Harga Emas Melemah Ditengah Sentimen Positif Perundingan Dagang

Harga Emas Melemah Ditengah Sentimen Positif Perundingan Dagang

Hot News Market Hari Ini

( Kamis, 28 November 2019 )

Soal Sidang Pemakzulan, Trump Didesak Hadir atau Berhenti Mengeluh

Komite Kehakiman Dewan Perwakilan Rakyat atau majelis rendah Kongres Amerika Serikat (AS) mengundang Presiden Trump untuk menghadiri sidang dengar pendapat tentang sidang penyelidikan pemakzulannya pada Rabu (4 /12/2019).

Melansir BBC, Rabu (27/11/2019) kepastian itu disampaikan oleh Ketua Komite Kehakiman Jerrold Nadler yang berasal dari Partai Demokrat. Dikatakannya, Presiden Trump kini mempunyai dua pilihan.

“Ia dapat mengambil kesempatan ini untuk bersuara dalam sidang dengar pendapat atau ia dapat berhenti mengeluh tentang proses yang berjalan,” kata Nadler.

“Saya berharap ia memilih berpartisipasi dalam penyelidikan, baik langsung maupun lewat pengacara, sebagaimana dilakukan oleh presiden-presiden sebelumnya,” lanjutnya.

Ditambahkan sidang dengar pendapat itu akan menjadi kesempatan untuk membahas dasar-dasar konstitusional maupun historis bagi pemakzulan.

Dalam surat yang dikirim, Nadler meminta kepada Gedung Putih untuk menginformasikan kepadanya sebelum hari Minggu tentang kemungkinan pengacara presiden atau bahkan presiden sendiri untuk menanyai para saksi.

Tawaran tersebut diberikan setelah Presiden Trump mengeluh bahwa tim pengacaranya tidak bisa mengikuti sidang-sidang dengar pendapat sebelumnya yang digelar oleh Komite Intelijen DPR.

Sejauh ini Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas tawaran untuk hadir. Jika Trump hadir, ia bisa menanyai para saksi mata.

Kasus ini berpusat pada tuduhan bahwa Presiden Trump meminta bantuan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky demi meningkatkan peluangnya terpilih kembali dalam pemilihan presiden 2020.

Dalam percakapan telepon yang dipersoalkan itu, Presiden Trump menekan Presiden Zelensky untuk menggali informasi yang dapat mendiskreditkan salah satu bakal calon saingannya dalam pemilihan presiden AS, Joe Biden, serta putranya, Hunter Biden. Hunter bekerja untuk perusahaan energi Ukraina, Burisma, ketika ayahnya masih menjabat sebagai wakil presiden AS.

Berdasarkan hukum di AS, meminta bantuan entitas asing untuk memenangi pilpres di negara itu digolongkan sebagai tindakan ilegal.

Trump menegaskan ia tidak melakukan kesalahan apapun dan menyebut penyelidikan pemakzulan sebagai “pemburuan penyihir”.

Pekan lalu Komite Intelijen DPR AS sudah merampungkan sidang dengar pendapat terbuka selama dua pekan menyusul pemeriksaan para saksi secara tertutup. Komite itu sedang menyusun laporan yang akan diumumkan pada tanggal 3 Desember.

 

Wall Street Cetak Rekor Lagi, Ini Pendorongnya

Bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) berhasil mencetak rekor untuk hari ketiga berturut-turut meskipun volume perdagangan cenderung sepi menjelang libur Thanksgiving.

Berdasarkan data Reuters, pada perdagangan Rabu (27/11/2019), indeks S&P 500 ditutup menguat 0,42 persen di level 3.153,65, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,15 persen ke posisi 28.164, dan indeks Nasdaq Composite berakhir menanjak 0,66 persen di level 8.705,18.

Reli ketiga indeks saham utama tersebut didorong laporan bahwa pertumbuhan ekonomi AS sedikit meningkat pada kuartal III/2019, alih-alih melambat seperti yang dilaporkan sebelumnya.

Sementara itu, peningkatan yang stabil dalam belanja konsumen pada bulan Oktober menunjukkan ekonomi mungkin akan mempertahankan laju pertumbuhan moderat pada kuartal keempat.

“Dari sudut pandang makro, laporan itu benar-benar sesuai dengan narasi kondisi yang terus tumbuh namun lambat,” ujar Bill Northey, direktur investasi senior di US Bank Wealth Management.

“Hal itu menghindari sebagian kekhawatiran bahwa ini mungkin lebih dari sekadar perlambatan tren yang kita hadapi selama kuartal yang lalu,” paparnya.

Data juga menunjukkan pesanan baru untuk barang-barang modal utama buatan AS mencatat peningkatan terbesar dalam sembilan bulan pada Oktober.

Data ekonomi yang tersebut menambah optimisme pasar setelah komentar Presiden Donald Trump pada Selasa (26/11) bahwa Amerika Serikat berada dalam tahap akhir dalam upaya mencapai kesepakatan dengan China.

Bursa AS telah berulang kali mencetak rekor level tertingginya bulan ini didorong harapan untuk kesepakatan perdagangan AS-China, musim laporan laba perusahaan kuartal ketiga yang sebagian besar melampaui ekspektasi, dan sikap The Fed yang terkesan dovish soal suku bunga.

Indeks S&P 500 kini telah mencetak rekor level penutupan tertinggi dalam lima dari sembilan sesi perdagangan terakhir.

Volume perdagangan pada Rabu (27/11/2019) relatif di antara yang terendah tahun ini menjelang libur Thanksgiving pada Kamis (28/11/2019). Aktivitas perdagangan pasar saham akan tutup lebih awal pada Jumat (29/11/2019).

Harga Emas Melemah Ditengah Sentimen Positif Perundingan Dagang

Harga emas sedikit melemah pada Rabu (27/11) siang di Asia di tengah berita perundingan dagang AS-Cina kembali muncul dengan optimis.

Emas Berjangka turun sebesar 0,1% ke $1,466.05 pada pukul 1:20 AM ET (05:20 GMT). Pelemahan terjadi karena minat risiko global yang meningkat setelah laporan bahwa pimpinan tim perundingan dagang AS dan Cina melakukan pembicaraan melalui saluran telepon pada hari Senin. Mereka telah “mencapai konsensus mengenai penyelesaian masalah baru dengan tepat,” menurut media lokal Cina.

Kementerian Perdagangan Cina mengatakan hari ini bahwa kedua belah pihak melakukan komunikasi telepon lagi pada hari Selasa untuk membahas bagaimana “menyelesaikan masalah inti.”

Namun, kenaikan logam kuning terbatas lantaran trader masih bersikap hati-hati tentang apakah kesepakatan perdagangan benar-benar dapat dicapai dalam waktu dekat.

Setiap kali tiga pejabat tersebut berunding dalam sebulan terakhir, pasar mendorong harapan mereka bahwa kesepakatan tahap satu telah diselesaikan, namun sadar kenyataannya tidak.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan semalam bahwa Washington dan Beijing tengah berada dalam “pergolakan akhir dari kesepakatan yang sangat penting.”

Namun, ia juga menegaskan kembali dukungan Washington bagi para pengunjuk rasa di Hong Kong dan hal tersebut berpotensi membuat marah pihak Cina.

“Pengaruh utama untuk emas masih sentimen safe haven yang terkait dengan perundingan perdagangan,” kata Eric Scoles, ahli strategi logam mulia RJO Futures di Chicago.

“Perundingan perdagangan akhir-akhir ini agak optimis, tetapi secara keseluruhan cukup sepi minggu ini, dan pasar kemungkinan akan tetap netral menjelang pekan liburan di AS,” ujar Scoles. “Sampai sekarang, saya pikir emas membutuhkan beberapa berita utama yang besar untuk mengatur pergerakan pasar saat ini.”

5 Hal Penting untuk Diketahui di Pasar Global

  1. Perusahaan Cina menderita akibat kenaikan tarif AS

Tekanan pada ekonomi Cina akibat penerapan tarif impor tambahan oleh AS adalah bukti, setelah data menunjukkan keuntungan industri agregat turun 9,9% pada bulan Oktober – tingkat tercepat sejak Cina mulai mengumpulkan data pada 2011. Berita itu muncul setelah data menunjukkan defisit perdagangan barang AS menyusut di bulan Oktober.

Analis di ING menunjukkan divergensi yang tajam berdasarkan sektor dalam data keseluruhan, dengan sektor-sektor terkait perdagangan jauh lebih buruk daripada yang terkait dengan infrastruktur. Serat kimia, otomotif, kertas dan tekstil semuanya mengalami penurunan, sementara perusahaan pertambangan dan yang menggunakan transportasi non-otomatis meningkat lebih dari dua kali lipat.

Berita itu muncul setelah lebih banyak komentar dari Presiden Donald Trump pada hari Selasa malam yang – seperti banyak komentar – meskipun pasar memusatkan perhatian pada klaimnya bahwa kedua negara berada dalam “tahap akhir” pembicaraan untuk mengamankan kesepakatan tahap 1 untuk menyelesaikan perang dagang.

  1. Rilis data jelang liburan

Ada banyak data ekonomi AS yang akan dirilis, karena angka klaim pengangguran mingguan dimajukan dari slot hari Kamis untuk menghindari jatuh pada Hari Thanksgiving. Jumlah klaim pengangguran rilis pada pukul 8:30 ET (20.30 WIB), bersama dengan pesanan barang tahan lama dan harga untuk pengeluaran konsumen pribadi, ukuran yang dilacak secara khusus oleh Federal Reserve.

Namun, angka yang paling banyak dipantau, mungkin merupakan data kedua dari produk domestik bruto kuartal ketiga. Data pertama menunjukkan bahwa pertumbuhan tahunan melambat menjadi 1,9% dalam tiga bulan hingga Oktober, tingkat paling lambat sejak pertengahan 2017.

Pesanan barang tahan lama untuk bulan Oktober akan dirilis pada pukul 8:30 sementara Chicago PMI mengikuti pada pukul 09:45.

  1. Saham diprediksi dibuka lebih tinggi

Pasar saham AS diprediksi dibuka sedikit lebih tinggi pada hari terakhir perdagangan sebelum liburan akhir pekan, didukung komentar Presiden Trump terbaru selain pada pembicaraan perdagangan dengan Cina.

Pada 6:15 ET, Dow futures naik 21 poin atau 0,1%, sementara S&P 500 dan Nasdaq 100 kontrak berjangka naik 0,2%.

Saham Eropa semalam mencapai level tertinggi empat tahun, juga terangkat oleh komentar Trump.

Salah satu laporan penghasilan utama terakhir akan dirilis sebelum bel yakni Deere (NYSE:DE) & Co., yang pembaruannya akan memberikan wawasan tentang dampak berkelanjutan dari perang dagang yang telah memukul pembelian barang pertanian AS di Cina.

  1. Taruhan Silver Lake di Manchester

Perusahaan swasta AS membuat taruhan besar pada sepak bola Eropa, setelah Silver Lake setuju menyuntikkan $ 500 juta ke juara bertahan Inggris Manchester City dengan nilai $ 4,8 miliar. Itu menjadikan Manchester City sebagai franchise olahraga paling bernilai di Eropa.

Kesepakatan itu terjadi pada saat Liverpool FC, yang dimiliki Fenway Sports Group, berada di tempat kedua Liga Premier (LON:PFD) Inggris setelah sebelumnya memenangkan Liga Champions UEFA, hadiah paling menguntungkan di dunia dalam sepak bola klub, pada musim lalu.

Manchester City saat ini mayoritas dimiliki sovereign fund yang berbasis di Abu Dhabi. Menurut Financial Times, Silver Lake – lebih dikenal karena investasinya di perusahaan teknologi – berniat memegang sahamnya selama “sekitar satu dekade” sebelum keluar melalui IPO atau dijual ke investor swasta lain.

  1. Jajak pendapat pemilihan UK

Ingin tahu siapa yang akan memenangkan pemilihan UK? Silahkan periksa situs web The Times of London pada pukul 5 sore ET (2200 GM) untuk publikasi contoh jajak pendapat.

Jajak pendapat “Regresi Bertingkat dan Pasca-stratifikasi” YouGov dengan tepat meramalkan kaum Konservatif akan kehilangan mayoritas mereka pada tahun 2017 pada saat semua jajak pendapat lainnya memprediksi kemenangan bagi Perdana Menteri Theresa May saat itu – seperti yang mereka lakukan untuk Boris Johnson saat ini.

Jajak pendapat menggunakan sampel sekitar 50.000 pemilih – berbeda dengan 1.000-1.500 seperti biasanya dan menganalisisnya melalui sejumlah filter. Namun, karena skalanya, hasilnya mungkin tidak mencerminkan perubahan sikap yang terlambat.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Close Menu