yang dipandang sebagai propagandis utama Putin, mengatakan rudal Zircon dapat mencapai sasaran dalam waktu kurang dari lima menit.

Berita kesuksesan Rusia menguji coba misil hipersonik Zircon muncul beberapa jam setelah media-media Barat melaporkan bahwa militer Putin telah menguji misil dari sistem anti-rudal balistik baru yang mengerikan dengan kecepatan 9.000 mph. Misil balistik ini diklaim mampu menghancurkan satelit AS di luar angkasa.

Misil tersebut, menurut Kremlin, diluncurkan dari situs uji Sary-Shagan di Kazakhstan dan menghancurkan target tiruan. Rekaman yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan menunjukkan senjata itu—dirancang untuk melindungi dari serangan udara dan luar angkasa—lepas landas dalam bola api.

“Rudal baru telah secara andal mengonfirmasi karakteristiknya dalam serangkaian tes,” kata Andrey Demin, komandan Pasukan Khusus Udara dan Pertahanan Anti Rudal Balistik Angkatan Darat ke-1.

Xi Jinping Perintahkan Militer China Rajin Latihan Perang

Presiden China Xi Jinping memerintahkan angkatan bersenjata Negeri Tirai Bambu meningkatkan intensitas latihan tempur demi memperbesar peluang memenangkan perang.

Dalam rapat bersama Komisi Militer Pusat (CMC) Partai Komunis China, Xi menekankan implementasi penguatan militer termasuk strategi perang dalam menghadapi era baru.

Dia mendesak Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) segera menetapkan sistem latihan militer baru dan mendukung modernisasi angkatan bersenjata negara hingga menjadi militer kelas dunia.

"Latihan militer adalah inti dari pekerjaan sehari-hari militer sebagai cara menciptakan dan meningkatkan kapabilitas berperang. Latihan militer juga merupakan bentuk kesiapan militer suatu negara," kata Xi seperti dikutip kantor berita Xinhua pada Kamis (26/11).

Xi memaparkan bahwa perubahan terus terjadi di dunia, terutama di sekitar lingkungan keamanan negara. Ia juga mengatakan situasi perang dan bentuk perang modern terus berubah.

Karena itu, Xi menegaskan pentingnya mengubah sistem latihan militer China ke tahap baru, termasuk perencanaan strategi militer yang lebih baik demi memenuhi kebutuhan perang.

Xi juga menyerukan upaya dalam meningkatkan kapabilitas militer dalam operasi bersama dan terintegrasi hingga peningkatan literasi ilmu pengetahuan dan teknologi bagi setiap personel militer.

Menurut Xi, kemampuan literasi membantu setiap personel lebih mudah memahami penggunaan taktik dan senjata baru.

Tuntutan Xi terhadap peningkatan kapabilitas militer ini terjadi ketika China terus menghadapi tekanan dari pesaingnya, Amerika Serikat, dan sekutunya di kawasan.
Belakangan, China juga terlibat bentrok militer dengan India di perbatasan di Himalaya yang masih menjadi sengketa kedua negara.

Dalam politik domestik, China juga terus mendapatkan tekanan dari Taiwan, wilayah yang dianggap pembangkang karena terus berupaya memerdekakan diri, dan juga gerakan pro-demokrasi di Hong Kong.

Kapal China Bersitegang dengan Malaysia di Laut China Selatan

Penjaga pantai China dilaporkan bersitegang dengan militer Malaysia di Laut China Selatan.

Lembaga pemikir Amerika Serikat, Asia Maritime Transparency Institute (AMTI) mengungkap kapal penjaga pantai China dan Angkatan Laut Malaysia bersitegang di wilayah eksplorasi hidrokarbon di Laut China Selatan.

Menurut AMTI kejadian

dan kapal pemasok di lepas pantai Malaysia pada pekan lalu.

"Kapal China Coast Guard (CCG) melecehkan rig pengeboran dan kapal pemasoknya yang beroperasi hanya 44 mil laut dari Negara Bagian Sarawak Malaysia pada 19 November," tulis Pusat Studi Strategis dan Internasional AMTI itu seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Malaysia lantas mengerahkan kapal Angkatan Laut sebagai tanggapan. Mereka terus membuntuti kapal China.

Menurut laporan tersebut, insiden itu kemungkinan terjadi setelah meningkatnya ketegangan antara China Coast Guard dan Royal Malaysian Navy di daerah tersebut dalam dua minggu terakhir.

Laporan AMTI mengatakan kapal China itu berangkat dari Provinsi Hainan pada 30 Oktober.

"Mereka berhenti di pangkalan pulau buatan China di Subi dan Fiery Cross Reefs sebelum menghampiri stasiun di Luconia Shoals di zona ekonomi eksklusif Malaysia pada 2 November," kata laporan itu.

"Kapal CCG rutin mendatangi daerah itu dalam beberapa tahun terakhir yang difasilitasi oleh pusat logistik terdekat di pulau-pulau Spratly yang disengketakan."

Laut China Selatan menjadi perairan rawan konflik terutama setelah China mengklaim sepihak sebagian besar wilayah perairan itu.

Klaim historis Beijing itu bertabrakan dengan wilayah kedaulatan sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei, bahkan hingga Taiwan.

China sampai saat ini mengklaim sekitar 90 persen Laut China Selatan, dengan argumen Sembilan Garis Imajiner. Mereka bahkan membangun pulau reklamasi yang digunakan sebagai pangkalan militer dan lokasi wisata di Laut China Selatan.

Laut China Selatan disebut sebagai jalur pelayaran niaga tersibuk ketiga di dunia dengan nilai mencapai triliunan dolar. Laut itu juga disebut menyimpan cadangan miliaran kubik gas dan minyak bumi.

Skotlandia Tuntut Referendum Kemerdekaan dari Inggris Raya Tahun Depan

 Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon menuntut referendum kemerdekaan untuk kedua kalinya dari Inggris Raya (United Kingdom) secepatnya tahun depan.

Pemimpin Partai Nasional Skotlandia yang pro-kemerdekaan tersebut mengatakan dia mengantisipasi bahwa pemungutan suara akan berlangsung "di bagian awal" parlemen Skotlandia berikutnya, yang dimulai tahun depan.

"Skotlandia harus memiliki kesempatan untuk memilih apakah akan merdeka di awal, atau nanti, menjadi bagian parlemen berikutnya," kata Sturgeon kepada ITV Border, yang dilansir The Times, Jumat (27/11/2020).

Pada referendum 2014, 55 persen suara publik Skotlandia menentang kemerdekaan dan 45 persen suara mendukung kemerdekaan. Namun, dengan keputusan Inggris untuk Brexit (keluar dari Uni Eropa) dan penanganan pemerintah Inggris atas krisis Covid-19 telah mendorong dukungan di antara orang-orang Skotlandia untuk merdeka dari Inggris Raya.

Sebanyak 14 survei opini terakhir menunjukkan bahwa publik Skotlandia mendukung kemerdekaan. Partai Nasional Skotlandia yang dipimpin Sturgeon diharapkan tampil kuat dalam pemilihan parlemen Skotlandia pada Mei mendatang.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, seperti dikutip Reuters, mengatakan referendum kemerdekaan 2014 sangat menentukan dan harus dihormati. Namun, pemerintahnya mengatakan seharusnya tidak ada referendum kemerdekaan lagi dalam waktu dekat. Sekadar diketahui, Inggris Raya adalah negara kesatuan yang terdiri dari empat negara; Inggris, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara.

Infeksi Virus Corona di Jerman Tembus 1 Juta Kasus

Kasus virus corona di Jerman menembus angka 1 juta pada Jumat (27/11).

Lembaga pengendalian penyakit Robert Koch Institute mencatat Jerman mendapatkan lebih dari 22.000 kasus baru sehingga totalnya melampaui angka satu juta.

Data statistik Worldometer menunjukkan 15.767 orang meninggal karena Covid-19 di Jerman.

Seperti dikutip dari AFP, Jerman hampir bisa mengendalikan penyebaran virus corona di musim semi tetapi mereka dihantam oleh gelombang kedua infeksi.

Jumlah pasien Covid-19 dalam perawatan intensif melonjak drastis dari lebih dari 360 pada awal Oktober menjadi lebih dari 3.500 pekan lalu.

Negara bagian terpadat, North Rhine-Westphalia menyumbang lebih dari seperempat kasus di Jerman, melebihi Bavaria yang mengonfirmasi 198.000 infeksi. Sementara Berlin memiliki 62.000 kasus Covid-19.

Kanselir Angela Merkel pekan ini telah mengumumkan bahwa Jerman memperpanjang pembatasan virus corona hingga awal Januari.

Pembatasan akan sedikit dilonggarkan selama perayaan Natal dan Tahun Baru, sehingga memungkinkan pertemuan dihadiri hingga 10 orang dewasa. Relaksasi itu dimulai dari 23 Desember hingga Tahun Baru.

Negara dengan ekonomi terbesar di Eropa itu telah menutup restoran, bar, fasilitas olahraga, dan tempat atraksi budaya, namun sekolah dan toko tetap buka.

Jerman sempat dipuji di awal pandemi karena dianggap berhasil meredam mayoritas masyarakat yang terpapar virus.

Beberapa pihak kala itu mencoba meneliti apa yang dilakukan Jerman hingga dapat menekan jumlah kematian akibat virus corona.

Beberapa upaya yang ditempuh Jerman untuk menekan angka kematian akibat virus yakni dengan membatasi perjalanan, memperpanjang penutupan sekolah dan fasilitas anak, melakukan tes secara massal, dan memfasilitasi pelayanan kesehatan yang memadai.