Blog

the-fed-ilustrasi-_140617092653-907
15 Dec

Bunga The Fed Naik, Wall Street Turun

Pasar saham Wall Street turun cukup dalam pasca pengumuman naiknya tingkat suku bunga The Federal Reserve (The Fed). Pelemahan bursa Paman Sam ini termasuk yang terburuk dalam dua bulan terakhir.

Investor juga mulai melepas saham-saham setelah naik tinggi dalam satu bulan terakhir. Saham-saham energi jatuh cukup dalam gara-gara penurunan tajam di harga minyak dunia.

Gubernur The Fed, Janet Yellen, menilai ekonomi Amerika Serikat (AS) sudah membaik dan akan semakin meningkat dalam beberapa waktu ke depan. Naiknya suku bunga ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pengangguran.

“Kebijakan The Fed berniat mendorong pertumbuhan ekonomi, pasar pasti akan bereaksi,” kata Brian Jacobsen, Kepala Strategi Portofolio dari Wells Fargo Funds Management di Menomonee Falls, Wisconsin, seperti dikutip Reuters, Kamis (15/12/2016).

Para pelaku pasar sudah mengantisipasi rencana The Fed ini dengan memborong saham-saham dalam satu bulan terakhir. Wall Street pun beberapa kali sempat mencapai rekor tertinggi.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones turun 118,68 poin (0,6%) ke level 19.792,53, Indeks S&P 500 kehilangan 18,44 poin (0,81%) ke level 2.253,28 dan Indeks Komposit Nasdaq berkurang 27,16 poin (0,5%) ke level 5.436,67.

Print Friendly, PDF & Email

Add Comment