• Blog
  • News Forex, Index & Komoditi (Rabu, 21 September 2022)

News Forex, Index & Komoditi (Rabu, 21 September 2022)

News Forex, Index & Komoditi

( Rabu,  21  September 2022 )

Ketua ECB dukung kenaikan bunga untuk turunkan inflasi

 

Ketua Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde pada Selasa (20/9/2022) membela keputusan bank sentral untuk menaikkan suku bunga secara paksa dan berjanji untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut guna menjinakkan inflasi.

"Bergerak lebih cepat di awal siklus kenaikan jelas menunjukkan komitmen kami untuk menurunkan inflasi ke target jangka menengah kami," kata Lagarde saat berpidato di acara " Karl-Otto-Poehl Lecture" di Frankfurt.

Karena inflasi di kawasan euro melayang pada tingkat historis tinggi, ECB menaikkan suku bunga utama dua kali tahun ini dengan total 125 basis poin.

Ketua ECB menegaskan bahwa inflasi di kawasan euro, yang dulunya rendah untuk waktu yang lama, sekarang "terlalu tinggi."

Dia memperingatkan bahwa kawasan euro berada dalam sepuluh bulan berturut-turut dengan tingkat inflasi tertinggi dan akan terus demikian dalam waktu dekat.

Hambatan pasokan, ditambah dengan permintaan jasa yang terpendam telah menyebabkan inflasi meluas ke industri barang dan jasa-jasa.

Lonjakan harga energi, yang dimulai ketika pasokan dibatasi dan diperparah oleh konflik Ukraina telah menjadi sumber utama inflasi di kawasan euro.

Ketika Uni Eropa mencoba untuk menurunkan ketergantungannya pada energi Rusia dan melakukan transisi ke energi hijau, Lagarde percaya bahwa hal itu akan mempengaruhi pasokan dan harga-harga jika harga energi lebih tinggi berlangsung lama.

Mengingat inflasi tinggi yang terus-menerus di kawasan euro, ECB perlu menormalkan kebijakan moneter dan "menyesuaikan suku bunga sebanyak yang diperlukan untuk mencapai target inflasi kami dalam jangka menengah," kata Lagarde.

"Kami tidak akan membiarkan fase inflasi tinggi ini mempengaruhi perilaku ekonomi dan menciptakan masalah inflasi yang berkepanjangan," katanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wall St jatuh jelang keputusan bunga Fed, indeks Dow anjlok 313 poin

Wall Street berakhir lebih rendah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menjelang keputusan pertemuan Federal Reserve AS yang diperkirakan akan membawa kenaikan suku bunga besar lainnya, membawa bukti lebih lanjut tentang dampak pada perusahaan Amerika dari inflasi yang ingin dijinakkan oleh bank sentral AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 313,45 poin atau 1,01 persen, menjadi menetap di 30.706,23 poin. Indeks S&P 500 tergelincir 43,96 poin atau 1,13 persen, menjadi berakhir di 3.855,93 poin. Indeks Komposit Nasdaq merosot 109,97 poin atau 0,95 persen, menjadi ditutup pada 11.425,05 poin.

Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di wilayah negatif, dengan sektor real estat dan material masing-masing terpangkas 2,57 persen dan 1,9 persen, memimpin kerugian.

Indeks acuan S&P 500 telah turun 19,1 persen sepanjang tahun ini karena investor khawatir langkah-langkah pengetatan kebijakan yang agresif oleh Fed dapat menyebabkan ekonomi AS mengalami resesi.

S&P 500 ditutup untuk sesi ketiga berturut-turut di bawah 3.900 poin - level yang dianggap oleh analis teknis sebagai dukungan kuat untuk indeks - karena prospek buruk minggu lalu dari perusahaan pengiriman FedEx Corp diulang, kali ini oleh produsen mobil Ford Motor Co.

Saham Ford terperosok 12,3 persen, penurunan satu hari terbesar sejak 2011, setelah mengisyaratkan pukulan lebih besar dari perkiraan 1 miliar dolar AS dari inflasi dan mendorong pengiriman beberapa kendaraan ke kuartal keempat karena kekurangan suku cadang.

Rivalnya, General Motors Co juga merosot 5,6 persen.

"Kami telah melihat beberapa pemimpin berbicara tentang tekanan yang mereka hadapi, jadi kami bisa melihat beberapa kompresi margin dan beberapa pelunakan dalam pendapatan kuartal ketiga," kata Greg Boutle, kepala strategi ekuitas & derivatif AS di BNP Paribas.

Bank sentral AS secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin untuk ketiga kalinya berturut-turut pada akhir pertemuan kebijakannya pada Rabu, dengan pasar juga memperkirakan peluang 17 persen untuk kenaikan 100 basis poin dan memprediksi suku bunga di 4,49 persen pada Maret 2023.

Fokus juga akan tertuju pada proyeksi ekonomi yang diperbarui dan perkiraan dot plot untuk isyarat pada perasaan pembuat kebijakan tentang titik akhir suku bunga dan prospek pengangguran, inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Menambah tekanan, laporan Departemen Perdagangan menunjukkan izin bangunan tempat tinggal - di antara indikator perumahan yang lebih berwawasan ke depan - turun 10 persen menjadi 1,517 juta unit, level terendah sejak Juni 2020.

Imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun mencapai 3,56 persen, level tertinggi sejak April 2011, sementara kurva imbal hasil yang diawasi ketat antara obligasi dua tahun dan 10-tahun terbalik lebih jauh.

Pembalikan di bagian kurva imbal hasil ini dipandang sebagai indikator yang dapat diandalkan bahwa resesi akan mengikuti dalam satu hingga dua tahun.

Sementara itu, tanda kegelisahan lainnya seputar laba perusahaan di masa depan, Nike Inc turun 4,5 persen setelah raksasa pakaian olahraga itu diturunkan peringkatnya oleh analis Barclays menjadi "equal weight" dari "overweight", mengutip volatilitas di pasar China karena tekanan dari penguncian terkait COVID pada awal September.

Pembuat pakaian jadi lainnya, Gap Inc ditutup turun 3,3 persen, setelah pada Selasa (20/9/2022) mengumumkan bahwa mereka menghilangkan sekitar 500 pekerjaan perusahaan, setelah menarik perkiraan tahunannya akhir bulan lalu karena kelebihan persediaan dan penjualan yang lemah.

Volume transaksi di bursa AS mencapai 9,90 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 10,71 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

 

China dan Rusia gelar putaran baru konsultasi keamanan strategis

Yang Jiechi, Anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC), pada Senin (19/9) memimpin Konsultasi Keamanan Strategis Putaran ke-17 antara China dan Rusia bersama Sekretaris Dewan Keamanan Federasi Rusia Nikolai Patrushev di Provinsi Fujian, China Timur.

Kedua pihak sepakat untuk terus memanfaatkan mekanisme konsultasi itu secara positif, mengimplementasikan konsensus yang dicapai oleh kedua kepala negara dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) SCO Samarkand, dan meningkatkan rasa saling percaya.

Mereka juga sepakat untuk saling mendukung dalam menempuh jalur pembangunan yang sesuai dengan kondisi masing-masing negara, bersama-sama melindungi stabilitas strategis global, serta terus mengonsolidasikan dan memperkaya konten dari koordinasi kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara.

Yang, yang juga merupakan Direktur Kantor Komisi Urusan Luar Negeri Komite Sentral CPC, mengatakan bahwa di bawah pedoman strategis kedua kepala negara, hubungan China-Rusia berhasil mempertahankan momentum perkembangan yang kuat dalam beberapa tahun terakhir.

Dia menuturkan bahwa kedua negara terus memperdalam koordinasi strategis dan saling memberikan dukungan kuat terkait isu-isu yang melibatkan kepentingan inti dan keperhatian utama masing-masing negara. Yang menambahkan bahwa kerja sama kedua negara di berbagai bidang telah berkembang.

Kedua negara bersama-sama menjunjung tinggi sistem internasional dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai intinya dan tatanan internasional yang didasarkan pada hukum internasional. China-Rusia juga melindungi kesetaraan dan keadilan global, serta menyajikan model hubungan antara negara-negara besar dengan rasa saling menghormati, koeksistensi damai, dan kerja sama yang saling menguntungkan bagi komunitas global, imbuh Yang.

China siap bekerja sama dengan Rusia untuk sepenuhnya mengimplementasikan konsensus yang dicapai oleh kedua kepala negara untuk terus memperdalam kepercayaan politik dan koordinasi strategis guna membangun lingkungan eksternal yang lebih aman dan stabil bagi pembangunan kedua negara, papar Yang.

Dia menambahkan bahwa China siap memberikan lebih banyak kontribusi dalam melindungi kepentingan bersama kedua negara serta keamanan dan stabilitas dunia.

Patrushev menuturkan bahwa Rusia mematuhi prinsip Satu China dan dengan tegas mendukung langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah China untuk melindungi kedaulatan dan integritas teritorial terkait masalah Taiwan.

Rusia siap mempertahankan komunikasi strategis yang erat dengan China, memperdalam kerja sama pragmatis di berbagai bidang, dan terus memperkuat koordinasi dan kerja sama di sejumlah organisasi internasional.

Kedua pihak juga bertukar pandangan mendalam terkait penjagaan keamanan strategis global, situasi di kawasan Asia-Pasifik, Afghanistan, Ukraina, dan isu-isu lainnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sekjen PBB serukan aksi dalam 5 bidang guna mentransformasi pendidikan

 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Senin (19/9) menyerukan aksi dalam lima bidang untuk mentransformasi pendidikan.

Guterres menekankan perlunya melindungi hak atas pendidikan berkualitas bagi semua orang, terutama anak perempuan, di mana pun.

"Sekolah harus terbuka untuk semua, tanpa diskriminasi. Kita harus memulihkan tahun-tahun pendidikan yang hilang di seluruh dunia karena pandemi," ujarnya.

"Dari platform ini, saya mengimbau otoritas di Afghanistan: Segera mencabut seluruh pembatasan terhadap akses anak perempuan untuk pendidikan menengah. Pendidikan anak perempuan merupakan salah satu langkah terpenting untuk mewujudkan perdamaian, keamanan, dan pembangunan berkelanjutan, di mana saja," tambah Guterres.

Mengingat guru merupakan urat nadi dari sistem pendidikan, dibutuhkan fokus baru pada peran dan keahlian mereka, katanya.
 
 Para guru saat ini harus menjadi fasilitator di kelas, mempromosikan pembelajaran ketimbang hanya menyampaikan jawaban, ujarnya. "Kita juga perlu mengatasi kekurangan guru di seluruh dunia, dan memperhatikan peningkatan kualitas mereka dengan meningkatkan status mereka dan memastikan mereka memiliki kondisi kerja yang layak serta kesempatan pelatihan dan pembelajaran yang berkelanjutan, serta mendapatkan gaji yang memadai."
Sekolah harus menjadi tempat yang aman, sehat, dengan tidak ada ruang bagi kekerasan, stigma, atau intimidasi. Sistem pendidikan harus mempromosikan kesehatan fisik dan mental semua siswa, termasuk kesehatan seksual dan reproduksi mereka, ujar Guterres.

Revolusi digital harus bermanfaat bagi semua pelajar, katanya. "Saya mendesak negara-negara untuk meningkatkan konektivitas bagi siswa dan institusi pendidikan."

Guterres memperingatkan bahwa semua hal di atas tidak akan mungkin terwujud tanpa adanya peningkatan pembiayaan pendidikan dan solidaritas global.

"Selama masa-masa sulit ini, saya mendesak semua negara untuk melindungi anggaran pendidikan dan memastikan bahwa belanja pendidikan diinterpretasikan ke dalam peningkatan progresif dalam sumber daya per siswa dan hasil pembelajaran yang lebih baik. Pembiayaan pendidikan harus menjadi prioritas utama bagi pemerintah. Ini merupakan investasi terpenting yang dapat dilakukan oleh negara mana pun untuk rakyatnya dan masa depannya."

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tingginya Inflasi Menambah Tekanan yang Dihadapi Produsen Otomotif Global

Tantangan industri otomotif global semakin berat. Selain dihadapkan dengan krisis pasokan semikonduktor, produsen juga harus mendapatkan tekanan tambahan dari kenaikan inflasi.  Tingginya inflasi bakal membuat perusahaan otomotif menghadapi peningkatan biaya pemasok yang harus dikeluarkan tahun ini.  Peningkatan tersebut salah satunya dialami oleh Ford Motor. Produsen mobil terbesar kedua di Amerika Serikat (AS) ini menyebutkan bahwa biaya supplier akan meningkat US$ 1 miliar pada kuartal III tahun ini dari perkiraan awal.  Perusahaan ini memperkirakan terdapat sekitar 40.000-45.000 kendaraan dalam persediaan yang kekurangan suku cadang. sehingga hal itu akan membuat penjualan tertunda.  Baca Juga: Hong Kong Segera Melonggarkan Kebijakan Pembatasan Akibat COVID-19 Kendati tantangannya semakin berat, Ford tetap mempertahankan target laba sebelum bunga dan pajak tahun 2022 di kisaran US$ 11,5 miliar- US$ 12,5 miliar.  "Target tetap terlepas dari krisis pasokan suku cadang tertentu serta pembayaran yang lebih tinggi yang harus diberikan kepada supplier dengan memperhitungkan inflasi," ungkap manajemen Ford seperti dikutip Reuters, Selasa (20/9). Perusahaan menyebutkan bahwa kenaikan inflasi memaksa mereka harus melakukan negosiasi dengan para pemasok. Kekurangan pasokan suku cadang tertentu Motor di Ford akan lebih tinggi dari antisipasi jumlah kendaraan yang akan dirakit tetapi itu akan berada dalam persediaan. Namun, Ford optimis sebanyak 40.000-45.000 kendaraan akan selesai dirakit dan dijual ke diler sepanjang kuartal IV 2022.  "Sebagian besar kendaraan itu adalah truk dan SUV dengan margin tinggi," kata manajemen Ford.  Mengantisipasi kenaikan inflasi itu, Ford merevisi proyeksi laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) pada kuartal III 2022 menjadi sekitar US$ 1,4 miliar- US$ 1,7 miliar.  Sementara pada bulan Juli, manajemen Ford mengatakan hasil kinerja kuartal II didorong oleh kendaraan dengan margin yang lebih tinggi, sebagian diimbangi oleh biaya dan pengeluaran komoditas yang lebih tinggi. Ford kemudian mengatakan bahwa mereka memperkirakan biaya komoditas akan naik sebesar US$ 4 miliar untuk tahun ini dan manajemen perusahaan akan secara aktif mencari cara untuk mengimbangi biaya yang melonjak. Baca Juga: Shanghai China Meluncurkan Proyek Infrastruktur Senilai US$ 257 Miliar Saat itu, perusahaan juga menyebutkan bahwa pihaknya menghadapi gangguan rantai pasokan yang berkelanjutan. "Para pemasok telah bekerja tanpa henti selama Covid-19. Kami melihat hasil dari tekanan dalam rantai pasokan," kata Direktur Keuangan Ford John Lawler. Pembuat mobil telah menghadapi serangkaian masalah rantai pasokan selama dua tahun terakhir yang telah berulang kali menunda produksi kendaraan, seringkali karena kekurangan cip semikonduktor.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Shanghai China Meluncurkan Proyek Infrastruktur Senilai US$ 257 Miliar

Shanghai pada Selasa meluncurkan delapan proyek infrastruktur dengan total investasi 1,8 triliun yuan ($ 256,83 miliar), kata media pemerintah. Proyek-proyek tersebut mencakup area mulai dari transit perkotaan hingga kereta api, tenaga angin, dan perbaikan perumahan, kata Shanghai Observer. Sebelumnya, pemerintah China telah menyusun daftar ribuan proyek infrastruktur besar yang harus segera diselesaikan. Nilainya proyeksi mencapai triliunan dollar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan analisis Bloomberg, investasi yang direncanakan China mencapai 14,8 triliun yuan atau setara US$ 2,3 triliun pada tahun 2022. Nilai itu dua kali lipat lebih besar dari paket infrastruktur AS yang mencapai US$ 1,1 triliun pada 2021. Asal tahu saja, sebagian besar pengeluaran infrastruktur AS ditujukan untuk transportasi, air, dan infrastruktur digital.  Baca Juga: Xi Jinping & Narendra Modi Tak Dukung Putin Soal Perang Ukraina, Ini Tanda-tandanya Sementara di China, yang sudah memiliki lebih dari dua kali lipat rel kereta dengan kecepatan tinggi, serta jaringan jalan bebas hambatan terpanjang di dunia, memiliki komposisi konstruksi infrastruktur yang berbeda.  Di mana, hanya sekitar 30% dari anggaran proyek tersebut adalah untuk infrastruktur tradisional, seperti jalan dan kereta api. Lebih dari setengahnya diarahkan untuk mendukung industri manufaktur dan jasa seperti pabrik, kawasan industri, inkubator teknologi, dan bahkan taman hiburan.  “Sekarang China memiliki infrastruktur modern dasar, masuk akal untuk memfokuskan investasi pada manufaktur,” kata profesor di Kellogg School of Management di Northwestern University Nancy Qian dikutip dari Bloomberg, Jumat (8/4).  Hal ini mencerminkan komitmen China untuk memastikan China mempertahankan dominasinya dalam pangsa pasar manufaktur global, bahkan ketika China bergeser ke bidang yang lebih maju seperti kendaraan listrik dan baterai, energi terbarukan, dan microchip.


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Apple Akan Menaikkan Harga Layanan di App Store di Sejumlah Negara

Apple pada hari Senin (19/9) mengumumkan bahwa mulai 5 Oktober nanti harga aplikasi dan pembelian dalam aplikasi akan naik. Kebijakan ini akan berlaku di negara-negara pengguna mata uang euro. Selain negara pengguna euro, kenaikan harga layanan pada App Store juga akan berlaku di Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Vietnam, Polandia, Swedia, Mesir, Chili, dan Pakistan. Kenaikan harga ini diduga merupakan dampak dari pelemahan euro terhadap dolar AS saat ini. Baca Juga: Cara Mengaktifkan Persentase Baterai iPhone iOS 16, Tidak Berlaku Untuk 4 Model Ini Halaman blog Apple juga menjelaskan berlakunya peraturan baru bagi Apple di Vietnam, yaitu untuk mengumpulkan dan mengirimkan pajak yang berlaku. Dilansir dari Reuters, pajak yang dimaksud adalah pajak pertambahan nilai (VAT) dan pajak penghasilan badan (CIT) masing-masing dengan tarif 5%. Secara sederhana, cara kerja penetapan harga App Store adalah Apple memberi pihak pengembang (developer) tingkat pra-setel yang dapat mereka atur harganya untuk aplikasi buatan mereka. Mengutip MacRumors, harga di tingkat itulah yang akan dinaikkan untuk negara pengguna euro mulai bulan depan. Baca Juga: Ini 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Update iOS 16, Termasuk Caranya Sebagai contoh, Apple menjelaskan bahwa tingkat satu akan naik dari €0,99 menjadi €1,19, sedangkan tingkat maksimum diatur untuk meningkat dari €999 menjadi €1.199. Apple sebenarnya secara berkala menyesuaikan tingkat harga App Store di seluruh dunia tergantung dengan kondisi pasar. Informasi resminya pun selalu diumumkan di situs web pengembang Apple. Beberapa pengembang mungkin menyesuaikan tingkat harga aplikasi mereka untuk menyesuaikan kenaikan harga yang ditetapkan Apple. Sementara itu, biaya langganan yang dapat diperbarui secara otomatis tidak terpengaruh oleh kenaikan harga.


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Erdogan: Putin Bersedia Mengakhiri Konflik di Ukraina Sesegera Mungkin

Rusia bersedia mengakhiri konflik di Ukraina sesegera mungkin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada PBS dalam sebuah wawancara pada Senin (19/9). Saat ditanya seberapa cepat dia melihat konflik di Ukraina berakhir, Erdogan bilang, "yang paling penting, sikap Rusia akan sangat, sangat penting di sini". "Di Uzbekistan, saya bertemu dengan Presiden (Rusia Vladimir) Putin, dan kami melakukan diskusi yang sangat luas dengannya," kata Erdogan dalam wawancara dengan PBS, seperti dikutip TASS. Menurut Erdogan, Putin mengungkapkan kepadanya, "dia bersedia mengakhiri (konflik) ini sesegera mungkin". Baca Juga: Vladimir Putin: Kami akan Mengakhiri Konflik di Ukraina Sesegera Mungkin Hanya, "Cara saat ini (untuk mengakhiri konflik di Ukraina) cukup rumit," ungkapnya.  "Saya pikir, langkah signifikan akan diambil ke depan. Yang ingin kita lihat adalah mengakhiri perang ini dengan damai," tegas Erdogan. Erdogan dan Putin mengadakan pembicaraan di sela-sela KTT Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO) di Samarkand, Uzbekistan, Jumat (16/9) pekan lalu.  Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di sela-sela KTT SCO, Putin juga mengatakan, Rusia ingin mengakhiri konflik di Ukraina sesegera mungkin

China Berencana Melonggarkan Aturan Masuk Perbatasan bagi Turis Asing

Pemerintah China mengeluarkan rancangan aturan yang bertujuan memudahkan beberapa orang asing masuk ke China untuk kunjungan ke lokasi wisata di sepanjang perbatasan China. Mengutip Reuters, Selasa (20/9), Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Senin (19/9) mengungkapkan, kelompok perjalanan yang diselenggarakan oleh agen perjalanan di daerah perbatasan di China dapat memilih pelabuhan masuk dan keluar mereka secara fleksibel. Namun, kementerian ini tidak memberikan secara spesifik lokasi dan tanggal. China telah menutup perbatasannya untuk turis asing sejak pecahnya virus corona baru pada tahun 2020, dengan hanya kelompok warga negara asing tertentu yang diizinkan masuk ke negara itu, seperti mereka yang memegang visa kerja tertentu. Baca Juga: Xi Jinping & Narendra Modi Tak Dukung Putin Soal Perang Ukraina, Ini Tanda-tandanya Dalam beberapa bulan terakhir, aturan secara bertahap dilonggarkan, dari melanjutkan lebih banyak penerbangan langsung antara China dan beberapa negara hingga mengizinkan siswa asing dengan izin tinggal yang valid untuk memasuki China. Karantina bagi pendatang asing juga telah dikurangi. China berbagi perbatasan dengan lebih dari 10 negara termasuk Rusia, Mongolia, Myanmar, Laos dan Vietnam. Kota-kota China di sepanjang perbatasan sering dilanda kasus impor Covid-19 terkait dengan penyeberangan darat baik orang asing maupun warga negara China. "Saya pikir pariwisata lintas batas akan pulih, meskipun saya tidak dapat memprediksi kapan," kata Yang Jinsong, kepala lembaga pariwisata internasional di Akademi Pariwisata China, sebuah lembaga think thank negara. "Itu tergantung pada situasi Covid dan efek dari langkah-langkah pengendalian virus, yang tidak dapat diputuskan oleh departemen pariwisata."


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hong Kong Segera Melonggarkan Kebijakan Pembatasan Akibat COVID-19

Pemimpin Hong Kong pada hari Selasa mengatakan dia akan segera membuat keputusan untuk melonggarkan pembatasan virus corona lebih lanjut, karena penduduk dan bisnis mengecam aturan karantina yang telah membuat pusat keuangan terputus selama lebih dari dua tahun. "Kami akan segera membuat keputusan dan mengumumkan kepada publik," kata kepala eksekutif John Lee kepada wartawan. “Kami ingin terhubung dengan berbagai tempat di dunia. Kami ingin ada pembukaan yang tertib,” tambahnya. Baca Juga: Kasus Mingguan Covid-19 Lanjutkan Tren Penurunan, Akhir Pandemi di Depan Mata Hong Kong telah mematuhi versi aturan ketat nol COVID-19 China selama pandemi, namun malah membuat ekonomi terpuruk. Lee, mantan kepala keamanan yang dilantik Beijing, menjabat pada Juli dan berjanji untuk membuka kembali kota sambil menjaga kasus tetap rendah. Dia mengurangi waktu karantina di hotel dari tujuh menjadi tiga hari, tetapi menghadapi kritikan yang semakin meningkat dari penduduk, organisasi bisnis, dan pakar kesehatan yang mengatakan dia harus melangkah lebih jauh. Selama seminggu terakhir beberapa media Hong Kong telah melaporkan, mengutip sumber, bahwa pemerintah telah setuju untuk mencabut karantina. Lee tidak akan mengkonfirmasi keputusan itu atau berkomitmen pada garis waktu yang tegas pada hari Selasa. Namun komentarnya merupakan indikasi terkuat bahwa Hong Kong berencana untuk bergabung dengan sebagian besar dunia lainnya dalam menerima endemisitas. Itu akan membuat hanya China dan Taiwan yang masih mempertahankan karantina wajib untuk kedatangan. Baca Juga: Warga China Mulai Lelah dengan Kebijakan Penguncian Akibat Covid-19 “Tujuan kami adalah memaksimalkan konektivitas internasional Hong Kong dan mengurangi ketidaknyamanan kedatangan karena karantina, dengan syarat kami dapat mengendalikan tren pandemi,” kata Lee. Hong Kong berada di tengah resesi teknis sementara kepala keuangannya baru-baru ini memperingatkan defisit fiskalnya diperkirakan akan membengkak menjadi $12,7 miliar (HK$100 miliar) tahun ini, dua kali lipat dari perkiraan awal. Kedatangan di bandara, yang pernah menjadi salah satu yang tersibuk di dunia, berada di sebagian kecil dari tingkat pra-pandemi dengan banyak maskapai melewatkan kota sama sekali. Saingan regional Singapura telah lama ditiadakan dengan kontrol virus corona dan menjadi tuan rumah banyak konferensi, hiburan, dan acara olahraga selama beberapa bulan mendatang. Sementara itu, Hong Kong telah melihat beberapa acara dibatalkan oleh penyelenggara dengan alasan kontrol pandemi yang tidak pasti termasuk yang terbaru adalah Kejuaraan Perahu Naga Dunia tahun depan yang akan diadakan di Thailand sebagai gantinya. Hong Kong berencana untuk menjadi tuan rumah KTT perbankan dan Rugby Sevens pada bulan November, meskipun di bawah aturan saat ini para pemain di Rugby Sevens harus tetap berada dalam gelembung "loop tertutup".


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TV Pemerintah Rusia Beritahu Putin Siapkan Rencana Serangan Nuklir ke NATO

Komentator TV pemerintah Rusia pada hari Kamis meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menyusun rencana serangan nuklir terhadap NATO. Dalam sebuah video yang diposting ke Twitter oleh Francis Scarr dari BBC News, Igor Korotchenko berbicara tentang perang yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina di TV Channel 1 milik pemerintah Moskow. “Kita mungkin menghadapi pemerasan nuklir langsung terhadap Rusia karena senjata nuklir taktis Amerika sekarang terletak di sejumlah pangkalan udara NATO dan format penggunaannya dalam pertempuran membayangkan transfer ke negara-negara NATO dengan kekuatan udara dari bom nuklir modern Amerika yang jatuh bebas untuk menghantam wilayah Rusia," kata Korotchenko dalam versi terjemahan video tersebut. “Yah, ternyata waktunya telah tiba bagi kita mungkin, saya sudah mengatakan ini, untuk mengadakan latihan untuk mempraktikkan skenario di mana senjata nuklir taktis Rusia digunakan. Hanya saja ketika kita menghadapi pemerasan nuklir NATO, kita seharusnya tidak berlari. sekitar berpikir tentang bagaimana menanggapi. Baca Juga: Harga Minyak Mulai Naik, Tetapi Masih di Jalur Pelemahan untuk Pekan Ini "Saya mengusulkan agar landasan perencanaan nuklir didirikan di bawah Dewan Keamanan untuk ... menentukan tujuan dan sasaran kami, termasuk kemungkinan kami harus bereaksi dengan cara ini ... fasilitas infrastruktur penting NATO yang mana, yang unit dan markas besar mungkin menjadi target serangan karena kami akan segera dikeluarkan dengan ultimatum nuklir langsung oleh aliansi NATO," tambah Korotchenko. Pernyataan Korotchenko datang ketika angkatan bersenjata Ukraina terus menekan dan berusaha untuk merebut kembali kendali wilayah di bawah kendali Rusia. Dalam pembaruan pertahanan pada hari Kamis, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, "Pasukan Ukraina terus mengkonsolidasikan kendali mereka atas daerah-daerah yang baru dibebaskan di Oblast Kharkiv. Pasukan Rusia sebagian besar telah ditarik dari daerah sebelah barat Sungai Oskil." Baca Juga: Iran Segera Bergabung dalam Aliansi Keamanan yang Dimotori China dan Rusia Pembaruan itu juga mengatakan bahwa pasukan Rusia telah "bervariasi" dalam mundur mereka dari daerah yang berbeda, karena beberapa telah "dalam keadaan yang relatif baik," sementara yang lain "melarikan diri dengan panik." Selain komentar yang dibuat oleh Korotchenko, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova minggu ini mengkritik AS karena terus mengirim senjata ke Ukraina, dengan mengatakan bahwa AS dan sekutunya telah "menjadi kaki tangan dalam kejahatan perang [Ukraina]."