• Blog
  • News Forex, Index & Komoditi (Kamis, 23 Juni 2022)

News Forex, Index & Komoditi (Kamis, 23 Juni 2022)

Wall St ditutup turun setelah pernyataan Powell, terseret saham energy

Wall Street sedikit lebih rendah pada penutupan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah perdagangan bergejolak karena saham energi tertekan dan investor mencerna komentar Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang tujuan bank sentral untuk menurunkan inflasi.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 47,12 poin atau 0,15%, menjadi menetap di 30.483,13 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 4,9 poin atau 0,13 persen, menjadi berakhir di 3.759,89 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup melemah 16,22 poin atau 0,15 persen, menjadi 11.053,08 poin.

Sektor energi, yang telah menjadi pemain yang kuat tahun ini, anjlok 4,2 persen karena harga minyak turun. Penurunan saham Exxon Mobil, Chevron dan Conocophillips adalah hambatan individu terbesar pada S&P 500.

Penurunan 0,4 persen di sektor teknologi kelas berat juga membebani pasar. Sementara itu, sektor real estat, perawatan kesehatan dan utilitas adalah sektor S&P 500 dengan keuntungan tertinggi. Real estat menguat 1,6 persen, perawatan kesehatan naik 1,4 persen dan utilitas bertambah 1,0 persen.

Setelah dibuka lebih rendah, indeks-indeks utama AS menghapus kerugian menyusul kesaksian Powell di hadapan komite Senat, tetapi kemudian memudar hingga penutupan.

Powell mengatakan The Fed "berkomitmen kuat" untuk menurunkan inflasi yang berjalan pada level tertinggi 40 tahun sementara pembuat kebijakan tidak berusaha menyebabkan resesi dalam prosesnya.

Investor mencoba menilai seberapa jauh saham bisa jatuh karena mereka mempertimbangkan risiko terhadap ekonomi dengan kenaikan suku bunga Fed untuk meredam lonjakan inflasi.

S&P 500 awal bulan ini turun lebih dari 20 persen dari tertinggi sepanjang masa Januari, mengkonfirmasi definisi umum dari pasar bearish, dengan indeks acuan pekan lalu mencatat penurunan persentase mingguan terbesar sejak Maret 2020.

"Pasar terus bergejolak," kata King Lip, kepala strategi di Baker Avenue Asset Management di San Francisco. "Tentu saja kita belum keluar dari masalah... Kekhawatiran masih ada."

Dalam berita perusahaan, saham Moderna Inc melonjak 4,7 persen setelah perusahaan mengatakan versi terbaru dari vaksin COVID-19 menghasilkan respons kekebalan yang kuat terhadap subvarian Omicron yang menyebar cepat.

Saham Dow Inc jatuh 4,7 persen setelah Credit Suisse menurunkan peringkat saham pembuat bahan kimia itu menjadi "berkinerja buruk."

Sekitar 12,2 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, dibandingkan dengan rata-rata harian 12,5 miliar selama 20 sesi terakhir.

Inflasi AS Tinggi, The Fed Diramal Kerek Suku Bunga 3 Kali Lagi pada Tahun Ini

Guna menekan inflasi, sejumlah ekonom memprediksi Federal Reserve akan kembali kenaikan suku bunga 75 basis poin (bps) lagi pada Juli. Lalu, menggerek lagi 50 bps pada September dan 25 bps pada November.

Padahal The Fed telah menaikkan suku bunga dana federal 75 bps pada pekan lalu, mengutip Reuters pada Rabu (22/6). Ini menjadi kenaikan suku bunga terbesar sejak 1994. Langkah ini diambil setelah inflasi secara tak terduga naik.

Hasil jajak pendapat terbaru, yang dirilis pada hari Rabu memprediksi bank sentral AS akan bersikap agresif meskipun kekhawatiran resesi terus meningkat.

Hal ini berimbas pada aksi jual tajam di pasar keuangan. Imbal hasil obligasi juga naik tajam.

Dalam jajak pendapat Reuters pada 17-21 Juni, 67 dari 91 ekonom, memperkirakan adanya kenaikan suku bunga AS 75 basis poin lagi pada Juli. Hal itu akan membawa suku bunga dana Fed fund ke kisaran 2,25%-2,50%.

Mayoritas responden juga memperkirakan bank sentral akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin lagi pada bulan September. Sementara sebagian responden terpecah tentang apakah akan menaikkan suku bunga sebesar 25 atau 50 basis poin pada bulan November.

Namun mayoritas memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Desember.

Hal itu akan membawa suku bunga dana Fed fund ke kisaran 3,25% -3,50% pada akhir tahun ini. Artinya, 75 basis poin lebih tinggi dari yang diperkirakan dalam jajak pendapat yang diterbitkan sebelumnya.

Ketua The Fed Jerome Powell pekan lalu mengisyaratkan bahwa jeda dalam siklus pengetatan saat ini hanya akan mungkin terjadi setelah penurunan inflasi yang cukup signifikan.

"Karena The Fed masih meremehkan masalah inflasi dan tidak menyadari bahwa spiral harga upah telah dimulai, kami memprediksi mereka harus menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang mereka proyeksikan saat ini," tulis Philip Marey, ahli strategi senior AS di Rabobank dalam sebuah catatan.

Tingkat inflasi sendiri diramal akan tetap ada di atas target 2% dari Fed hingga setidaknya tahun 2025.

Ada Sanksi AS, China Malah Tambah Impor 2 Juta Barel Minyak Dari Iran

China dikabarkan telah menerima pengiriman baru hampir 2 juta barel minyak Iran dalam seminggu terakhir di pelabuhan selatan. Berdasarkan data Tanker Tracker, kargo minyak tambahan tersebut ditujukan untuk cadangan negara.

Kargo seberat 260.000 ton, yang dibawa oleh kapal Dorena yang dimiliki oleh National Iran Tanker Corp (NITC), dibongkar di pelabuhan Zhanjiang, menurut spesialis pelacakan pengiriman Vortexa Analytics serta kelompok advokasi AS United Against Nuclear Iran, yang berspesialisasi dalam pelacakan aliran minyak Iran.

Seorang analis Vortexa mengatakan kepada Reuters bahwa kargo itu untuk cadangan negara. Impor minyak Iran yang sebelumnya juga digunakan untuk cadangan negara China, juga telah difasilitasi oleh kapal NITC dan dibongkar di Zhanjiang.

Kargo tersebut akan menjadi pengiriman keempat yang ditujukan untuk cadangan negara sejak Desember lalu, dan kemungkinan akan dilaporkan oleh bea cukai China, yang akan merilis data impor komoditas terperinci untuk Juni pada bulan depan.

Administrasi Makanan dan Cadangan Strategis Nasional China tidak segera berkomentar terkait hal tersebut.

Serupa, NITC juga tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Sementara China telah melakukan impor resmi minyak Iran secara sporadis, kilang-kilang swastanya selama dua tahun terakhir juga telah membeli sejumlah besar minyak Iran meskipun ada sanksi Amerika Serikat terhadap ekspor minyak negara itu.

Volume pembelian minyak Iran oleh China, dilakukan karena minyak dari pemasok seperti Malaysia, Oman, Irak atau Uni Emirat Arab, mencapai sekitar 7% dari total impor minyak mentah China.

Sebagian besar pasokan ini dibeli oleh penyulingan independen China.

Hubungan Alibaba dan Ant Dikabarkan Mulai Menegang

Kendati Ant Group telah memisahkan diri dari Alibaba Group Holding Ltd 11 tahun lalu, tetapi kedua perusahaan yang didirikan oleh Jack Ma ini terus berkolaborasi secara erat untuk memaksimalkan keunggulan kompetitif mereka.

Namun, seperti dilansir dari Reuters, seorang sumber yang tak disebutkan namanya bilang bahwa keduanya telah mengambil langkah konkret untuk menetapkan batasan operasional yang ketat.

Padahal keduanya punya sejarah untuk saling menguatkan.

Ant yang dahulu tergabung ke dalam Alipay, diluncurkan oleh Alibaba pada tahun 2004 sebagai layanan pembayaran yang bertujuan untuk mengatasi kekhawatiran pembeli dan penjual China tentang bertransaksi online di pasar e-commerce yang saat itu baru lahir di negara tersebut.

Tujuh tahun kemudian, Jack Ma mengeluarkan Alipay dari dekapan Alibaba meskipun mendapat reaksi keras dari investor termasuk Yahoo, dengan alasan adanya potensi adanya aturan baru untuk melarang investasi asing di bisnis keuangan China.

Alipay kemudian berkembang menjadi manajemen keuangan dan layanan asuransi dan menggabungkan bisnis tersebut menjadi satu kesatuan yang disebut Ant Financial. Pada tahun 2020, perusahaan ini berganti nama kembali menjadi Ant Group.

Setelah Ant berpisah, kedua perusahaan mencapai kesepakatan di mana Ant akan membayar 37,5% dari laba sebelum pajaknya kepada Alibaba. Perjanjian itu berakhir pada 2019, ketika Alibaba mengakuisisi 33% saham Ant, yang masih dipegangnya.

Jack Ma saat ini mengendalikan Ant Financial, dan meskipun dia telah mengundurkan diri sebagai eksekutif di Alibaba dan dewan raksasa e-commerce, dia tetap menjadi anggota seumur hidup dari Alibaba Partners, sekelompok eksekutif yang memiliki hak untuk mencalonkan mayoritas dewan direksi Alibaba.

Kilang Novoshakhtinsk di Rusia Terbakar akibat Serangan Drone Ukraina

Kebakaran berkobar di kilang Novoshakhtinsk pada Rabu (22/6), setelah dua drone Ukraina terlihat di atas fasilitas yang terletak di Wilayah Rostov, Rusia.

"Salah satu dari drone menabrak heat transfer unit, setelah itu api mulai menyala. Yang kedua terbang," kata sumber dari otoritas setempat kepada TASS, Rabu (22/6), seperti dikutip Reuters.

Layanan darurat setempat mengatakan, kobaran api kilang Novoshakhtinsk, yang hanya berjarak 8 km dari perbatasan Ukraina, telah padam, Interfax melaporkan.

Rekaman media sosial menunjukkan sebuah pesawat tak berawak terbang menuju kilang Novoshakhtinsk sebelum bola api besar dan asap hitam membumbung ke langit.

Tidak ada yang terluka akibat kebakaran di kilang Novoshakhtinsk yang memiliki kapasitas hingga 7,5 juta ton per tahun, menurut layanan darurat setempat.

Sebelumnya, Gubernur Krimea yang dikuasai Moskow mengatakan, tiga orang terluka dan tujuh orang hilang setelah Ukraina menembaki tiga anjungan pengeboran minyak di Laut Hitam di lepas semenanjung yang dicaplok Rusia.

"Kami mengonfirmasi, ada tiga yang terluka dan tujuh dilaporkan hilang. Kami menjamin pencarian akan terus berlanjut," kata Gubernur Krimea Sergey Aksyonov di Telegram pada Senin (20/6), seperti dikutip Al Jazeera.

Aksyonov merujuk pada platform perusahaan minyak dan gas Chernomorneftegaz yang berbasis di Krimea.

Ini adalah serangan pertama terhadap infrastruktur energi lepas pantai di Krimea sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari.

Aksyonov, yang diangkat oleh Rusia sebagai gubernur Krimea setelah pencaplokan pada 2014 oleh Moskow, sebelumnya menyebutkan, lima orang terluka dalam serangan itu sebelum merevisi angka korban.

Menurut dia, tiga anjungan minyak lepas pantai menjadi sasaran, memicu evakuasi 94 orang di lokasi, sementara 15 tentara tetap menjaga fasilitas itu.

Chernomorneftegaz mengoperasikan beberapa ladang minyak dan gas di Laut Hitam dan Laut Azov.

Korea Selatan Konfirmasi Kasus Pertama Infeksi Cacar Monyet

Korea Selatan mengkonfirmasi kasus pertama infeksi cacar monyet (monkeypox) pada hari ini (22/6). Hal tersebut mulai memicu kekhawatiran atas kemungkinan penyebaran virus tersebut di masyarakat yang lebih luas.

Menurut Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA), pasien pertama tersebut tiba di Bandara Internasional Incheon dari Jerman pada Selasa (21/6) pukul 4 sore, dan telah dites positif terkena virus yang menyebabkan infeksi cacar monyet.

Pasien tersebut telah menjalani perawatan isolasi di Incheon Medical Center, yang berada di sebelah barat Seoul, sejak tiba di Korea Selatan.

KDCA menaikkan tingkat risiko cacar monyet dari "perhatian" menjadi "hati-hati" dan memutuskan untuk meningkatkan tindakan terhadap penyebaran virus tersebut.

Selain itu, seorang warga asing yang dirawat di rumah sakit di Busan, setelah menunjukkan kemungkinan gejala cacar monyet, dinyatakan negatif. Orang itu tiba di Korea Selatan pada hari Senin (20/6) dan dirawat di rumah sakit Busan pada hari Selasa.

Virus, yang secara tradisional terbatas pada wilayah di Afrika Tengah dan Barat, dapat menyebabkan gejala yang meliputi demam, menggigil, ruam dan lesi.

Setelah sejumlah negara mengkonfirmasi kasus perdana cacar monyet, Korea Selatan mulai waspada terhadap potensi masuknya infeksi monkeypox karena tingkat perjalanan internasional muali meningkat setelah pelonggaran pembatasan Covid-19.

Otoritas kesehatan Korea Selatan telah menetapkan cacar monyet sebagai penyakit menular tingkat dua dari sistem empat tingkat. Saat ini, 22 penyakit menular termasuk Covid-19, kolera, dan cacar air termasuk dalam kategori yang sama.

Para pejabat mengatakan pekan lalu, pemerintah sedang berusaha untuk mengimpor obat antivirus tecovirimat untuk 500 orang bulan depan.

Pasien cacar monyet akan dirawat dalam isolasi di rumah sakit khusus dan masa isolasi mandiri 21 hari sedang dipertimbangkan bagi mereka yang memiliki risiko tinggi penularan setelah kontak dekat dengan pasien cacar monyet, kata otoritas kesehatan.

Inflasi Inggris Capai 9,1% di Bulan Mei, Level Tertinggi Baru Dalam 40 Tahun

Inflasi Inggris di bulan Mei 2022 mencapai 9,1% secara tahunan (yoy). Ini menjadi level tertinggi baru dalam 40 tahun di Inggris.

Data inflasi tersebut sesuai dengan hasil konsensus pada jajak pendapat para ekonom yang dilakukan Reuters.

"Kenaikan harga makanan dan minuman non-alkohol, dibandingkan dengan penurunan tahun lalu, menghasilkan kontribusi kenaikan terbesar pada inflasi," kata Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) dalam rilis hari ini (22/6).

Lebih lanjut, ONS mengungkapkan, inflasi secara bulanan mencapai 0,7% di bulan Mei 2022.

Bank Dunia Menyiapkan US$ 2,3 Miliar untuk Mengatasi Kerawanan Pangan di Afrika

Bank Dunia akhirnya menyetujui program baru untuk membantu Afrika terhindar dari kerawanan pangan. Melalui program ini, Bank Dunia menjanjikan bantuan senilai US$ 2,3 miliar.

Dalam pernyataan Selasa (21/6), Bank Dunia berharap, pendanaan tersebut bisa meningkatkan kemampuan Afrika untuk mengatasi  krisis pangan yang pada bulan depan diprediksi akan memengaruhi hingga 66,4 juta orang.

Melansir Bloomberg, Bank Dunia menjelaskan, Afrika saat ini merasakan guncangan yang hebat akibat kekeringan, konflik, serta wabah hama dan penyakit.

Krisis ekonomi dan pangan juga semakin buruk sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada Februari lalu. Konflik telah secara langsung menghambat masuknya biji-bijian dari Ukraina yang menjadi makanan pokok penduduk Afrika.

Program baru Bank Dunia itu bertajuk Program Ketahanan Sistem Pangan yang akan berupaya meningkatkan strategi respons krisis pangan antar-lembaga, termasuk memperkuat sistem peringatan dini dan perencanaan respons cepat.

Lebih lanjut, program Bank Dunia ini juga dirancang untuk meningkatkan dukungan darurat kepada produsen dan menyediakan langkah-langkah dalam melakukan perdagangan darurat dan mengamankan cadangan makanan.

Ethiopia dan Madagaskar akan menjadi dua negara yang akan menerima bantuan melalui tahap pertama. Bank Dunia mencatat, ada sekitar 22,7 juta dan 7,8 juta orang yang mengalami kerawanan pangan di masing-masing negara.

Dana yang akan dikucurkan pada tahap pertama ini sebesar US$ 788 juta dan diharapkan bisa memberikan manfaat langsung kepada 2,3 juta orang.

Sebagian dari pendanaan juga akan diarahkan ke badan-badan regional seperti Intergovernmental Authority on Development (IGAD), serta Centre for Coordination of Agricultural Research and Development for Southern Africa (CCARDESA).

Kedua badan regional tersebut diharapkan bisa mengoptimalkan penyaluran bantuan melalui informasi dan data yang mereka sediakan.

Untuk penyaluran dana di tahap-tahap berikutnya, negara-negara yang akan menjadi sasaran antara lain adalah Komoro, Republik Demokratik Kongo, Lesotho, Malawi, Mozambik, Sudan Selatan, Tanzania, Zambia, Zimbabwe.

Kim Jong Un Gelar Pertemuan dengan Pejabat Senior Militer

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menggelar pertemuan dengan pejabat senior militer untuk membahas kebijakan pertahanan nasional dan pembangunan senjata yang berkelanjutan.

KCNA melaporkan pada Rabu (22/6), Kim memimpin pertemuan Komisi Militer Pusat Partai Buruh yang dimulai pada Selasa (21/6) untuk meninjau pekerjaan pertahanan selama paruh pertama tahun 2022.

Dan, pertemuan tersebut guna mengonfirmasi "tugas-tugas penting dan mendesak" untuk memperluas kemampuan militer serta menerapkan kebijakan pertahanan utama, menurut KCNA seperti dikutip Al Jazeera.

Hanya, laporan KCNA tidak memerinci rencana apa pun atau menyebutkan komentar kritis terhadap Amerika Serikat (AS) atau Korea Selatan.

Pejabat AS dan Korea Selatan telah mengatakan dalam beberapa bulan terakhir, Korea Utara bisa bersiap untuk melakukan uji coba nuklir pertamanya sejak 2017, ketika Kim meningkatkan ambang batas.

Peningkatan ambang batas tersebut bertujuan untuk memperkuat status Korea Utara sebagai kekuatan nuklir, dan menegosiasikan konsesi ekonomi serta keamanan dari posisi yang kuat.

Yang jelas, KCNA menyebutkan, Komisi Militer Pusat Partai Buruh mulai membahas agenda yang dipresentasikan, menunjukkan pertemuan itu mungkin berlanjut selama berhari-hari.

Menurut Cheong Seong-Chang, analis senior di Institut Sejong, Korea Selatan, pertemuan itu bisa membahas kemajuan dalam pengembangan senjata dan rencana untuk menyebarkan beberapa sistem yang telah Korea Utara uji dalam beberapa bulan terakhir.

Sistem itu termasuk rudal hipersonik, rudal jelajah jarak jauh, dan rudal balistik antarbenua terbaru Korea Utara.

Senat AS Loloskan RUU Pengetatan Kontrol Senjata

Senat Amerika Serikat (AS) telah mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) bipartisan tentang kontrol senjata, Selasa (21/6/2022). Hal itu dinilai merupakan langkah signifikan dalam merespons maraknya aksi penembakan massal di negara tersebut.

Dalam pemungutan suara pada Selasa malam, 64 anggota Senat memilih meloloskan RUU tersebut. Sementara 34 lainnya menolak. Sebanyak 14 anggota Partai Republik di Senat turut memberi dukungan pada RUU. Selama ini, anggota Partai Republik dianggap selalu pro pada lobi senjata dan menolak pengetatan kontrol senjata.

"Undang-undang keamanan senjata bipartisan ini adalah kemajuan dan akan menyelamatkan nyawa. Meskipun bukan segalanya yang kami inginkan, undang-undang ini sangat dibutuhkan,” kata pemimpin Senat dari Partai Demokrat Chuck Schumer dalam sebuah pernyataan, dikutip laman BBC.

Sementara pemimpin minoritas Partai Republik di Senat, Mitch McConnell menggambarkan RUU itu sebagai “paket akal sehat”. Dipercepatnya pengesahan RUU kontrol senjata membuka kemungkinan proses ratifikasi berlangsung pekan depan. RUU akan masuk ke House of Representatives yang dikuasai Partai Demokrat, kemudian diserahkan ke Presiden Joe Biden.

Kendati ada kemajuan signifikan, RUU tersebut dinilai masih jauh dari yang diharapkan para aktivis. Dalam RUU diatur tentang pengetatan pemeriksaan latar belakang bagi pembeli senjata berusia di bawah 21 tahun. RUU turut menyerukan pendanaan guna mendorong negara bagian untuk menerapkan undang-undang red flag untuk menarik senjata api dari orang-orang yang dianggap ancaman. Tindakan tersebut turut mencakup 15 miliar dolar dalam pendanaan federal untuk program kesehatan mental dan peningkatan keamanan sekolah.

RUU juga menutup apa yang disebut boyfriend loophole, yakni dengan memblokir penjualan senjata kepada mereka yang dihukum karena menyalahgunakan pasangan intim yang belum menikah. Organisasi lobi senjata di AS, National Rifle Association (NRA) telah menentang RUU tersebut. Menurut NRA, RUU tidak banyak membantu menangani kejahatan kekerasan bersenjata. Sebaliknya, NRA menilai RUU itu dapat disalahgunakan untuk membatasi pembelian senjata yang sah.

Mendadak 29 Pesawat Angkatan Udara China Bermanuver di Langit Taiwan Bikin Situasi Panas

Taiwan pada Selasa (21/6/2022) mengerahkan jet tempur untuk memperingatkan 29 pesawat China yang berada di zona pertahanan udaranya atau ADIZ. Di antara 29 pesawat itu, terdapat pesawat pengebom yang terbang ke selatan Taiwan dan ke Pasifik.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan, sebanyak 17 pesawat tempur dan enam pesawat pembom H-6 China memasuki wilayah ADIZ. Termasuk peperangan elektronik, peringatan dini, antikapal selam dan pesawat pengisian bahan bakar udara. Ini adalah peningkatan ancaman terbaru China terhadap Taiwan dalam ketegangan sejak akhir Mei.

Beberapa pesawat China terbang di daerah timur laut Pratas. Namun, para pembom, disertai dengan peperangan elektronik dan pesawat pengumpul intelijen, terbang ke Selat Bashi yang memisahkan Taiwan dari Filipina dan ke Pasifik sebelum kembali ke China. Tidak ada tembakan yang dilepaskan dari pesawat Cina tersebut.

Kementerian Pertahanan mengatakan, Taiwan mengirim pesawat tempur untuk memperingatkan pesawat China, termasuk mengerahkan sistem rudal dikerahkan untuk memantau mereka.

Ini adalah serangan terbesar sejak Taiwan melaporkan 30 pesawat China memasuki ADIZ pada 30 Mei. Ssbelumnya pada 23 Januari, China mengerahkan 39 pesawat yang memasuki zona pertahanan udara Taiwan.

Sejauh ini, belum ada komentar dari pemerintah China. Namun pada masa lalu, China kerap mengatakan bahwa, pengerahan jet tempur ke wilayah Taiwan merupakan latihan yang bertujuan untuk melindungi kedaulatan negara.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengatakan kepada Reuters dalam sebuah email bahwa, Beijing harus menghentikan tekanan dan intimidasi militer, diplomatik, dan ekonominya terhadap Taiwan.

Bulan lalu, militer China melakukan latihan di sekitar Taiwan. Latihan ini sebagai "peringatan serius" terhadap "kolusi" Taiwan dengan Amerika Serikat.

China telah meningkatkan tekanan pada Taiwan untuk menerima klaim kedaulatannya. Sementara pemerintah Taipei menginginkan perdamaian, tetapi akan membela diri jika diserang. Taiwan mengatakan, selama dua tahun terakhir angkatan udara China melakukan misi berulang di dekat wilayah Taiwan.

Seringkali misi Cina tersebut dilakukan di bagian barat daya dari zona identifikasi pertahanan udara, atau ADIZ yang dekat dengan Kepulauan Pratas yang dikuasai Taiwan.

Taipei menyebut aktivitas militer China yang berulang itu sebagai "zona abu-abu", yang dirancang untuk melemahkan kekuatan Taiwan.

Anggaran Pertahanan Digenjot Terus, PM Jepang: Tanpa Batas

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, yang telah berjanji meningkatkan secara substansial pengeluaran pertahanan negaranya, mengatakan pada Selasa tidak ada target angka untuk pengeluaran tersebut.

Dalam menghadapi invasi Rusia ke Ukraina dan situasi yang semakin tegang di Asia dengan uji coba rudal dari Korea Utara dan China yang kian agresif, Kishida telah berjanji untuk memperkuat pertahanan secara fundamental dalam lima tahun.

Masalah ini diperkirakan akan menjadi fokus perhatian publik menjelang pemilihan majelis tinggi parlemen Jepang yang kurang berkuasa pada 10 Juli. Kampanye dimulai pada Rabu.

Ditanya pada debat para pemimpin partai politik tentang berapa banyak dia berencana meningkatkan pengeluaran pertahanan Jepang dan bagaimana dia akan membiayai kenaikan itu, Kishida mengatakan bahwa tidak ada target numerik dan masalah itu tidak muncul dalam diskusi dengan Presiden AS Joe Biden bulan lalu.

"Kami tidak pernah berbicara dengan target numerik dalam pikiran kami (pada pertemuan puncak) ... Apa yang saya usulkan adalah untuk membangun kemampuan pertahanan yang diperlukan dalam lima tahun, sambil tetap mencermati apa yang terjadi di negara lain," kata Kishida.

"Saat kami bersiap untuk memperoleh apa yang diperlukan, akan jelaslah seberapa besar anggaran (pertahanan) yang kami butuhkan, dan kemudian, tergantung pada besarnya anggaran, kami perlu memikirkan bagaimana membiayainya."

Pelemahan yen terhadap dolar dalam beberapa pekan terakhir ke posisi terendah selama 20 tahun, yang meningkatkan biaya barang impor, akan memberikan tekanan pada biaya pengadaan.

Meskipun Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa yang dipimpin Kishida diperkirakan berhasil dalam pemilihan, survei opini publik baru-baru ini menunjukkan dukungan Kishida merayap lebih rendah, ketika sebagian besar pemilih sangat tidak senang dengan kenaikan harga.

Karena tidak ada pemilihan nasional lebih lanjut yang perlu diadakan selama tiga tahun ke depan, kemenangan substansial bagi LDP akan membebaskan Kishida untuk menangani masalah kebijakan mulai dari pelemahan yen hingga merevisi konstitusi yang menolak perang.