• Blog
  • News Forex, Index & Komoditi (Kamis, 4 Agustus 2022)

News Forex, Index & Komoditi (Kamis, 4 Agustus 2022)

News Forex, Index & Komoditi

( Kamis,  4 Agustus  2022 )

Wall St naik ditopang data ekonomi, Nasdaq tutup di tertinggi 3 bulan

Bursa saham Wall Street naik tajam pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), menghentikan penurunan dua hari, karena sentimen pasar didukung oleh sejumlah data ekonomi positif dengan perkiraan laba yang kuat dari PayPal dan CVS Health Corp mengangkat sentimen dan membantu mengangkat Nasdaq ke level tertinggi sejak awal Mei.

Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 416,33 poin atau 1,29 persen, menjadi menetap di 32.812,50 poin. Indeks S&P 500 bertambah 63,98 poin atau 1,56 persen, menjadi berakhir di 4.155,17 poin. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 319,40 poin atau 2,59 persen, menjadi ditutup pada 12.668,16 poin.

Sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor teknologi dan konsumen masing-masing terdongkrak 2,69 persen dan 2,52 persen, melampaui sisanya. Sementara itu, sektor energi tergelincir 2,97 persen, merupakan satu-satunya kelompok yang menurun seiring dengan penurunan harga minyak.

Data menunjukkan industri jasa-jasa AS secara tak terduga meningkat pada Juli di tengah pertumbuhan pesanan yang kuat, sementara kemacetan pasokan dan tekanan harga mereda. Itu mendukung pandangan bahwa ekonomi tidak dalam resesi meskipun output merosot di paruh pertama tahun ini.

Sejumlah hasil kuat baru dari perusahaan termasuk PayPal dan CVS Health Corp mendorong sentimen di musim laporan keuangan kuartalan yang sebagian besar positif. Laporan yang melebihi ekspektasi rendah telah membantu Wall Street rebound dari kerugian yang disebabkan oleh kekhawatiran tentang inflasi tinggi selama beberapa dekade, kenaikan suku bunga dan menyusutnya output ekonomi.

"Kami sedang melalui laba kuartal kedua dan, pada umumnya, dari kompleks teknologi hingga konsumen dan industri, kami melihat banyak cetakan yang lebih baik dari yang dikhawatirkan, dan itu cukup bagus sekarang," kata Sahak Manuelian, direktur pelaksana perdagangan di Wedbush Securities di Los Angeles.

Apple dan Amazon menguat hampir 4,0 persen, sementara Meta Platforms pemilik Facebook melonjak 5,4 persen.

PayPal melonjak hampir 10 persen setelah menaikkan panduan laba tahunan dan mengatakan aktivis investor Elliott Management memiliki lebih dari 2 miliar dolar AS saham di perusahaan teknologi keuangan itu.

CVS Health terangkat 6,3 persen setelah jaringan farmasi terbesar AS itu menaikkan perkiraan laba tahunannya karena membukukan hasil kuartalan yang kuat.

Manuelian mengatakan faktor tambahan di balik reli saham pada Rabu (3/8/2022) adalah tumbuhnya kepercayaan di antara investor bahwa The Fed telah melakukan sebagian besar kenaikan suku bunga yang akan diperlukan untuk mengendalikan inflasi.

Sementara itu, Presiden Federal Reserve Richmond, Thomas Barkin pada Rabu (3/8/2022) bergabung dengan pembuat kebijakan mengatakan bahwa bank sentral AS berkomitmen untuk mengendalikan inflasi dan mengembalikannya ke target 2,0 persen.

Data tambahan pada Rabu (3/8/2022) menunjukkan pesanan baru untuk barang-barang manufaktur AS meningkat secara kuat pada Juni dan pengeluaran bisnis untuk peralatan lebih kuat dari yang diperkirakan sebelumnya, menunjukkan kekuatan yang mendasari di bidang manufaktur meskipun suku bunga meningkat.

Volume transaksi bursa AS relatif berat, dengan 11,7 miliar saham diperdagangkan, dibandingkan dengan rata-rata 10,7 miliar saham selama 20 sesi sebelumnya.

 

 

 

 

Bursa Asia Menguat di Pagi Ini , Reli Wall Street Jadi Penopang

Bursa Asia cenderung menguat pada awal perdagangan hari ini. Kamis (4/8), pukul 08.22 WIB, indeks Nikkei 225 naik 0,78% ke 27.958,81. Serupa, indeks Hang Seng naik 1,24% ke 20.011,25.

Namun, Indeks Taiex justru melemah 0,45% ke 14.710,94. Indeks Kospi naik 0,61% ke 2.476,80 dan indeks ASX 200 naik 0,38% ke 7.002,1.

Sementara itu, FTSE Straits Times menguat 0,26% ke 3.260,50 dan FTSE Malay naik 0,27% ke 1.494,64.

Bursa saham di Asia cenderung menguat di pagi ini setelah mendapat dukungan dari Wall Street yang reli di sesi sebelumnya.

Rabu (3/8), tiga indeks utama Wall Street ditutup menguat. Di mana, Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 masing-masing naik lebih dari 1% dan indeks Nasdaq Composite melesat 2,59%.

Pada perdagangan hari ini, bursa di kawasan juga didorong sentimen dari kinerja DBS Group. Di mana, perbankan terbesar di Singapura itu melaporkan laba bersih $$ 1,82 miliar atau setara US$ 1,32 miliar.

Itu adalah laba bersih tertinggi kedua dalam sejarah, kata DBS dalam siaran pers. Bahkan realisasi laba bersih DBS Group itu lebih tinggi dari perkiraan rata-rata S$ 1,7 miliar, menurut data dari Refinitiv.

Pelaku pasar kini menanti laporan kinerja Alibaba yang akan dirilis hari ini juga.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Soal Taiwan, China Marah dan Bersiap Gelar Latihan Militer 5 Hari

China saat ini sedang bersiap untuk menggelar latihan militer di laut sekitar Taiwan menyusul perjalanan politisi top AS Nancy Pelosi ke pulau itu.

Melansir BBC, Nancy Pelosi sudah meninggalkan Taiwan pada Rabu (3/8/2022) setelah kunjungan singkat namun kontroversial ke Taiwan, yang dianggap China sebagai provinsi yang memisahkan diri.

Sebagai tanggapan, China mengumumkan latihan militer lima hari yang "perlu dan adil", yang akan dimulai pada hari Kamis.

Taiwan mengatakan 27 pesawat tempur China telah memasuki zona pertahanan udaranya.

Pada hari Rabu, kementerian pertahanan Taiwan mengatakan telah mengerahkan jet untuk memperingatkan mereka.

Kementerian pertahanan Taiwan kemudian menambahkan bahwa pesawat tak dikenal, mungkin drone, telah terbang di atas pulau-pulau terpencil Kinmen, lapor Reuters. Dikatakan militer menembakkan suar untuk mengusir pesawat dan tetap waspada.

China mengatakan latihan itu akan berlangsung di beberapa perairan tersibuk di dunia dan akan mencakup "penembakan peluru jarak jauh".

Taiwan telah meminta kapal-kapal untuk mencari rute alternatif demi menghindari latihan dan sedang bernegosiasi dengan negara tetangga Jepang dan Filipina untuk menemukan rute penerbangan alternatif.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan negara itu menghadapi "ancaman militer yang sengaja ditingkatkan".

Dalam upaya untuk menenangkan masalah, para menteri luar negeri negara-negara G7 - Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris dan AS - merilis pernyataan bersama yang mengatakan eskalasi China berisiko mengacaukan kawasan.

"Tidak ada pembenaran untuk menggunakan kunjungan sebagai dalih untuk aktivitas militer agresif di Selat Taiwan. Itu normal dan rutin bagi legislator dari negara kami untuk melakukan perjalanan internasional," demikian bunyi pernyataan itu.

Sebelumnya, melansir Reuters, Nancy Pelosi bilang, seiring menghormati kebijakan "Satu China", solidaritas AS dengan Taiwan lebih penting dari sebelumnya. Dia menegaskan hal itu saat konferensi pers bersama dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen.

AS mendukung status quo dan tidak ingin sesuatu terjadi ke Taiwan secara paksa, tambah Pelosi.

Saat ditanya tentang konsekuensi ekonomi yang harus dihadapi Taiwan sebagai akibat dari kunjungannya, Pelosi mengatakan bahwa Chips and Science Act yang baru-baru ini disahkan membuka pintu bagi pertukaran ekonomi yang lebih baik antara AS dan Taiwan.

Menurut Kementerian Luar Negeri Taiwan, Nancy Pelosi meninggalkan Taiwan dengan pesawat militer AS dan berangkat sekitar pukul 6 sore waktu setempat.

Korea Herald melaporkan, dari Taiwan, Nancy Pelosi bertolak menuju Seoul di Korea Selatan, di mana dia pada hari Kamis akan bertemu dengan Ketua Majelis Nasional Korea Selatan Kim Jin-pyo untuk pembicaraan tentang keamanan di kawasan Indo-Pasifik, kerja sama ekonomi dan krisis iklim.

 

 

 

 

 

Bank of England (BOE) Diproyeksi Kerek Suku Bunga ke Level Tertinggi Sejak 2008

Bank of England (BOE) diperkirakan akan menaikkan suku bunga ke level paling tinggi sejak 1995 pada Kamis (4/9). Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menghentikan inflasi yang melonjak walau risiko resesi meningkat.

Sebagian besar investor dan ekonom memperkirakan, BoE akan meningkatkan suku bunga acuannya sebesar 50 bps menjadi 1,75%. Ini adalah level tertinggi sejak akhir 2008, yang merupakan awal krisis keuangan global.

Tingkat inflasi utama Inggris telah melonjak menjadi 9,4%, dan dapat mencapai 15% pada awal 2023 menurut lembaga think-tank Resolution Foundation. Hal tersebut terjadi karena dampak invasi Rusia ke Ukraina yang digabungkan dengan ketegangan pasca-pandemi pada ekonomi dunia.

BoE, yang telah menaikkan biaya pinjaman lima kali sejak Desember, mengatakan pada Juni, akan bertindak tegas jika tekanan inflasi menjadi lebih persisten.

Sejak itu, ekspektasi inflasi di kalangan publik telah sedikit mereda dan rencana penetapan harga perusahaan juga telah dimoderasi, berpotensi memberi Komite Kebijakan Moneter sebuah kasus untuk tetap berpegang pada pergerakan suku bunga seperempat poin.

Tetapi tekanan pada Gubernur BOE Andrew Bailey dan rekan-rekannya telah meningkat setelah kenaikan suku bunga besar oleh Federal Reserve, European Central Bank dan bank sentral lainnya, melemahkan mata uang poundsterling, yang dapat menambah inflasi.

"Kami tahu mereka khawatir tentang sterling dan dalam pengertian itu mereka tidak ingin ditinggalkan sebagai yang aneh dengan tidak bergabung dengan klub 50 basis poin," kata James Smith, ekonom di ING.

Sebuah jajak pendapat Reuters yang diterbitkan pada hari Senin menunjukkan, lebih dari 70% dari 65 ekonom memperkirakan kenaikan 50 bps.

Di atas segalanya, rekor melawan inflasi BoE telah dipertanyakan oleh Liz Truss, kandidat terdepan untuk menjadi perdana menteri Inggris berikutnya.

Dia ingin menetapkan "arah perjalanan yang jelas" untuk kebijakan moneter dan untuk meninjau mandat BoE.

Tetapi beberapa analis mengatakan BoE bisa bergerak dengan hati-hati.

Tanda-tanda perlambatan ekonomi dunia berlipat ganda, inflasi inti turun dalam data terbaru, dan perkiraan baru bank sentral pada hari Kamis kemungkinan akan menunjukkan inflasi turun tajam dalam waktu dua dan tiga tahun.

Dalam perkiraan terakhirnya pada bulan Mei, BoE mengatakan hampir tidak ada pertumbuhan ekonomi Inggris sebelum 2025 paling cepat.

Institut Nasional Penelitian Ekonomi dan Sosial, sebuah lembaga think tank, mengatakan resesi akan datang yang akan memaksa lebih dari satu juta rumah tangga untuk memilih antara memanaskan rumah mereka dan membeli makanan yang cukup. Baca cerita lengkapnya

"Menghadapi pandangan ini, kami ragu MPC akan menilai Bank Rate perlu naik secepat yang diharapkan pasar," Samuel Tombs, ekonom Pantheon Macroeconomics, mengatakan.

BoE juga akan memberikan rincian lebih lanjut tentang bagaimana rencananya untuk mulai menjual kepemilikan obligasi pemerintah yang diperolehnya selama lebih dari satu dekade stimulus ekonomi.

Bailey mengatakan bulan lalu bahwa BoE dapat mengurangi 50 hingga 100 miliar pound ($61-122 miliar) 844 miliar pound kepemilikan emasnya selama setahun.

Rusia: Negara Barat Justru Bisa Memicu Perang Nuklir di Ukraina

Dalam konferensi tinjauan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir di New York hari Selasa (2/8), delegasi Rusia mengatakan bahwa perang nuklir di Ukraina justru bisa terjadi karena aktivitas negara-negara Barat.

Delegasi Rusia dalam konferensi ini, Alexander Trofimov, mengatakan bahwa Rusia memang dapat memutuskan untuk menggunakan senjata nuklir. Namun, itu hanya akan terjadi sebagai respons atas ikut campurnya negara-negara NATO.

Di hadapan forum PBB, Trofimov menyebut kabar yang menyebut Rusia akan menggunakan senjata nuklir untuk menyerang sama sekali tidak berdasar.

"Rusia hanya akan menggunakan senjata nuklir dalam menanggapi senjata pemusnah massal atau serangan senjata konvensional yang mengancam keberadaan negara Rusia," ungkap Trofimov, seperti dikutip Reuters.

Di sisi lain, Trofimov menuduh negara-negara NATO telah melakukan konfrontasi yang sengit dalam menghadapi Rusia di Ukraina. Langkah tersebut dinilai bisa merusak keseimbangan keamanan dan memicu bentrokan militer yang lebih besar.

Melihat fakta itu, delegasi Rusia ini justru menilai bahwa perang nuklir nantinya bisa saja terjadi karena ulah negara-negara Barat sendiri.

"Langkah seperti itu akan dapat memicu skenario darurat yang dijelaskan dalam doktrin kami. Kami jelas mencegah ini, tetapi jika negara-negara Barat mencoba menguji tekad kami, Rusia tidak akan mundur," lanjut Trofimov.

Rusia telah sejak lama mengecam keterlibatan NATO di Ukraina. Beragam senjata kiriman NATO pun telah digunakan secara luas oleh militer Ukraina, terutama dari AS.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Senin (1/8) menegaskan bahwa Rusia akan tetap setia pada perjanjian Non-Proliferasi Nuklir dan menghindari penggunaan senjata nuklir.

"Tidak ada pemenang dalam perang nuklir dan itu tidak boleh dilepaskan (terjadi)," ungkap Putin.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kritik Kunjungan Pelosi ke Taiwan, Rusia dan Korut Berikan Dukungan untuk China

Kunjungan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi, ke Taiwan hari Selasa (2/8) memicu beragam respons dari sejumlah negara. Termasuk Rusia dan Korea Utara yang dikenal dekat dengan China.

Dilansir dari Reuters, Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari Selasa menilai kunjungan Pelosi ke Taiwan sebagai bentuk provokasi yang terbuka.

Dalam pernyataannya, kementerian mendukung langkah apa pun yang diambil China setelah ini, karena China memiliki hak untuk mengambil tindakan untuk melindungi kedaulatannya.

Sebelum kunjungan berlangsung, Rusia bahkan telah memperingatkan kepada AS bahwa kunjungan tersebut dapat menimbulkan gesekan dengan China.

Sejalan dengan itu, Korea Utara pun mengecam keras kunjungan Pelosi, menyebutnya sebagai bentuk campur tangan yang kurang ajar dalam urusan internal negara lain.

Dikutip dari Yonhap, Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan kunjungan itu telah membangkitkan keprihatinan serius masyarakat internasional. Korea Utara pun menyatakan dukungannya untuk China.

"Campur tangan AS yang kurang ajar dalam urusan internal negara lain dan provokasi politik dan militernya yang disengaja, telah membuktikan bahwa mereka adalah penyebab gangguan perdamaian dan keamanan di kawasan," ungkap juru bicara kementerian yang dikutip kantor berita resmi Korea Utara, KCNA.

Sebagai penutup, pemerintah Korea Utara menyatakan mendukung sikap adil pemerintah China untuk dengan tegas mempertahankan kedaulatan negara dan integritas teritorial.

Nancy Pelosi menyebut perjalanan diplomatik tingkat tingginya ini sebagai bagian dari kewajiban AS untuk berdiri bersama negara-negara demokrasi untuk melawan negara-negara otokratis. Dalam hal ini, Taiwan melawan China.

China melihat kunjungan itu sebagai bentuk dukungan kepada kemerdekaan Taiwan secara de facto. Bagi China, Taiwan masih dianggap sebagai bagian dari wilayahnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Militer Taiwan Meningkatkan Kewaspadaan Menyusul Rencana Latihan Militer China

Sebagai respons atas rencana latihan militer skala besar China, kabinet Taiwan pada Rabu (3/8) mengumumkan, militer telah meningkatkan level kewaspadaannya.

Tidak hanya itu, kabinet juga akan berupaya untuk meyakinkan masyarakat bahwa pasar saham akan baik-baik saja di tengah gejolak politik.

Dilansir dari Reuters, saat ini Pemerintah Taiwan telah meminta badan stabilisasi nasional untuk pasar saham mengamati situasi dengan cermat dan bereaksi pada waktu yang tepat.

Pada Selasa (2/8) malam, Kantor Kepresidenan Taiwan melaporkan serangkaian serangan dunia maya. Hal ini diduga terkait dengan kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi.

China baru saja mengumumkan rencana latihan militer besar pada 4-7 Agustus mendatang. Pengumuman ini disampaikan tak lama setelah Pelosi berkunjung ke Taiwan.

"Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) dalam siaga tinggi dan akan meluncurkan serangkaian operasi militer yang ditargetkan untuk melawan ini," ungkap juru bicara militer China Wu Qian, seperti dikutip The Straits Times.

"Dengan tegas mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial, dan dengan tegas menggagalkan campur tangan eksternal dan upaya separatis kemerdekaan Taiwan," kata Wu..

Xinhua melaporkan, latihan militer China akan berlangsung di enam wilayah di sekitar Taiwan tanpa menyebut titik pasti.

Hingga saat ini China masih menganggap Taiwan sebagai provinsi pemberontak dan akan berusaha merebutnya kembali dengan cara apa pun, termasuk dengan kekuatan militer.

Kunjungan Pelosi ke Taiwan dilihat China sebagai bentuk dukungan terhadap wilayah separatis yang jelas-jelas telah mengganggu kedaulatan China.

"Langkah (AS) ini terus-menerus mendistorsi, mengaburkan, dan melubangi prinsip satu-China, meningkatkan hubungan resminya dengan Taiwan, dan mendorong kegiatan separatis Taiwan," tulis Kementerian Luar China sebagai respons atas kunjungan Pelosi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Taipe: Latihan Militer China Ancam Pelabuhan dan Kota di Taiwan

Kementerian Pertahanan Taiwan pada Rabu (3/8) mengatakan, latihan militer tembakan langsung China mengancam pelabuhan utama dan daerah perkotaan di negaranya.

"Kementerian Pertahanan telah memantau dan memperkuat persiapan dengan cermat, dan akan merespons dengan tepat pada waktunya," kata Kementerian Pertahanan Taiwan dalam pernyataan, seperti dikutip Al Jazeera.

"Militer pasti akan tetap pada posisinya dan melindungi keamanan nasional. Kami meminta masyarakat untuk yakin dan mendukung militer," tegas Kementerian Pertahanan Taiwan.

Latihan militer tembakan langsung China adalah "upaya untuk mengancam pelabuhan penting dan daerah perkotaan kami, dan secara sepihak merusak perdamaian dan stabilitas regional," sebut Kementerian Pertahanan Taiwan.

Sementara Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengkritik latihan militer China yang merespons kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taipe sebagai "tidak perlu".

"Saya telah memberi tahu Ketua DPR AS Nancy Pelosi bahwa kami berkomitmen untuk mempertahankan status quo di Selat Taiwan," katanya saat konferensi pers bersama Pelosi.

"Orang Taiwan pragmatis. Kami telah menyambut banyak delegasi kongres ke Taiwan selama bertahun-tahun dan praktik normal teman-teman yang saling mengunjungi melekat dalam budaya keramahan kami," ujar dia.

Jadi, "Latihan militer adalah respons yang tidak perlu," tegasnya, seperti dilansir Al Jazeera.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Korut Kritik AS Ikut Campur Masalah Taiwan

Kementerian Luar Negeri Korea Utara pada Rabu (3/8/2022), mengkritik Amerika Serikat (AS) karena melakukan campur tangan tidak bijaksana dalam urusan internal China. Teguran ini muncul atas kunjungan Ketua House of Representatives Nancy Pelosi ke Taiwan pada Selasa (2/8/2022) malam.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan, negara itu dengan keras mencela campur tangan kekuatan eksternal dalam masalah Taiwan. Pyongyang mendukung penuh Beijing, sekutu utama dan jalur kehidupan ekonominya.

"Adalah hak negara berdaulat untuk mengambil tindakan balasan terhadap gerakan kekuatan luar yang secara terbuka mencampuri urusan dalam negerinya dan menghancurkan integritas teritorialnya," kata pejabat itu kepada kantor berita pemerintah Korean Utara KCNA.

Pelosi tiba di Taiwan dalam sebuah perjalanan yang katanya menunjukkan komitmen AS yang tak tergoyahkan terhadap pulau tersebut. Hanya saja, China mengutuk kunjungan tingkat tinggi AS dalam 25 tahun itu sebagai ancaman bagi perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

Cina menganggap Taiwan bagian dari wilayahnya dan ingin membawa wilayah tersebut di bawah kendalinya, bahkan dengan pengerahan kekuatan. Washington memperingatkan Beijing agar tidak menggunakan kunjungan Pelosi sebagai dalih untuk melakukan aksi militer terhadap Taipei.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dubes AS di Beijing Dipanggil, China: Kami tidak akan Tinggal Diam

Pemerintah China telah memanggil Duta Besar Amerika Serikat (AS) di Beijing Nicholas Burns, Selasa (2/8/2022). China melayangkan teguran dan protes kepada Burns atas keputusan Ketua House of Representatives AS Nancy Pelosi mengunjungi Taiwan.

Wakil Menteri Luar Negeri China Xie Feng memprotes keras lawatan Pelosi ke Taipei. “Langkah ini sangat mengerikan dan konsekuensinya sangat serius. China tidak akan tinggal diam,” ujarnya, dilaporkan kantor berita Xinhua.

Xie mengatakan, AS akan “membayar harga” atas kesalahan tersebut. Pada saat bersamaan, dia mendesak Washington untuk segera mengambil langkah-langkah praktis guna membatalkan efek buruk yang disebabkan oleh kunjungan Pelosi ke Taiwan.

Dia pun menegaskan bahwa Taiwan adalah bagian dari China. “Taiwan pada akhirnya akan kembali ke pelukan ibu pertiwi. Rakyat China tidak takut pada hantu, tekanan, dan kejahatan,” ujar Xie saat bertemu Nicholas Burns.

Belum ada komentar langsung dari AS atas keputusan China memanggil duta besarnya di Beijing. Setelah mengunjungi Singapura dan Malaysia, Nancy Pelosi akhirnya melanjutkan lawatan tur Asia-nya ke Taiwan. Dia mendarat di Taipei pada Selasa malam. Pelosi menjadi pejabat berprofil tinggi AS pertama yang mengunjungi Taiwan dalam 25 tahun.

"Kunjungan delegasi Kongres kami ke Taiwan untuk menghormati komitmen tak tergoyahkan Amerika untuk mendukung demokrasi Taiwan yang semarak," kata Pelosi dalam pernyataannya tidak lama setelah mendarat.

"Solidaritas Amerika dengan 23 juta warga Taiwan saat ini jauh lebih penting dari sebelumnya, di saat dunia sedang menghadapi pilihan antara demokrasi dan autokrasi," tambah Pelosi. Presiden Taiwan Tsai Ing-wen diagendakan bertemu Pelosi pada Rabu (3/8/2022).

China diketahui mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Namun Taiwan berulang kali menyatakan bahwa ia adalah negara merdeka dengan nama Republik China. Taiwan selalu menyebut bahwa Beijing tidak pernah memerintahnya dan tak berhak berbicara atas namanya. Situasi itu membuat hubungan kedua belah pihak dibekap ketegangan dan berpeluang memicu konfrontasi.

AS, walaupun tak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan, mendukung Taipei dalam menghadapi ancaman Cina. Joe Biden bahkan sempat menyatakan bahwa negaranya siap mengerahkan kekuatan jika Cina menyerang Taiwan. Isu Taiwan menjadi salah satu faktor yang meruncingkan hubungan Beijing dengan Washington.