Fed Kemungkinan Pertahankan Suku Bunga dan Pasar Pinjaman Jangka Pendek

Fed Kemungkinan Pertahankan Suku Bunga dan Pasar Pinjaman Jangka Pendek

Hot News Market Hari Ini

( Rabu, 11 Desember 2019 )

Stok AS Bertambah, Harga Minyak Mentah Selip

Naiknya jumlah stok di Amerika Serikat (AS) mendorong harga minyak mentah tergelincir turun setelah mampu menyentuh level tertingginya dalam hampir tiga bulan pada akhir perdagangan Selasa (10/12/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Januari 2020 diperdagangkan di level US$59,10 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 4.57 waktu setempat.

Pada perdagangan Selasa (10/12), WTI kontrak Januari ditutup naik 22 sen di level US$59,24.

Adapun harga minyak Brent untuk kontrak Februari 2020 turun 8 sen ke level US$64,14 per barel di ICE Futures Europe Exchange, setelah berakhir di level US$64,34 pada perdagangan Selasa. Minyak mentah acuan global ini diperdagangkan premium sebesar US$5,20 terhadap WTI untuk bulan yang sama.

Menurut sumber terkait, American Petroleum Institute (API) melaporkan peningkatan jumlah persediaan minyak mentah sebesar 1,41 juta barel pekan lalu.

Laporan ini bertentangan dengan survei Bloomberg terhadap para analis yang memprediksikan penurunan. Laporan persediaan mingguan resmi sendiri akan dirilis oleh pemerintah AS pada Rabu (11/12) waktu setempat.

“Laporan API tentang peningkatan stok minyak mentah, dan peningkatan yang besar dalam bensin dan minyak distilasi kemungkinan menyebabkan harga minyak mentah turun,” terang Michael Loewen, direktur strategi komoditas di Scotiabank, Toronto.

Secara musiman, jumlah persediaan minyak mentah AS lebih tinggi dari rata-rata lima tahun. API juga melaporkan bahwa stok bensin dan minyak distilasi bertambah sebesar lebih dari 8 juta barel. Peningkatan stok bensin akan menandai kenaikan pekan kelima berturut-turut jika data pemerintah mengkonfirmasikannya.

Sementara itu, kekhawatiran mengenai prospek permintaan akibat perang dagang AS-China yang berkepanjangan tetap bertahan. Pemerintahan Presiden Donald Trump dijadwalkan akan mengenakan tarif baru terhadap impor China senilai US$160 miliar pada Minggu (15/12/2019).

Meski demikian, Menteri Pertanian AS Sonny Perdue mengatakan sangat kecil kemungkinan tarif ini akan diberlakukan. Para pejabat pemerintah China juga dikatakan memperkirakan adanya penundaan tarif.

“Agar pasar [minyak] terdorong lebih tinggi, elemen kuncinya adalah penandatanganan perjanjian perdagangan antara China dan AS,” ujar Gene McGillian, manajer untuk riset pasar di Tradition Energy.

“Ini akan menghidupkan kembali harapan pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan permintaan bahan bakar. Namun demikian, kita tidak memiliki bukti bahwa sebenarnya akan ada perjanjian perdagangan,” tambahnya.

 

Partai Demokrat AS Umumkan Dua Pasal Pemakzulan Trump

Kubu Partai Demokrat yang menguasai Parlemen atau Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) mengumumkan dua pasal pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump. Pengumuman pada Selasa waktu setempat itu disampaikan setelah berminggu-minggu berdebat soal adanya banyak bukti bahwa Presiden AS menyalahgunakan jabatannya dan pantas untuk dilengserkan.

Jika dua pasal yang diajukan Demokrat—terkait penyalahgunaan kekuasaan dan menghalang-halangi atau obstruksi Kongres—disetujui oleh DPR secara kuorum dalam pemungutan suara pada pekan depan, itu akan menempatkan Trump dalam posisi bersejarah sebagai pemimpin ketiga AS yang pernah dimakzulkan dan diadili di Senat.

Kongres AS menganut dua sistem kamar atau bikameral yang terdiri dari DPR dan Senat. DPR Amerika saat ini dikuasai oleh Demokrat sehingga hampir pasti akan memilih untuk memakzulkan Trump. Namun, Senat dikuasai Partai Republik yang kemungkinan akan menolak pemakzulan presiden yang diusungnya.

Ketua Komite Kehakiman DPR, Jerrold Nadler, mengatakan kepada wartawan bahwa Trump telah membahayakan Konstitusi AS, merusak integritas pemilu 2020 dan membahayakan keamanan nasional.

“Presiden kita memegang kepercayaan publik tertinggi,” kata Nadler, seperti dikutip Reuters, Rabu (11/12/2019).

“Ketika dia mengkhianati kepercayaan itu dan menempatkan dirinya di atas negara, dia membahayakan konstitusi, dia membahayakan demokrasi kita dan dia membahayakan keamanan nasional kita,” katanya lagi. “Tidak seorang pun, bahkan presiden, yang berada di atas hukum.”

Nadler bergabung dengan Ketua DPR Nancy Pelosi di Capitoll Hill AS untuk menjelaskan tuduhan yang dihadapi Trump.

Presiden Trump dituduh memegang kekuasaan kepresidenan untuk keuntungan pribadi dan politik dengan menekan Ukraina untuk ikut campur dalam pemilu AS 2020.

Para penuduhnya mengatakan dia mengondisikan bantuan militer yang penting dan pertemuan di Gedung Putih dengan imbalan Kiev mengumumkan akan menyelidiki mantan wakil presiden dari Partai Demokrat Joe Biden, yang merupakan kandidat calon presiden yang berpotenasi jadi lawan Trump dalam pemilu 2020.

Trump juga dituduh telah mendesak Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk menyelidiki teori konspirasi Kremlin yang dibantah bahwa itu adalah Kiev, dan bukan Moskow, yang mengganggu pemilu AS tahun 2016.

Tuduhan itu juga fokus pada upaya Trump untuk memblokir Kongres dari upaya menyelidiki tindakannya, yang mana Demokrat melihatnya sebagai pelanggaran terhadap hak konstitusionalnya untuk melakukan pengawasan terhadap cabang eksekutif.

Gedung Putih, yang menolak ikut serta dalam rapat dengar pendapat di DPR karena mengatakan prosesnya tidak adil, menuduh Demokrat terlibat dalam upaya tak berdasar dan partisan untuk membatalkan hasil pemilu 2016.

“Demokrat (di) DPR telah lama ingin membatalkan 63 juta suara orang Amerika. Mereka telah menentukan bahwa mereka harus memakzulkan Presiden Trump karena mereka tidak dapat secara sah mengalahkannya di kotak suara,” kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.

Ketua Komite Intelijen DPR Adam Schiff berpendapat bahwa posisi presiden saat ini terpojok. “Bukti kesalahan presiden sangat besar dan tidak dapat dibantah,” katanya. Dia telah mengawasi audiensi publik selama berminggu-minggu, di mana para saksi termasuk pejabat administrasi Trump dan diplomat AS bersaksi tentang tekanan terhadap Ukraina.

“Tidak melakukan apa pun akan membuat diri kita terlibat dalam penyalahgunaan presiden atas jabatannya yang tinggi,” kata Schiff. “Kesalahan Trump mengarah pada inti apakah kita dapat melakukan pemilu yang bebas dan adil pada tahun 2020.”

Trump, yang telah lama menyerang Demokrat karena mengejar pemakzulan, mempertahankan postur pertarungannya melalui Twitter pada Selasa pagi. Menurutnya, upaya untuk menggulingkannya merupakan kegilaan politik belaka.

Jika Trump dimakzulkan, seperti yang diharapkan Demokrat, dia akan menghadapi persidangan selama seminggu di bulan Januari di Senat AS.

Penggulingan Trump tidak mudah mengingat bahwa aturan menuntut dua pertiga suara di Senat yang beranggotakan 100 orang. Sejauh ini belum ada orang dari Partai Republik yang mengisyaratkan bahwa mereka akan memihak Demokrat dalam menggulingkan presiden.

Trump adalah presiden AS yang keempat yang menghadapi upaya pemakzulan. Presiden dari Partai Demokrat, Bill Clinton, pernah dicoba dimakzulkan oleh DPR pada tahun 1998 karena skandal seks dengan perempuan magang Gedung Putih. Namun, dia diselamatkan Senat.

Presiden dari Partai Republik Richard Nixon mengundurkan diri pada tahun 1974 sebelum dia diadili di Senat atas keterlibatannya dalam skandal Watergate. Presiden dari Partai Demokrat Andrew Johnson dimakzulkan DPR pada tahun 1868, tetapi tidak dilakukan Senat.

 

Fed Kemungkinan Pertahankan Suku Bunga dan Pasar Pinjaman Jangka Pendek

The Federal Reserve diperkirakan akan mengakhiri Rapat Dewan Kebijakan bulan Desember pada hari Rabu sore dan mengisyaratkan tidak terburu-buru melakukan pemangkasan suku bunga, ungkap berita yang dilansir CNBC Rabu (11/12).

Tapi Ketua Fed Jerome Powell kemungkinan akan berjanji bank sentral siap melakukan apa pun yang diperlukan untuk menjaga likuiditas dan suku bunga kredit tetap stabil pada akhir tahun, khususnya ketika pasar pinjaman jangka pendek biasanya di bawah tekanan paling besar.

The Fed merilis pernyataan pasca pertemuan pada pukul 2 siang atau Kamis dinihari WIB. Selain itu, disaat yang sama juga akan merilis perkiraan suku bunga dan proyeksi ekonomi terbaru, yang dapat dijadikan petunjuk terutama setelah peningkatan gaji bulan November sebesar 266.000.

Selain itu, Powell juga dijadwalkan berbicara pada jam 2:30 siang, dan ada sesi tanya jawab tentang pasar pinjaman jangka pendek.

Salah satu topik hangat dalam rapat The Fed yakni mengenai pasar repo. The Fed melakukan operasi semalam dan jangka panjang untuk menjaga pasar beroperasi dengan lancar, serta melakukan operasi seperti pelonggaran kuantitatif untuk meningkatkan kepemilikannya dalam surat utang negara, meningkatkan ukuran neraca dan menambah likuiditas.

 

 

5 Hal yang Perlu Diketahui di Pasar Global

  1. Bursa AS diprediksi akan melemah pada pembukaan

Pasar saham AS diprediksi akan dibuka lebih rendah karena timbul kekhawatiran tidak akan ada kesepakatan perdagangan antara AS dan Cina guna menghentikan putaran terakhir tarif impor AS yang akan berlaku pada hari Minggu.

Pada 6:30 pagi ET (18.30 WIB), Dow futures turun 149 poin atau 0,5%, sementara S&P 500 futures juga turun 0,5% dan Nasdaq 100 futures turun 0,6%.

Sementara, pasar Asia beragam, dan sebagian besar menunjukan tren lebih rendah, sementara di pasar Eropa – yang selalu terpapar dinamika perdagangan – turun lebih tajam. Euro Stoxx 50 turun 0,8% sementara DAX Jerman turun 1,2%.

  1. Demokrat akan mengumumkan pasal tentang pemakzulan

Dewan Perwakilan Rakyat diperkirakan akan mengajukan setidaknya dua pasal pemakzulan dalam upayanya memecat Presiden Donald Trump dari jabatannya, menurut berbagai laporan.

Pasal yang disiapkan, satu berisi tuduhan penyalahgunaan jabatan dan yang lain menuduhnya menghalangi Kongres, akan diumumkan pada konferensi pers pada pukul 09:00 ET (21.00 WIB) di Washington.

  1. Tindakan balasan Pemerintah AS di sektor transportasi Cina

Dengan berkurangnya kebisingan terkait perundingan dagang sementara tenggat waktu 15 Desember semakin dekat, pemerintah AS dan Cina terus saling melakukan tindakan balasan melalui langkah-langkah spesifik sektoral yang bertujuan untuk saling memangkas satu sama lain dari pasar masing-masing.

AS sedang menyusun rancangan undang-undang yang akan menghentikan badan federal yang membeli kereta api dan bus yang dibuat perusahaan-perusahaan Cina, dua di antaranya telah banyak berinvestasi dalam fasilitas produksi AS dalam beberapa tahun terakhir, menurut The Wall Street Journal. Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional akan mengecualikan raksasa kereta api CRRC dan pembuat kendaraan listrik BYD dari kontrak federal.

Langkah ini mengikuti instruksi pemerintah Cina pada akhir pekan untuk menghapus penggunaan semua komputer dan perangkat lunak AS dari kantor dan badan pemerintah Cina.

  1. Data Jepang, Cina, Jerman menunjukkan kelemahan global di Q4

Perekonomian dunia terlihat dalam kondisi yang tidak pasti memasuki kuartal keempat, dan data dari Jepang dan Cina menunjukkan gambaran yzang lebih suram. Inflasi harga produsen di Cina naik pada bulan November tetapi masih -1,4% pada tahun ini. Harga konsumen tampak hampir memuncak setelah lonjakan harga daging babi mereda.

Pesanan peralatan mesin di Jepang turun 37,9% tahun ini. Data itu mengikuti penurunan di Jerman, yang menunjukkan kelemahan berkelanjutan dalam investasi bisnis global, mengingat bahwa kedua negara sangat terpapar dengan perdagangan barang modal.

Secara terpisah, Asosiasi Teknik Mesin Jerman mengatakan anggotanya tidak mengharapkan produksi meningkat sebelum paruh kedua tahun depan. Survei ZEW Jerman, sebaliknya, melukiskan gambaran yang lebih optimis, indeks sentimen ekonominya mencapai level tertinggi sejak Februari 2018.

  1. Kalender data AS : Rilis persediaan minyak API

Kalender data AS tidak banyak untuk hari ini, hanya data produktivitas non pertanian dan biaya unit kerja yangakan dirilis pada pukul 8:30 pagi dan survei ritel Redbook akan dirilis 25 menit kemudian. Indeks optimisme bisnis kecil NFIB, yang dirilis sebelumnya, naik ke level tertinggi empat bulan di 104,7, mengalahkan ekspektasi.

Yang juga perlu diperhatikan, mengingat keputusan OPEC+ untuk memangkas pasokan lebih dalam selama tiga bulan ke depan, adalah data American Petroleum Institute tentang pasokan minyak AS, yang akan dirilis pada pukul 16.30 ET. Para trader mengharapkan data pemerintah menunjukkan penurunan 3,05 juta barel dalam stok minyak mentah.

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Close Menu