Blog

fibonacci-696x522
29 Dec

Cara Trading Forex Menggunakan Teori Fibonacci

Dalam Trading Forex ada beberapa Indikator yang dapat kita pakai, diantaranya adalah Fibonacci. Kita lihat lebih dulu awal mula teori atau teknik ini.

Leonardo Fibonacci lahir pada tahun 1170, ayahnya seorang pedagang Italia yang kaya bernama Guglielmo Fibonacci.
Sejak mudanya, Fibonacci sangat menyukai pelajaran matematika dan berhitung. Dia belajar tentang sistem angka Hindu dan Arab, dan mendapatkan bahwa sistem tersebut lebih sederhana jika dibandingkan dengan sistem Romawi, dan lebih mudah dalam penghitungan.

Saat berusia ke 32, tahun 1202 Fibonacci mulai memperkenalkan sistem Angka (hindu-arab) ke dataran Eropa, juga memperkenalkan sistem aritmatika yang masih digunakan sampai sekarang ini, yaitu 10 digit, koma, kosong, pecahan, decimal. Yang dikenal adalah apa yang disebut dengan deret atau urutan Fibonacci. Baik level retracement maupun extension ditentukan berdasarkan deret Fibonacci yaitu: 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, ……dst

Deret Teori Fibonacci ini dibuat dari penjumlahan 2 angka, yaitu 1+2=3, 2+3=5, 3+5=8, dan seterusnya. Jika angka yang berurutan setelah 89 dibagi, akan menghasilkan 0.618 dan 1.618, yang disebut golden ratio Fibonacci.  Seperti berikut 89/144=0.618 ;144/89=1.618 ; 144/233=0.618 ; 233/144=1.618…dst. Dengan demikian diperoleh angka-angka sebagai level-level retracement dan level-level extension.
Fenomena menarik dari deret  Fibonacci ini coba diterapkan dalam trading forex. Setelah dihitung dan dirumuskan, maka dapat nilai sbb :

Fibonacci Retracement Levels
0.236, 0.382, 0.500, 0.618, 0.764…dst

Fibonacci Extension Levels
0, 0.382, 0.618, 1.000, 1.382, 1.618…dst

Kenapa para trader dan analis sepakat menggunakan angka-angka ratio Fibonacci? Karena sudah terbukti tepat dan cukup akurat. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Belum ada yang bisa menjelaskan secara ilmiah dan masuk akal, dan Leonardo Fibonacci pun tidak pernah menjelaskan dasar dari teorinya. Ia hanya menggali apa yang sudah ada. Sebelum Fibonacci, arsitek Mesir jaman Firaun dulu juga sudah menerapkan teori golden ratio dalam membangun piramida. Saat ini hampir semua platform trading dilengkapi alat analisa Fibonacci retracement, Fibonacci extension dan Fibonacci fan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah :
* Level Fibonacci hanya bekerja  saat terjadi suatu tren
* Untuk dapat menggunakan Fibonacci, harus lebih dulu menentukan range harga terendah dan tertinggi.

Contoh penggunaan level retracement Fibonacci dalam trading

Dalam pergerakan harga pasar, retracement diartikan sebagai koreksi dari trend utama yang sedang terjadi. Jika koreksi melampaui batas atas/ batas bawah level awal saat dimulainya trend utama, maka probabilitas terjadinya pembalikan arah trend  adalah besar. Dengan teori Fibonacci ini, tiap level retracement yang sesuai dengan angka ratio merupakan level-level support atau resistance yang memungkinkan berakhirnya koreksi. Jika satu level terlampaui, acuan support atau resistance selanjutnya adalah pada level retracement berikutnya.

Cara Menggunakan Fibonacci
Trader akan mencari kecenderungan trend. Dan trader akan mengkombinasikan terhadap time frame, biasanya dengan rentan waktu yang lama akan memberi keberhasilan yang lebih besar.

  1. Fibonacci Retracement Levels
    Fungsi dari level ini sebagai informasi Support & Resistance, dimana biasanya trader akan melakukan open buy/sell setelah harga menyentuh titik-titik level tersebut.
  2. Fibonacci Extension Levels
    Trader biasanya menggunakan posisi level ini untuk menentukan titik dimana mereka harus mengambil take profit.

Source : http://belajarforexsimpro.com/

Print Friendly, PDF & Email

Add Comment